JOLASTICJOLASTIC
Journal of Law and Social PoliticsJournal of Law and Social PoliticsLatar belakang: Kebakaran merupakan salah satu ancaman bahaya yang berpotensi besar di lingkungan kerja industri, terutama pada sektor manufaktur elektronik seperti PT. Skyworth Industry Indonesia yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Guna menumbuhkan kesadaran sekaligus memperkuat kesiapan karyawan dalam menghadapi risiko kebakaran, perusahaan secara aktif menjalankan program pelatihan pemadam kebakaran yang terencana dan dilaksanakan secara berkesinambungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis program, prosedur, serta penerapan pelatihan pemadam kebakaran di PT. Skyworth Industry Indonesia, Cikarang, Jawa Barat, berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 186/MEN/1999. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi langsung di lapangan, wawancara mendalam dengan informan kunci, serta kajian dokumentasi perusahaan. Hasil: Pelatihan yang diselenggarakan mencakup tiga komponen utama, yaitu pelatihan dasar kebakaran, pelatihan evakuasi, dan pelatihan P3K. Perusahaan belum memiliki prosedur khusus yang berdiri sendiri untuk pelatihan pemadam kebakaran; namun demikian, pelaksanaannya didasarkan pada dokumen Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat bernomor IMS-GA-HR-02 dan dilangsungkan setiap enam bulan sekali. Pelatihan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapan karyawan dalam merespons situasi darurat kebakaran di tempat kerja. Kesimpulan: Keseluruhan kegiatan pelatihan yang dijalankan telah berpedoman pada Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 186/MEN/1999, yakni Pasal 2 ayat (2) huruf b untuk pelatihan dasar kebakaran, Pasal 2 ayat (2) huruf c untuk pelatihan evakuasi, dan Pasal 2 ayat (2) huruf d untuk pelatihan P3K.
Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, dapat ditarik sejumlah simpulan.Program Pelatihan Fire Fighting yang diterapkan PT.Skyworth Industry Indonesia Jawa Barat meliputi tiga komponen utama yaitu Pelatihan Dasar Kebakaran, Pelatihan Evakuasi, dan Pelatihan P3K, yang keseluruhannya diselenggarakan dengan berpedoman pada Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 186/Men/1999 tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja.Dalam pelaksanaannya, perusahaan merujuk pada dokumen keadaan darurat dengan No.Dokumen IMS – GA – HR – 02 versi ke-3, di mana isi pelatihan telah diselaraskan dengan ketentuan Kepmenaker Nomor 186/MEN/1999 tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja.Implementasi pelatihan Industry Fire Fighting di PT Skyworth Industry Indonesia Jawa Barat secara keseluruhan telah memenuhi ketentuan regulasi sebagaimana dipersyaratkan dalam Kepmenaker Nomor 186/MEN/1999 tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus untuk pelatihan pemadam kebakaran yang dirancang secara spesifik untuk sektor manufaktur elektronik, dengan mempertimbangkan karakteristik risiko unik dari lingkungan kerja tersebut. Selain itu, studi lebih lanjut bisa mengevaluasi efektivitas pelatihan berbasis simulasi nyata untuk meningkatkan kesiapan karyawan dalam situasi darurat yang kompleks. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran teknologi seperti sistem deteksi dini kebakaran berbasis AI dalam memperkuat sistem manajemen keselamatan kerja di industri elektronik.
- Pelatihan Fire Fighting di PT. Skyworth Industry Indonesia Cikarang Jawa Barat Menurut Keputusan Menteri... doi.org/10.59261/jlsp.v4i1.117Pelatihan Fire Fighting di PT Skyworth Industry Indonesia Cikarang Jawa Barat Menurut Keputusan Menteri doi 10 59261 jlsp v4i1 117
- The Promotion and Communication of Occupational Health and Safety at PT Pertamina International (KPI)... gemawiralodra.unwir.ac.id/index.php/gemawiralodra/article/view/725The Promotion and Communication of Occupational Health and Safety at PT Pertamina International KPI gemawiralodra unwir ac index php gemawiralodra article view 725
| File size | 223.2 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ILOMATAILOMATA Temuan menunjukkan bahwa pengaruh sosial adalah prediktor terkuat dari pembelian panik, diikuti oleh risiko yang dirasakan, sedangkan akuntabilitas tidakTemuan menunjukkan bahwa pengaruh sosial adalah prediktor terkuat dari pembelian panik, diikuti oleh risiko yang dirasakan, sedangkan akuntabilitas tidak
JURNALAHSANAJURNALAHSANA Sebanyak 28 dari 30 peserta (93,3%) berhasil menyelesaikan komik digital. Produk memperoleh skor kualitas rata-rata 87,9%, dengan skor tertinggi pada integrasiSebanyak 28 dari 30 peserta (93,3%) berhasil menyelesaikan komik digital. Produk memperoleh skor kualitas rata-rata 87,9%, dengan skor tertinggi pada integrasi
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Pengelolaan donasi kembalian belanja Surya Mart telah terbukti efektif dalam meningkatkan penggalangan dana dan mendukung pengembangan pendidikan berkelanjutanPengelolaan donasi kembalian belanja Surya Mart telah terbukti efektif dalam meningkatkan penggalangan dana dan mendukung pengembangan pendidikan berkelanjutan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Filantropi Islam memiliki potensi sebagai solusi transformatif melalui pendekatan pemberdayaan berbasis zakat, infak, dan sedekah. Penelitian ini merekomendasikanFilantropi Islam memiliki potensi sebagai solusi transformatif melalui pendekatan pemberdayaan berbasis zakat, infak, dan sedekah. Penelitian ini merekomendasikan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Salah satu tradisi yang bertahan adalah pantangan pernikahan tertentu, yang terus diyakini kuat oleh masyarakat. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuanSalah satu tradisi yang bertahan adalah pantangan pernikahan tertentu, yang terus diyakini kuat oleh masyarakat. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan
STIKMKSSTIKMKS Setelah diberikan edukasi, seluruh responden (100%) memiliki pengetahuan baik. Kesimpulan: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p value = 0,001 (p value < 0,05),Setelah diberikan edukasi, seluruh responden (100%) memiliki pengetahuan baik. Kesimpulan: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p value = 0,001 (p value < 0,05),
FISIP UNMULFISIP UNMUL Strategi ketahanan pekerja perempuan informal dianalisis menggunakan kerangka konseptual Grottberg Saya adalah, Saya bisa, Saya punya. Temuan studi iniStrategi ketahanan pekerja perempuan informal dianalisis menggunakan kerangka konseptual Grottberg Saya adalah, Saya bisa, Saya punya. Temuan studi ini
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Hasil: Kegiatan dihadiri oleh 13 peserta yang mengikuti edukasi dengan baik dan berpartisipasi aktif, serta mencoba melaksanakan cara pertolongan pertamaHasil: Kegiatan dihadiri oleh 13 peserta yang mengikuti edukasi dengan baik dan berpartisipasi aktif, serta mencoba melaksanakan cara pertolongan pertama
Useful /
JOLASTICJOLASTIC Kesimpulan: Hukum acara perdata dan hukum Islam memberikan dasar normatif untuk penyitaan jaminan; namun, kerangka peraturan yang lebih jelas diperlukanKesimpulan: Hukum acara perdata dan hukum Islam memberikan dasar normatif untuk penyitaan jaminan; namun, kerangka peraturan yang lebih jelas diperlukan
FISIP UNMULFISIP UNMUL Hal ini menunjukkan bahwa meskipun penambangan memberikan kontribusi ekonomi bagi sebagian besar warga, juga terdapat konsekuensi dalam bentuk ketimpanganHal ini menunjukkan bahwa meskipun penambangan memberikan kontribusi ekonomi bagi sebagian besar warga, juga terdapat konsekuensi dalam bentuk ketimpangan
FISIP UNMULFISIP UNMUL Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga besar berfungsi sebagai basis aman pengganti, mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak melalui pengembanganHasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga besar berfungsi sebagai basis aman pengganti, mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak melalui pengembangan
FISIP UNMULFISIP UNMUL Keterbatasan studi ini terletak pada fokus kasus tunggal, sehingga diperlukan penelitian lintas sekolah dan evaluasi dampak. Sekolah perlu mengembangkanKeterbatasan studi ini terletak pada fokus kasus tunggal, sehingga diperlukan penelitian lintas sekolah dan evaluasi dampak. Sekolah perlu mengembangkan