UIN ALAUDDINUIN ALAUDDIN

JURNAL SIPAKALEBBIJURNAL SIPAKALEBBI

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak program Women Economic Empowerment Training (WEET) yang diselenggarakan oleh Lingkar Perempuan Global bagi perempuan prasejahtera berusia 18–45 tahun di kawasan kumuh Borong, Makassar. Program ini dirancang untuk mengembangkan keterampilan ekonomi, mentransformasi pola pikir, serta memperluas akses terhadap peluang ekonomi agar perempuan menjadi lebih mandiri dan berdaya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif, yang diperoleh melalui observasi, pre–post test, serta refleksi peserta selama pelatihan tematik dan sesi pendampingan selama enam bulan. Hasil menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam kesadaran diri, keberanian berpendapat, kemampuan manajemen keuangan, dan inisiatif berwirausaha. Temuan ini menegaskan bahwa perempuan prasejahtera memiliki potensi yang besar, dan dengan dukungan berupa ruang aman, pelatihan yang kontekstual, serta kesempatan untuk bertumbuh, mereka dapat meningkatkan kapasitas serta berkontribusi dalam ekonomi keluarga dan komunitasnya.

Program Women Economic Empowerment Training (WEET) terbukti secara signifikan memberdayakan perempuan prasejahtera di kawasan kumuh Borong, Makassar, melalui peningkatan rata-rata pengetahuan sebesar 60,4% serta transformasi pola pikir dan keterampilan ekonomi.Peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, inisiatif berwirausaha, dan keberanian untuk menyuarakan ketidakadilan, mengindikasikan tumbuh kembangnya agency dan kesadaran kritis mereka.Namun, tantangan seperti retensi peserta yang rendah dan hambatan struktural di tingkat rumah tangga memerlukan pengembangan strategi dukungan sosial serta fleksibilitas pelaksanaan pada program serupa di masa depan.

Mengingat temuan penelitian ini yang menunjukkan dampak positif namun dihadapkan pada tantangan retensi peserta, arah penelitian selanjutnya dapat berfokus pada eksplorasi mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan partisipasi perempuan dalam program pemberdayaan ekonomi. Misalnya, bagaimana intervensi dukungan keluarga dan komunitas, serta penyesuaian jadwal yang fleksibel, dapat secara signifikan meningkatkan angka penyelesaian program dan dampak jangka panjangnya. Penelitian lebih lanjut juga krusial untuk mengkaji secara longitudinal dampak program Women Economic Empowerment Training (WEET) terhadap kemandirian ekonomi dan transformasi sosial perempuan prasejahtera setelah periode pelatihan berakhir. Hal ini akan memberikan gambaran komprehensif mengenai keberlanjutan perubahan pola pikir, keterampilan wirausaha, dan kapasitas advokasi diri yang telah terbangun. Selain itu, mengingat keterbatasan kajian di Indonesia bagian timur, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif. Penelitian tersebut bisa membandingkan efektivitas model WEET ini dengan program sejenis di kawasan kumuh perkotaan lain di Indonesia, guna mengidentifikasi elemen-elemen program yang paling adaptif dan berdampak. Fokus juga dapat diberikan pada analisis kebijakan lokal yang dapat mendukung atau menghambat replikasi dan skalabilitas program pemberdayaan ekonomi perempuan di various wilayah, sehingga kontribusi program ini dapat meluas secara sistematis.

Read online
File size317.86 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test