IAIHPANCORIAIHPANCOR
Aksi Sosial : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAksi Sosial : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatTingkat pengetahuan tentang gizi dan kesehatan setiap orang berbeda-beda bergantung pada tingkat pendidikan, akses informasi, dan kemampuan menyerap informasi. Peran kader posyandu sangat penting sebagai mediator bagi masyarakat sasaran. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam upaya meningkatkan pengetahuan tentang gizi di Desa Sembalun Sajang. Metode yang digunakan berupa pelatihan dengan ceramah, handout presentasi, pemutaran video edukasi, diskusi, role play, dan pendalaman teknis penyuluhan gizi. Sampel kegiatan adalah 20 peserta masyarakat yang mengikuti pelatihan. Hasil pengabdian menunjukkan kegiatan pelatihan dan pendampingan kader terbukti efektif dan bermanfaat, serta ibu dapat mengadopsi pengetahuan yang disampaikan kader yang berdampak pada perbaikan gizi anak balita.
Pelatihan dan pendampingan kader posyandu berhasil meningkatkan kapasitas kader secara nyata, terutama dalam menyampaikan hasil plotting dan edukasi gizi sesuai usia balita.Pendekatan teoritis dan praktik langsung terbukti efektif memperkuat pemahaman serta keterampilan pengukuran antropometri.Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader berkontribusi pada deteksi dini risiko stunting dan perbaikan status gizi balita.
Bagaimana pengaruh pendampingan berkelanjutan secara daring melalui aplikasi chatbot gizi terhadap kemampuan kader posyandu menjawab kebutuhan ibu balita? Apakah pemberian insentif mikro berupa Paket Sembako Sehat dapat memotivasi kader tingkat desa agar kunjungan rumah ke balita stunting lebih rutin dan berkualitas? Dan bagaimana hasilnya jika pelatihan kader digabungkan dengan pendampingan kader oleh mahasiswa gizi secara berpasangan desa-desaan, apakah model ini dapat mempercepat penurunan prevalensi stunting dibanding pelatihan konvensional saja?.
| File size | 602.35 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UmriUmri Analisis kemampuan penyerapan CO2 oleh RTH eksisting dilakukan menggunakan simulasi model program Powersim. Dari data yang telah didapat dan analisa dapatAnalisis kemampuan penyerapan CO2 oleh RTH eksisting dilakukan menggunakan simulasi model program Powersim. Dari data yang telah didapat dan analisa dapat
SALNESIASALNESIA Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan teknik wawancara. Data asupan gizi diperoleh menggunakan formulir food recall 2x24 jam. Besar subjek penelitianData dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan teknik wawancara. Data asupan gizi diperoleh menggunakan formulir food recall 2x24 jam. Besar subjek penelitian
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Kesimpulan: Pola asuh merupakan faktor kritis yang berhubungan signifikan dengan perkembangan kognitif anak stunting. Diperlukan intervensi berbasis parentingKesimpulan: Pola asuh merupakan faktor kritis yang berhubungan signifikan dengan perkembangan kognitif anak stunting. Diperlukan intervensi berbasis parenting
UTUUTU Faktor-faktor berupa pengetahuan ibu, pola asuh, pola makan, kebersihan pribadi, dan sanitasi lingkungan rumah di Desa Blang Beurandang belum memadai,Faktor-faktor berupa pengetahuan ibu, pola asuh, pola makan, kebersihan pribadi, dan sanitasi lingkungan rumah di Desa Blang Beurandang belum memadai,
UPBUPB BKKBN di tingkat daerah disarankan menerapkan rancangan program komunikasi dari pusat sebagai panduan dalam merancang dan melaksanakan program komunikasi.BKKBN di tingkat daerah disarankan menerapkan rancangan program komunikasi dari pusat sebagai panduan dalam merancang dan melaksanakan program komunikasi.
UPBUPB Gerakan Sadar Stunting: Menuju Masa Depan Indonesia Berkualitas adalah sebuah program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaranGerakan Sadar Stunting: Menuju Masa Depan Indonesia Berkualitas adalah sebuah program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran
UMBJMUMBJM Anak balita dengan kejang demam sering mengalami kejang berulang yang menyebabkan anak sering dirawat di rumah sakit. Ketika balita dirawat di rumah sakit,Anak balita dengan kejang demam sering mengalami kejang berulang yang menyebabkan anak sering dirawat di rumah sakit. Ketika balita dirawat di rumah sakit,
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Pemberian makanan tambahan di Desa Undrus Binangun memiliki dampak positif dalam upaya pencegahan stunting. Program ini berhasil meningkatkan status giziPemberian makanan tambahan di Desa Undrus Binangun memiliki dampak positif dalam upaya pencegahan stunting. Program ini berhasil meningkatkan status gizi
Useful /
UMBJMUMBJM Sabun dibuat dalam empat formulasi dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda: F0 (0%), F1 (2%), F2 (6%), dan F3 (10%). Aktivitas antibakteri diuji menggunakanSabun dibuat dalam empat formulasi dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda: F0 (0%), F1 (2%), F2 (6%), dan F3 (10%). Aktivitas antibakteri diuji menggunakan
UMBJMUMBJM Analisis GC‑MS mendeteksi tujuh senyawa, dengan Methyl Oleate yang mendominasi (area % = 70,26 %). Ekstrak N‑heksan jamur endofit Bajakah memilikiAnalisis GC‑MS mendeteksi tujuh senyawa, dengan Methyl Oleate yang mendominasi (area % = 70,26 %). Ekstrak N‑heksan jamur endofit Bajakah memiliki
IAIHPANCORIAIHPANCOR Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan pemuda dalam hal teknik pembibitan bibit tanaman kehutanan.Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan pemuda dalam hal teknik pembibitan bibit tanaman kehutanan.
CAHAYA ICCAHAYA IC Model-model ini meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman konsep sains, sekaligus mendorong perilaku positif seperti toleransi dan kerjasama. StudiModel-model ini meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman konsep sains, sekaligus mendorong perilaku positif seperti toleransi dan kerjasama. Studi