ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER

Journal of Learning on History and Social SciencesJournal of Learning on History and Social Sciences

Tujuan: Tinjauan literatur ini bertujuan menganalisis dan menyintesis temuan dari 21 jurnal ilmiah tentang integrasi teknologi digital dan Kecerdasan Buatan (AI) dalam pendidikan untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan literasi digital. Metode: Pendekatan Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) digunakan untuk mengidentifikasi isu penelitian, metodologi, dan hasil utama dari studi yang fokus pada AI, digitalisasi, dan pengembangan keterampilan siswa. Hasil: Sintesis menunjukkan bahwa AI dan teknologi digital memiliki peran signifikan dalam mempersonalisasi pembelajaran melalui sistem adaptif dan Deep Learning, meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS), termasuk kreativitas dan penalaran matematika, serta memungkinkan penilaian holistik yang mencakup domain kognitif, afektif, dan psikomotorik. Novelty: Tinjauan menekankan literasi AI sebagai keterampilan dasar dan kebutuhan pengembangan guru dalam menggunakan platform AI. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi strategis AI dan teknologi digital, didukung oleh kerangka konstruktivis dan integrasi kurikulum, sangat penting dalam menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan abad ke-21 dan Society 5.0.

Tinjauan ini menunjukkan potensi transformasi AI dalam mengatasi tantangan personalisasi dan penilaian dalam pendidikan abad ke-21.AI secara signifikan memfasilitasi pembelajaran adaptif dan mendalam melalui sistem rekomendasi dan Deep Learning, menyesuaikan konten dengan profil kognitif siswa.AI juga merevolusi penilaian dengan memberikan umpan balik otomatis dan evaluasi holistik, serta menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan HOTS, termasuk berpikir kritis, kreatif, dan matematika.Namun, penerapan AI dalam meningkatkan keterampilan non-kognitif seperti kolaborasi dan komunikasi tetap kurang dieksplorasi.

Penelitian lanjutan perlu menguji efektivitas AI generatif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif melalui model implementasi nyata, bukan hanya potensi alat. Selanjutnya, pengembangan platform AI yang secara eksplisit mendukung kualitas kolaborasi dan komunikasi siswa menjadi penting untuk mengatasi risiko isolasi dalam pembelajaran digital. Terakhir, diperlukan kerangka kompetensi guru yang menggabungkan pengetahuan AI dengan prinsip konstruktivisme untuk mempersiapkan tenaga pendidik menghadapi tantangan etika dan literasi AI di era pendidikan modern.

  1. Pengenalan Artificial Intelligence bagi Siswa Sekolah Dasar Melalui Literasi Digital | Dedikasi: Journal... doi.org/10.58706/dedikasi.v3n1.p35-41Pengenalan Artificial Intelligence bagi Siswa Sekolah Dasar Melalui Literasi Digital Dedikasi Journal doi 10 58706 dedikasi v3n1 p35 41
  2. Workshop Media Pembelajaran Digital Bagi Guru Dengan Teknologi AI (Artificial Intelligence) | Hakeu |... doi.org/10.31314/mohuyula.2.2.36-49.2023Workshop Media Pembelajaran Digital Bagi Guru Dengan Teknologi AI Artificial Intelligence Hakeu doi 10 31314 mohuyula 2 2 36 49 2023
Read online
File size253.78 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test