IAILMIAILM

Mutawasith: Jurnal Hukum IslamMutawasith: Jurnal Hukum Islam

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan dan implementasi perlindungan konsumen keluarga dalam pembiayaan konsumtif di PT. Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon serta menilainya dari perspektif maqāṣid al-syarīah. Metode yang digunakan adalah yuridis-empiris dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis secara yuridis dan maqāṣid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan perlindungan konsumen telah mengacu pada regulasi nasional, tetapi implementasinya belum optimal dalam melindungi kepentingan keluarga debitur. Dari perspektif maqāṣid, praktik pembiayaan telah memenuhi ḥifẓ al-māl, namun masih lemah pada ḥifẓ al-nasl, ḥifẓ al-aql, ḥifẓ al-nafs, dan ḥifẓ al-dīn. Penelitian ini menegaskan perlunya integrasi nilai maqāṣid ke dalam kebijakan perlindungan konsumen agar pembiayaan konsumtif berorientasi pada keadilan dan kemaslahatan keluarga.

Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon telah disusun dengan kerangka hukum yang jelas, namun implementasinya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan pemahaman konsumen keluarga, yang berpotensi menimbulkan tekanan ekonomi dan psikologis.Dari perspektif maqāṣid al-syarīah, praktik ini sebagian memenuhi ḥifẓ al-māl, tetapi belum optimal dalam menjaga ḥifẓ al-nasl, ḥifẓ al-aql, dan ḥifẓ al-nafs.Hal ini menunjukkan orientasi kebijakan yang masih dominan pada kepatuhan prosedural dan aspek finansial, belum sepenuhnya menginternalisasi nilai etika dan kemaslahatan keluarga.

Penelitian ini menunjukkan adanya celah dalam perlindungan konsumen keluarga pada pembiayaan konsumtif, terutama terkait dampak ekonomi dan psikologis. Oleh karena itu, penting untuk melakukan studi lanjutan yang lebih mendalam. Pertama, bagaimana dampak jangka panjang pembiayaan konsumtif terhadap stabilitas ekonomi, kesehatan mental, dan keharmonisan rumah tangga keluarga yang mengalami gagal bayar? Ini akan memberikan pemahaman komprehensif tentang konsekuensi riil di luar angka keterlambatan. Kedua, perlu dikembangkan dan diuji sebuah model edukasi literasi keuangan yang terintegrasi dengan perencanaan keuangan keluarga, khusus untuk nasabah multifinance. Studi ini dapat menguji efektivitas intervensi dalam meningkatkan pemahaman dan ketahanan finansial konsumen, sehingga mengurangi risiko gagal bayar di masa depan. Ketiga, mengingat perlunya penilaian kelayakan yang lebih holistik, penelitian mendatang dapat berfokus pada perancangan dan implementasi metode family impact assessment dalam proses persetujuan pembiayaan. Ini akan mengeksplorasi bagaimana aspek-aspek seperti tanggungan keluarga dan risiko sosial dapat diintegrasikan ke dalam analisis kredit perusahaan, serta mengevaluasi dampaknya terhadap perlindungan konsumen sekaligus keberlanjutan bisnis. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini akan mengisi kekosongan pengetahuan dan menawarkan solusi yang lebih berpihak pada kesejahteraan keluarga.

Read online
File size315.54 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test