IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

Dialektika: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaDialektika: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindak tutur ilokusi dalam podcast keagamaan Habib Husein Jafar Al Hadar guna mengidentifikasi bagaimana pesan dakwah moderasi dikonstruksi sekaligus dinegosiasikan dalam ekosistem media digital. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan perspektif pragmatik. Fokus analisis diarahkan pada variasi bentuk ilokusi serta relasinya dengan nilai-nilai moderasi beragama. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa tindak tutur asertif, direktif, ekspresif, dan komisif tidak sekadar berfungsi sebagai medium penyampaian ajaran agama, melainkan juga berperan dalam membangun pola komunikasi yang inklusif, dialogis, dan adaptif terhadap budaya digital. Pemanfaatan humor, narasi pengalaman personal, serta bahasa populer terbukti menjadi strategi komunikatif yang efektif dalam menyampaikan kritik tanpa menimbulkan resistensi, sehingga memperkuat penyebaran pesan moderasi di ruang publik digital. Selain itu, penelitian ini juga menemukan adanya eksplorasi pada dimensi konten, audiens, dan identitas pendakwah yang merefleksikan logika ekonomi media. Meskipun demikian, praktik tersebut tidak selalu berkontradiksi dengan prinsip dakwah moderasi selama nilai-nilai fundamental keagamaan tetap dipertahankan. Dengan demikian, penelitian ini menawarkan integrasi antara kajian ilokusi, moderasi beragama, dan dinamika eksplorasi agama, serta mengajukan konsep peradaban tutur digital moderat sebagai model komunikasi religius yang relevan di era media baru.

Tindak tutur ilokusi dalam podcast keagamaan Habib Husein Jafar Al Hadar berperan strategis dalam membangun dakwah moderasi yang sesuai dengan karakteristik budaya digital.Penggunaan ilokusi asertif, direktif, ekspresif, dan komisif menciptakan ruang dialog inklusif dan humanis.Eksplorasi agama dalam media digital tidak selalu mengurangi nilai spiritual, tetapi bisa menjadi sarana memperluas jangkauan moderasi beragama.Dakwah moderasi dan eksplorasi agama merupakan dua dimensi yang dapat dinegosiasikan secara kreatif untuk menciptakan komunikasi religius yang relevan.

1. Bagaimana pengaruh penggunaan humor dalam podcast terhadap penerimaan pesan dakwah moderasi di kalangan muda? 2. Bagaimana algoritma media sosial memengaruhi penyebaran konten dakwah moderat dan eksplorasi agama? 3. Apakah strategi komunikasi berbasis narasi personal lebih efektif dibandingkan pendekatan formal dalam mempromosikan toleransi beragama? Penelitian ini dapat mengembangkan analisis peran teknologi dalam memperkuat nilai moderasi melalui pendekatan kualitatif yang lebih mendalam, serta mengeksplorasi dinamika interaksi antara pendakwah, audiens, dan platform digital.

  1. Griggs-Floyd & Grantham, Inc. Real Estate Services | David Grantham | Florence, SC | 843-667-0041.... sellingflorence.comGriggs Floyd Grantham Inc Real Estate Services David Grantham Florence SC 843 667 0041 sellingflorence
  2. HUMANIST ISLAM IN INDONESIA AHMAD SYAFII MAARIF PERSPECTIVE | Humanities & Social Sciences Reviews.... mgesjournals.com/hssr/article/view/hssr.2019.76118HUMANIST ISLAM IN INDONESIA AHMAD SYAFII MAARIF PERSPECTIVE Humanities Social Sciences Reviews mgesjournals hssr article view hssr 2019 76118
  3. KOMODIFIKASI, SPASIALISASI, DAN STRUKTURASI DALAM MEDIA BARU DI INDONESIA (Ekonomi Politik Komunikasi... journal.ubm.ac.id/index.php/ncci/article/view/1297KOMODIFIKASI SPASIALISASI DAN STRUKTURASI DALAM MEDIA BARU DI INDONESIA Ekonomi Politik Komunikasi journal ubm ac index php ncci article view 1297
Read online
File size1.03 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test