STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO

AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahAL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Pembentukan karakter peserta didik adalah tantangan utama pada pendidikan terkini di tengah arus globalisasi serta ancaman degradasi moral. Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) tiga Pacitan merespon tantangan tersebut dengan mengimplementasikan program standar Kecakapan Ubudiyah dan Akhlakul Karimah (SKUA). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program SKUA yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi, dan dampaknya terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian program SKUA di MIN 3 Pacitan menunjukan serangkaian pelaksanaan pembiasaan harian yang terstruktur, seperti penyambutan peserta didik di depan pintu gerbang sekolah, sholat dhuha serta sholat dzuhur berjamaah, pembacaan Asmaul Husna, menghafal doa sehari-hari sebelum pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan pembelajaran Al-Quran dengan metode Ummi. Evaluasi dilakukan setiap akhir semester melalui penilaian praktik ibadah, hafalan, dan pengamatan adab yang dilaporkan pada orang tua dalam raport khusus SKUA. Implementasi program ini efektif dalam menjadikan karakter Islami peserta didik, dimana siswa lebih rajin beribadah, disiplin, serta memperlihatkan sikap sopan santun pada kehidupan sehari-hari.

Proses implementasi Program SKUA dalam pembentukan karakter siswa di MIN 3 Pacitan dilakukan secara terencana melalui tiga tahapan utama yaitu Perencanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi.Penerapan program SKUA pada madrasah terbukti efektif dalam membentuk karakter Islami siswa melalui metode pembiasaan.Diharapkan karakter siswa terbentuk dari pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan setiap hari sesuai dengan program SKUA.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi dengan melibatkan partisipasi aktif orang tua dalam program SKUA, untuk memahami bagaimana dukungan keluarga dapat meningkatkan efektivitas pembentukan karakter siswa. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh program SKUA terhadap perkembangan sosial-emosional siswa, dengan mengukur kemampuan mereka dalam mengelola emosi, berempati, dan membangun hubungan positif dengan teman sebaya. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas berbagai metode pembiasaan dalam program SKUA, untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadaptasi dan diterapkan di madrasah lain. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana program SKUA dapat dioptimalkan untuk membentuk karakter siswa yang unggul, tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga dalam aspek sosial, emosional, dan kognitif, sehingga menghasilkan generasi muda yang berakhlak mulia, berdaya saing, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

  1. PENDAMPINGAN PRAKTEK IBADAH SHOLAT DHUHA DI SDN WANAWALI CIBATU PURWAKARTA | SEMANGGI : Jurnal Pengabdian... doi.org/10.38156/sjpm.v3i2.341PENDAMPINGAN PRAKTEK IBADAH SHOLAT DHUHA DI SDN WANAWALI CIBATU PURWAKARTA SEMANGGI Jurnal Pengabdian doi 10 38156 sjpm v3i2 341
  2. Transformasi karakter religius: Implementasi nilai-nilai agama Islam pada Standar Ubudiyah dan Akhlakul... ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/TAWAZUN/article/view/16478Transformasi karakter religius Implementasi nilai nilai agama Islam pada Standar Ubudiyah dan Akhlakul ejournal uika bogor ac index php TAWAZUN article view 16478
Read online
File size428.66 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test