STIKMKSSTIKMKS
Jurnal MitrasehatJurnal MitrasehatLatar belakang: Tersedak merupakan kondisi berbahaya yang dapat menyebabkan hipoksia dan sering terjadi pada anak-anak. Data dari United States menunjukkan 255 anak mengalami kematian akibat tersedak makanan dan benda asing. Heimlich manuver adalah bantuan hidup dasar yang mudah dan cepat untuk menangani kasus tersedak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Anak Temuwuh Lor, Gamping, Sleman. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan desain One Group Pre-test-post-test Design. Sampel penelitian terdiri dari 30 orang tua atau wali balita. Sampel diukur pengetahuan pertolongan pertama tersedak sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa edukasi, menggunakan kuesioner. Hasil: Tingkat pengetahuan ibu tentang pertolongan pertama tersedak sebelum edukasi menunjukkan 29 responden (96,6%) memiliki pengetahuan baik, dan 1 responden (3,4%) memiliki pengetahuan kurang. Setelah diberikan edukasi, seluruh responden (100%) memiliki pengetahuan baik. Kesimpulan: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p value = 0,001 (p value < 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh pemberian edukasi Heimlich manuver dalam menangani kejadian tersedak pada anak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian edukasi Heimlich manuver dan peningkatan pengetahuan orang tua mengenai penanganan tersedak pada anak.Hal ini mengindikasikan bahwa edukasi Heimlich manuver efektif dalam meningkatkan kesiapan orang tua menghadapi situasi darurat tersedak pada anak.Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan kesadaran dan pelatihan Heimlich manuver bagi orang tua dan pengasuh anak.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas pelatihan Heimlich manuver secara berkala terhadap retensi pengetahuan dan keterampilan orang tua. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan kelompok usia yang lebih luas, termasuk anak-anak sekolah dasar, untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan penanganan tersedak sejak dini. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai metode edukasi Heimlich manuver, seperti simulasi langsung, video pembelajaran, atau kombinasi keduanya, guna menentukan pendekatan yang paling efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan dan penanganan kejadian tersedak pada anak, serta meningkatkan keselamatan dan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
| File size | 276.12 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Perilaku anak yang kurang baik dalam menggosok gigi disebabkan oleh kurangnya pengetahuan orang tua dalam menerapkan kebiasaan dan cara merawat gigi denganPerilaku anak yang kurang baik dalam menggosok gigi disebabkan oleh kurangnya pengetahuan orang tua dalam menerapkan kebiasaan dan cara merawat gigi dengan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Penggunaan e-KMGS (Kartu menuju Gigi Sehat Elektronik) sebagai media secara signifikan efektif dalam meningkatkan peran dan motivasi ibu guna kesehatanPenggunaan e-KMGS (Kartu menuju Gigi Sehat Elektronik) sebagai media secara signifikan efektif dalam meningkatkan peran dan motivasi ibu guna kesehatan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Kolagen yang berasal dari produk limbah ikan memiliki beberapa keunggulan, seperti bersifat biokompatibel, tidak berisiko menularkan penyakit, mudah diabsorpsi,Kolagen yang berasal dari produk limbah ikan memiliki beberapa keunggulan, seperti bersifat biokompatibel, tidak berisiko menularkan penyakit, mudah diabsorpsi,
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Namun, diperlukan materi pendidikan kesehatan mulut yang tepat untuk mengajarkan cara menyikat gigi, termasuk penggunaan dental phantom. Tujuan penelitianNamun, diperlukan materi pendidikan kesehatan mulut yang tepat untuk mengajarkan cara menyikat gigi, termasuk penggunaan dental phantom. Tujuan penelitian
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Prevalensi kunjungan pasien gingivitis berdasarkan jenis kelamin menunjukan bahwa jumlah pasien perempuan lebih dominan daripada pasien laki-laki, danPrevalensi kunjungan pasien gingivitis berdasarkan jenis kelamin menunjukan bahwa jumlah pasien perempuan lebih dominan daripada pasien laki-laki, dan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil: hasil analisis menggunakan uji Chi Square mendapatkan nilai p=0,002. Kesimpulan: simpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan tindakan pemeliharaanHasil: hasil analisis menggunakan uji Chi Square mendapatkan nilai p=0,002. Kesimpulan: simpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan tindakan pemeliharaan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG 000 (p0. 05). Di mana permainan media puzzle dapat mengembangkan suatu kreativitas dan motivasi dalam memecahkan masalah, sehingga anak ingin mencoba-coba000 (p0. 05). Di mana permainan media puzzle dapat mengembangkan suatu kreativitas dan motivasi dalam memecahkan masalah, sehingga anak ingin mencoba-coba
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan terbanyak pada kategori kurang baik 66,7%, sikap pada kategori kurang baik 56,7%, tindakan pada kategori kurangHasil penelitian menunjukkan pengetahuan terbanyak pada kategori kurang baik 66,7%, sikap pada kategori kurang baik 56,7%, tindakan pada kategori kurang
Useful /
ITSCIENCEITSCIENCE Secara teoretis, hasil kegiatan ini sejalan dengan teori kepemimpinan transformasional, kompetensi abad ke-21, pembelajaran sosial, dan literasi digital,Secara teoretis, hasil kegiatan ini sejalan dengan teori kepemimpinan transformasional, kompetensi abad ke-21, pembelajaran sosial, dan literasi digital,
UMBJMUMBJM Perawat memiliki peran sentral baik dalam tindakan keperawatan mandiri maupun dalam membantu proses persetujuan tindakan medis melalui mekanisme pelimpahanPerawat memiliki peran sentral baik dalam tindakan keperawatan mandiri maupun dalam membantu proses persetujuan tindakan medis melalui mekanisme pelimpahan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Risiko yang paling sering diderita oleh dokter gigi yakni risiko keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Kesehatan kerja memiliki tujuan untuk membuatRisiko yang paling sering diderita oleh dokter gigi yakni risiko keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Kesehatan kerja memiliki tujuan untuk membuat
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan pada Program Studi Kedokteran Gigi FK Unsri denganMetode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan pada Program Studi Kedokteran Gigi FK Unsri dengan