UBHARAJAYAUBHARAJAYA

Journal of Engineering Environtmental Energy and ScienceJournal of Engineering Environtmental Energy and Science

Pertumbuhan penduduk dan industri yang meningkat menyebabkan kebutuhan energi listrik meningkat. Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan energi panas bumi yang ramah lingkungan, dengan melihat kondisi geografis Indonesia yang dilalui oleh cincin api. Salah satu daerah yang memiliki potensi panas bumi adalah Gunung Gede-Pangrango, Jawa Barat. Oleh karena itu, sebuah penelitian dilakukan untuk menentukan struktur batuan yang menyusun sistem panas bumi daerah tersebut menggunakan metode gravitasi, dan untuk melihat suhu permukaan area panas bumi menggunakan Suhu Permukaan Tanah (LST), adalah daerah panas bumi memiliki suhu 34,76 oC – 46,55 oC. Dalam mengolah data gravitasi, nilai yang diperoleh CBA kemudian dipisahkan menggunakan filter Butterworth dan pemodelan 2D menggunakan forward modelling. Interpretasi kualitatif menunjukkan distribusi panas bumi di daerah dengan nilai anomali tinggi mulai dari 318 mGal – 537,9 mGal. Sementara interpretasi kuantitatif menghasilkan dua pemodelan 2D cross-sectional tren SW-NE (Southwest-Northeast) dan NW-SE (Northwest-Southeast) yang terdiri dari 4 lapisan batuan. Lapisan kedua bagian terdiri dari aluvium sebagai caprock dengan nilai kepadatan 1,55 π‘”π‘Ÿ/π‘π‘š3 dan 1,5 π‘”π‘Ÿ/π‘π‘š3. Tuff breccia dengan nilai kepadatan 2,73π‘”π‘Ÿ/,cm-3. dan 2,55 gr/c,m-3. sebagai waduk. Basaltik dengan nilai kepadatan 2,99 gr / c, m-3. dan 2,84 gr/,cm-3. sebagai basement. Dan basal andesit dengan kepadatan nilai 2,54 gr / c, m-3. dan 2,73 gr/c,m-3. sebagai sumber panas.

Berdasarkan peta Land Surface Temperature, area panas bumi Gunung Gede-Pangrango memiliki suhu permukaan sekitar 34,76 oC – 46,55 oC, dengan manifestasi berupa mata air panas Cipanas.Dari pengolahan data di interpretasikan secara kualitatif dan kuantitatif, sebaran area panas bumi berada pada nilai anomali tinggi, mulai dari 318 mGal – 537,9 mGal, yang berasosiasi dengan batuan reservoir yang memiliki densitas sedang.Interpretasi kuantitatif menghasilkan 2D pemodelan pada penampang yang berarah SW-NE dan NW-SE dengan jumlah 4 lapisan batuan yang terdiri dari aluvium, breksi tuf, basaltis, dan andesit basalt.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman mengenai potensi panas bumi di Gunung Gede-Pangrango. Pertama, perlu dilakukan analisis geokimia yang lebih mendalam terhadap fluida dari mata air panas Cipanas untuk mengetahui komposisi kimia dan asal-usulnya, yang dapat memberikan informasi penting mengenai reservoir panas bumi. Kedua, integrasi data geofisika dengan metode lain seperti metode magnetotelurik (MT) atau seismik refleksi dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai struktur bawah permukaan dan memperkuat interpretasi model 2D yang telah dibuat. Ketiga, penelitian lebih lanjut mengenai karakteristik batuan reservoir, seperti porositas dan permeabilitas, perlu dilakukan melalui analisis sampel batuan dari pengeboran eksplorasi, untuk memperkirakan potensi produksi energi panas bumi secara lebih akurat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pemanfaatan energi panas bumi yang berkelanjutan di wilayah Gunung Gede-Pangrango dan sekitarnya, serta mendukung ketahanan energi nasional.

  1. Pengembangan Energi Panas Bumi yang Berkelanjutan | Semesta Teknika. pengembangan energi panas bumi semesta... doi.org/10.18196/st.v17i1.412Pengembangan Energi Panas Bumi yang Berkelanjutan Semesta Teknika pengembangan energi panas bumi semesta doi 10 18196 st v17i1 412
  2. New ultrahigh‐resolution picture of Earth's gravity field - Hirt - 2013 - Geophysical... agupubs.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/grl.50838New ultrahighyAAAaresolution picture of Earths gravity field Hirt 2013 Geophysical agupubs onlinelibrary wiley doi 10 1002 grl 50838
  3. Buletin Sumber Daya Geologi. sistem panas bumi daerah candi umbul telomoyo kajian geologi geokimia buletin... buletinsdg.geologi.esdm.go.id/index.php/bsdg/article/view/BSDG_VOL_7_NO_1_2012_1Buletin Sumber Daya Geologi sistem panas bumi daerah candi umbul telomoyo kajian geologi geokimia buletin buletinsdg geologi esdm go index php bsdg article view BSDG VOL 7 NO 1 2012 1
Read online
File size710.73 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test