IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

Invest Journal of Sharia & Economic LawInvest Journal of Sharia & Economic Law

Penelitian ini mengkaji integrasi konsep ekoteologi dalam maqāṣid al-sharī`at dan Sustainable Development Goals (SDGs), serta peran nilai spiritual dan lingkungan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap artikel ilmiah terbitan 2020–2025 dan referensi relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fiqh ekoteologi dapat dioperasionalkan melalui pemeliharaan lingkungan sebagai kewajiban agama, pencegahan kerusakan, penggunaan sumber daya secara bijak, pembangunan berkelanjutan, konsumsi etis, perlindungan flora dan fauna, kerja sama pelestarian, pendidikan lingkungan, filantropi Islam, serta paradigma tawḥīd ekologis. Prinsip-prinsip tersebut memiliki keterkaitan dengan dimensi perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta dalam maqāṣid al-sharī`at, sekaligus mendukung berbagai sasaran SDGs, terutama tujuan 1, 2, 3, 4, 8, 10, 11, 12, 13, 14, dan 15. Integrasi tersebut diperkuat oleh nilai spiritual berupa keseimbangan, amānat, larangan merusak bumi, pemeliharaan, dan kesinambungan sebagai landasan etis pembangunan berkelanjutan.

Studi ini menunjukkan bahwa konsep fiqh ecotheology yang dapat diintegrasikan dengan maqāṣid al-sharī`at dan Sustainable Development Goals (SDGs) meliputi pemeliharaan lingkungan sebagai kewajiban agama, pencegahan kerusakan lingkungan, penggunaan sumber daya secara bijak, pembangunan berkelanjutan, konsumsi etis, perlindungan hewan dan tumbuhan, kerja sama dalam pelestarian lingkungan, pendidikan lingkungan, filantropi Islam, dan paradigma tawḥīd ekologis.Prinsip-prinsip ini memiliki keterkaitan dengan dimensi perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta dalam maqāṣid al-sharī`at, serta mendukung berbagai sasaran SDGs, terutama tujuan 1, 2, 3, 4, 8, 10, 11, 12, 13, 14, dan 15.Nilai-nilai spiritual yang terdapat dalam fiqh ecotheology dalam maqāṣid al-sharī`at dan SDGs meliputi keseimbangan (Mīzān), tanggung jawab (Amānat), larangan merusak bumi (Fasād fī al-Arḍ), pemeliharaan (Ḥifẓ), dan kesinambungan (Istidāmat).Penelitian ini menunjukkan integrasi yang kuat antara konsep fiqh ecotheology dengan maqāṣid al-sharī`at dan SDGs.Hasil ini mendorong legislasi dan kebijakan publik untuk lebih mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan seperti Mīzān, Amānat, Fasād fī al-Arḍ, Ḥifẓ, Istidāmat, al-`adl, maṣlaḥat, lā ḍarar wa lā ḍirār, dan ḥabl min al-`ālam.

Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:. . 1. Mengembangkan kerangka kerja fiqh ecotheology yang lebih komprehensif dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti keadilan sosial, partisipasi masyarakat, dan peran institusi dalam pelestarian lingkungan. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana fiqh ecotheology dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial dan budaya yang berbeda, serta bagaimana nilai-nilai spiritual dan lingkungan dapat diintegrasikan dalam kebijakan publik dan praktik pembangunan berkelanjutan.. . 2. Menganalisis lebih lanjut bagaimana prinsip-prinsip fiqh ecotheology dapat diterapkan dalam berbagai sektor ekonomi, seperti pertanian, industri, dan jasa, serta bagaimana hal ini dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana fiqh ecotheology dapat menjadi landasan etis dalam praktik bisnis dan ekonomi yang berkelanjutan.. . 3. Meneliti lebih dalam tentang bagaimana nilai-nilai spiritual dalam fiqh ecotheology dapat diintegrasikan dengan praktik-praktik filantropi Islam, seperti zakat, wakaf, dan keuangan syariah, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana filantropi Islam dapat menjadi alat untuk mempromosikan pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, serta bagaimana prinsip-prinsip fiqh ecotheology dapat diterapkan dalam praktik-praktik filantropi tersebut.

  1. The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with Maqāṣid al-Sharī`at and Sustainable Development |... jurnal.iainponorogo.ac.id/index.php/invest/article/view/12948The Concept of Fiqh Ecotheology Integrated with MaqAid al Shar at and Sustainable Development jurnal iainponorogo ac index php invest article view 12948
Read online
File size674.51 KB
Pages24
DMCAReport

Related /

ads-block-test