STT SUSTT SU
PROSIDING STT Sumatera UtaraPROSIDING STT Sumatera UtaraTulisan ini meneliti tentang peran Gereja dalam ketahanan ekonomi warga gereja pada masa pandemic Covid-19. Di dalam artikel ini, penulis memaparkan tentang peran Gereja mengedukasi jemaat dalam dunia entrepreneurship, sebagai bukti nyata kasih kepada jemaat. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis praktik Gereja dalam dunia entrepreneurship. Temuan dalam penelitian ini adalah gereja dapat menjadi garam dan terang melalui upaya mengedukasi, mengadakan pelatihan, memberikan modal dan bekerja sama dengan jemaat, entrepreneurship dapat mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan ekonomi jemaat dalam situasi pandemic Covid-19. Sejalan dengan peran tersebut, maka kegiatan ini sangat strategis untuk pemberitaan Injil. Tugas mulia Gereja dalam memberikan edukasi entrepreneurship tidak mengurangi kualitas dalam pemberitaan Injil.
Gereja tidak boleh anti terhadap kewirausahaan dan dapat berperan aktif melalui edukasi, pelatihan, dan pemberian modal untuk meningkatkan ekonomi jemaat.Peran ini tidak boleh mengalahkan tugas utama gereja seperti koinonia, diakonia, dan marturia, meskipun pada faktanya kewirausahaan dapat mendukung ketiga tugas tersebut.Dengan demikian, keterlibatan gereja dalam entrepreneurship harus seimbang untuk mengentaskan kemiskinan tanpa mengabaikan misi fundamentalnya.
Penelitian selanjutnya bisa menggali lebih dalam tentang bagaimana model kewirausahaan digital yang diperkenalkan gereja selama pandemi, seperti promosi via media sosial, dapat dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendukung jemaat generasi muda. Tidak hanya itu, suatu penelitian komparatif akan sangat bermanfaat untuk mengukur tingkat keberhasilan berbagai program ekonomi gereja, mulai dari pemberian modal usaha kecil hingga pengelolaan unit bisnis besar, di berbagai jenis jemaat dengan latar belakang sosial yang berbeda. Arah penelitian yang ketiga adalah meneliti dampak psikologis dan spiritual dari kegiatan kewirausahaan ini terhadap iman dan persepsi jemaat mengenai tugas utama gereja, apakah kegiatan tersebut memperkuat komitmen keagamaan atau justru mengalihkan fokus dari pelayanan rohani. Dengan mengeksplorasi tiga aspek ini, pemahaman mengenai peran ganda gereja sebagai pemberdaya ekonomi sekaligus pembimbing spiritual akan menjadi lebih utuh dan aplikatif.
| File size | 440.45 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBJMUMBJM Nilai-nilai tersebut mencakup semangat kebangsaan, religius, cinta damai, toleransi, bersahabat/komunikatif, kreatif, peduli lingkungan, disiplin, danNilai-nilai tersebut mencakup semangat kebangsaan, religius, cinta damai, toleransi, bersahabat/komunikatif, kreatif, peduli lingkungan, disiplin, dan
DWCUDWCU Berdasar pada penelusuran di atas, hubungan relasional di ruang publik, khususnya di Minahasa, tidak hanya dirasa menguntungkan bagi pihak-pihak tertentu,Berdasar pada penelusuran di atas, hubungan relasional di ruang publik, khususnya di Minahasa, tidak hanya dirasa menguntungkan bagi pihak-pihak tertentu,
IAKN TORAJAIAKN TORAJA Sintesis tersebut menggeser tolak ukur martabat manusia dari kapasitas kognitif atau fisik individual menuju partisipasi dalam relasi persekutuan. MoltmannSintesis tersebut menggeser tolak ukur martabat manusia dari kapasitas kognitif atau fisik individual menuju partisipasi dalam relasi persekutuan. Moltmann
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Salah satu faktor risiko yang berkontribusi terhadap kejadian ini, khususnya pada mahasiswi, adalah stres. Beban akademik, sosial, dan tuntutan lingkunganSalah satu faktor risiko yang berkontribusi terhadap kejadian ini, khususnya pada mahasiswi, adalah stres. Beban akademik, sosial, dan tuntutan lingkungan
MORIAHMORIAH Kendala yang dihadapi dalam pembentukan karakter siswa adalah kurangnya kerjasama antara guru dengan orang tua, serta pengaruh internal dan eksternal.Kendala yang dihadapi dalam pembentukan karakter siswa adalah kurangnya kerjasama antara guru dengan orang tua, serta pengaruh internal dan eksternal.
ARIPAFIARIPAFI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran efektif Pondok Pesantren Al-Qurtuby dalam membentuk karakter santri. Pondok pesantren sebagai salah satuPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran efektif Pondok Pesantren Al-Qurtuby dalam membentuk karakter santri. Pondok pesantren sebagai salah satu
WIRARAJAWIRARAJA Salah satu hal yang efektif untuk menciptakan suasana belajar yang menarik dan menyenangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler yaitu Gerakan pramuka. PengabdianSalah satu hal yang efektif untuk menciptakan suasana belajar yang menarik dan menyenangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler yaitu Gerakan pramuka. Pengabdian
UINSIUINSI Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah Membangun 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sejak dini di TK Nasional KPS dilakukan melalui kegiatan pembiasaanAdapun kesimpulan dari penelitian ini adalah Membangun 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sejak dini di TK Nasional KPS dilakukan melalui kegiatan pembiasaan
Useful /
UINSIUINSI Temuan ini mengindikasikan bahwa calon guru cenderung positif terhadap pengajaran bahasa Inggris sejak dini, tetapi tetap menyadari tantangan pedagogisTemuan ini mengindikasikan bahwa calon guru cenderung positif terhadap pengajaran bahasa Inggris sejak dini, tetapi tetap menyadari tantangan pedagogis
UMUSUMUS Literasi dan numerasi merupakan hal yang penting bagi anak sekolah dasar dan merupakan salah satu program dalam Program Kampus Mengajar. Program ini dilaksanakanLiterasi dan numerasi merupakan hal yang penting bagi anak sekolah dasar dan merupakan salah satu program dalam Program Kampus Mengajar. Program ini dilaksanakan
UMUSUMUS Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dalam bentuk lokakarya. Hasil yang dicapai setelah kegiatan ini adalah adanya pemahaman peningkatan pengetahuanMetode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dalam bentuk lokakarya. Hasil yang dicapai setelah kegiatan ini adalah adanya pemahaman peningkatan pengetahuan
STT SUSTT SU pertama, ketetapan Musa tentang perceraian bukanlah suatu pembenaran terhadap perceraian, tapi suatu kelonggaran atau konsesi karena ketegaran hati Israel.pertama, ketetapan Musa tentang perceraian bukanlah suatu pembenaran terhadap perceraian, tapi suatu kelonggaran atau konsesi karena ketegaran hati Israel.