POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG
Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)Prevalensi karies rata-rata penduduk Indonesia usia 3-4 tahun menunjukkan masalah gigi dan mulut sebesar 81,5% dengan persentase tertinggi sebesar 96,8% pada usia 55-64 tahun. Hal ini menunjukan persentase masalah gigi dan mulut pada usia 3-4 tahun sudah memasuki angka yang cukup tinggi. Peran serta dan perhatian dari orang tua sangat dibutuhkan anak usia prasekolah. Kenyataan yang ada, kesehatan gigi anak kurang mendapat perhatian dari orang tua dengan anggapan bahwa gigi anak akan digantikan gigi tetap. Banyak kejadian karies sekarang ini disebabkan kurangnya peran dan pengetahuan orang tua tentang pemilihan jenis makanan dan perawatan gigi yang benar bagi anak-anaknya terutama anak usia pra sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas e-KMGS sebagai media dalam meningkatkan peran dan motivasi ibu untuk kesehatan gigi anak. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperiment. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata peran ibu sebelum dilakukan pendampingan e-KMGS yaitu sebesar 37,3 dan rata-rata motivasi ibu sebelum dilakukan pendampingan e-KMGS yaitu sebesar 28,5. Rata-rata peran ibu setelah dilakukan pendampingan e-KMGS yaitu sebesar 91,6 dan rata-rata Motivasi Ibu setelah dilakukan pendampingan e-KMGS yaitu sebesar 44,9. Selisih rata-rata sebelum dan sesudah penggunaan e-KMGS peran yaitu sebesar 54,3 dan motivasi sebesar 16,4. Kesimpulannya adalah penggunaan e-KMGS sebagai media secara signifikan efektif dalam meningkatkan peran dan motivasi ibu guna kesehatan gigi anak.
Penggunaan e-KMGS (Kartu menuju Gigi Sehat Elektronik) sebagai media secara signifikan efektif dalam meningkatkan peran dan motivasi ibu guna kesehatan gigi anak melalui pengukuran sebelum dan sesudah dilakukan pendampingan e-KMGS (Kartu menuju Gigi Sehat Elektronik).Peningkatan peran dan motivasi ini menunjukkan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam edukasi kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak.Dengan demikian, e-KMGS dapat menjadi alat yang berharga bagi para ibu dan kader kesehatan dalam memantau dan meningkatkan kesehatan gigi anak.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas e-KMGS dalam jangka waktu yang lebih panjang, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat pendidikan dan sosioekonomi ibu. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu terhadap penggunaan e-KMGS, serta mengidentifikasi hambatan dan fasilitator dalam implementasinya. Ketiga, pengembangan e-KMGS dapat ditingkatkan dengan menambahkan fitur-fitur interaktif, seperti kuis atau permainan edukatif, untuk meningkatkan keterlibatan dan minat ibu dalam menjaga kesehatan gigi anak mereka. Dengan demikian, diharapkan e-KMGS dapat menjadi alat yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut anak-anak di Indonesia.
| File size | 345.83 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKMKSSTIKMKS Tujuan: Untuk memahami secara mendalam transformasi pola komunikasi pegawai dalam pelayanan kesehatan publik di era digital dengan fokus pada konteks sosiokulturalTujuan: Untuk memahami secara mendalam transformasi pola komunikasi pegawai dalam pelayanan kesehatan publik di era digital dengan fokus pada konteks sosiokultural
STIKMKSSTIKMKS Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan bahwa dari 6. 000 penyalahguna narkotika yang menjalani proses penyembuhan setiap tahun, sekitar 40% diantaranyaBadan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan bahwa dari 6. 000 penyalahguna narkotika yang menjalani proses penyembuhan setiap tahun, sekitar 40% diantaranya
STIKMKSSTIKMKS Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi lebih lanjut mengenai praktik penyapihan yang tepat agar dapat mencegah risiko stunting. Penelitian ini menunjukkanPenelitian ini menekankan pentingnya edukasi lebih lanjut mengenai praktik penyapihan yang tepat agar dapat mencegah risiko stunting. Penelitian ini menunjukkan
STIKMKSSTIKMKS Latar belakang: Hipertensi adalah suatu kondisi pada pembuluh darah, dimana tekanan sistolik ≥140 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. PrevalensiLatar belakang: Hipertensi adalah suatu kondisi pada pembuluh darah, dimana tekanan sistolik ≥140 mmHg atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Prevalensi
JURNALBIKESJURNALBIKES Perbedaan rata-rata aktivitas fisik responden sebelum dan setelah diberikan edukasi gizi sebesar sebesar -0,04 poin yang berarti tidak terdapat perubahanPerbedaan rata-rata aktivitas fisik responden sebelum dan setelah diberikan edukasi gizi sebesar sebesar -0,04 poin yang berarti tidak terdapat perubahan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Kesimpulan: Inovasi aplikasi E‑RMGI efektif dalam asuhan kesehatan gigi. Kata kunci: inovasi, E‑RMGI, askepgilut. Inovasi aplikasi E‑RMGI efektifKesimpulan: Inovasi aplikasi E‑RMGI efektif dalam asuhan kesehatan gigi. Kata kunci: inovasi, E‑RMGI, askepgilut. Inovasi aplikasi E‑RMGI efektif
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Tema yang dipilih adalah tema penelitian herbal yang mayoritas dilakukan secara in vitro, diikuti dengan penelitian material kedokteran gigi. Metode iniTema yang dipilih adalah tema penelitian herbal yang mayoritas dilakukan secara in vitro, diikuti dengan penelitian material kedokteran gigi. Metode ini
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Disarankan untuk rutin menggunakan metode ini dalam pembelajaran kesehatan, mengingat anak-anak dengan Down syndrome memerlukan pendekatan visual dan interaktifDisarankan untuk rutin menggunakan metode ini dalam pembelajaran kesehatan, mengingat anak-anak dengan Down syndrome memerlukan pendekatan visual dan interaktif
Useful /
JURNALBIKESJURNALBIKES Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah kesehatan yang terjadi di berbagai belahan dunia dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakitHipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah kesehatan yang terjadi di berbagai belahan dunia dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Sampel penelitian menggunakan accidental sampling yang berjumlah 30 responden. Pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pemeriksaanSampel penelitian menggunakan accidental sampling yang berjumlah 30 responden. Pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pemeriksaan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Gingivitis merupakan penyakit peradangan pada jaringan gingiva yang banyak diderita masyarakat di Indonesia. Di Indonesia, gingivitis menduduki urutanGingivitis merupakan penyakit peradangan pada jaringan gingiva yang banyak diderita masyarakat di Indonesia. Di Indonesia, gingivitis menduduki urutan
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Kedua metode ini memiliki esensi filosofis dalam penerapannya, sehingga menerapkan kedua metodologi dalam studi Al-Quran pada dasarnya adalah upaya untukKedua metode ini memiliki esensi filosofis dalam penerapannya, sehingga menerapkan kedua metodologi dalam studi Al-Quran pada dasarnya adalah upaya untuk