UMBJMUMBJM
JNHS (Journal of Nursing and Health Sciences)JNHS (Journal of Nursing and Health Sciences)Pelaksanaan informed consent atau persetujuan tindakan medis merupakan elemen penting dalam layanan kesehatan yang menjamin hak otonomi pasien dan memberikan perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat di lingkungan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek hukum terkait implementasi informed consent pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif dan empiris, studi ini menyelidiki sinkronisasi regulasi, batas kewenangan perawat dalam tindakan mandiri dan delegatif, serta implikasi tanggung jawab hukum yang timbul dari malpraktik atau kelalaian administratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Kesehatan 2023 telah memperkuat kerangka perlindungan hukum melalui prinsip vicarious liability bagi rumah sakit, praktik di lapangan masih menghadapi tantangan berupa delegasi tugas yang tidak prosedural, rendahnya literasi kesehatan pasien, dan kompleksitas dokumentasi dalam Rekam Medis Elektronik (RME). Ditemukan fenomena legal fiction di mana perawat sering kali memberikan penjelasan tindakan medis yang seharusnya menjadi domain dokter, sehingga berpotensi menginvalidasi validitas persetujuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan Standard Operating Procedures (SPO) dan peningkatan kompetensi komunikasi perawat diperlukan untuk mewujudkan keadilan restoratif dan kepastian hukum dalam transaksi terapeutik.
Pelaksanaan informed consent dalam praktik keperawatan merupakan manifestasi penghormatan terhadap hak otonomi pasien yang telah diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.Perawat memiliki peran sentral baik dalam tindakan keperawatan mandiri maupun dalam membantu proses persetujuan tindakan medis melalui mekanisme pelimpahan wewenang (mandat dan delegasi).Meskipun UU Kesehatan 2023 memberikan perlindungan hukum dan mengalihkan beban kerugian tertentu kepada rumah sakit (prinsip vicarious liability), perawat tetap memikul tanggung jawab pribadi jika bertindak di luar kompetensi atau tanpa prosedur yang sah.Kepatuhan terhadap Standar Prosedur Operasional (SPO), transparansi komunikasi, serta ketelitian dokumentasi dalam Rekam Medis Elektronik (RME) adalah kunci untuk meminimalisir risiko gugatan perdata dan tuntutan pidana.Penguatan literasi hukum bagi perawat dan edukasi bagi pasien sangat diperlukan untuk menjamin kepastian hukum dan kualitas pelayanan di rumah sakit.
Untuk meningkatkan kepatuhan perawat terhadap protokol informed consent, diperlukan strategi mitigasi yang komprehensif. Pertama, perlu dilakukan redesain formulir consent dengan menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan tersedia dalam berbagai bahasa daerah. Kedua, pelatihan komunikasi terapeutik bagi perawat sangat penting untuk memastikan pasien benar-benar memahami informasi yang disampaikan. Ketiga, digitalisasi informed consent melalui media audio-visual atau aplikasi digital dapat membantu menjelaskan risiko dan prosedur tindakan, sekaligus merekamnya sebagai bukti digital. Selain itu, penguatan audit etika oleh Komite Etik dan Hukum Rumah Sakit juga diperlukan untuk memantau kualitas proses informed consent, bukan hanya kelengkapan dokumen. Dengan demikian, dapat tercipta sistem pelayanan kesehatan yang adil, transparan, dan meminimalisir risiko gugatan perdata dan tuntutan pidana.
| File size | 151.1 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Selain itu, hasil kesehatan membaik, termasuk penurunan tekanan darah rata-rata (dari 140/90 mmHg menjadi 130/85 mmHg) dan kadar glukosa darah (dari 160Selain itu, hasil kesehatan membaik, termasuk penurunan tekanan darah rata-rata (dari 140/90 mmHg menjadi 130/85 mmHg) dan kadar glukosa darah (dari 160
IJRETINAIJRETINA Rata-rata BCVA menunjukkan perbaikan yang tidak signifikan dari 1,19 menjadi 1,14 logMAR (perubahan rata-rata: 0,05 logMAR; p = 0,770). Analisis subkelompokRata-rata BCVA menunjukkan perbaikan yang tidak signifikan dari 1,19 menjadi 1,14 logMAR (perubahan rata-rata: 0,05 logMAR; p = 0,770). Analisis subkelompok
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Kesiapan penerapan RME dapat dilihat dari beberapa aspek, salah satunya adalah persiapan operasional. Rumah Sakit Universitas Andalas (UNAND) telah menerapkanKesiapan penerapan RME dapat dilihat dari beberapa aspek, salah satunya adalah persiapan operasional. Rumah Sakit Universitas Andalas (UNAND) telah menerapkan
UMGUMG Penelitian ini bertujuan untuk menguji fungsionalitas sistem informasi inventori barang di CV Cahaya Baru menggunakan metode black box testing. TujuanPenelitian ini bertujuan untuk menguji fungsionalitas sistem informasi inventori barang di CV Cahaya Baru menggunakan metode black box testing. Tujuan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Berdasarkan survei awal sistem informasi yang berjalan saat ini sering mengalami kendala seperti masih munculnya duplikasi data pasien (redudansi), inefisienBerdasarkan survei awal sistem informasi yang berjalan saat ini sering mengalami kendala seperti masih munculnya duplikasi data pasien (redudansi), inefisien
LLDIKTI10LLDIKTI10 Pelayanan kesehatan selama ini masih manual, para warga binaan hendak berobat melalui perawat yang bertugas, namun dalam konsultasi ke dokter oleh perawatPelayanan kesehatan selama ini masih manual, para warga binaan hendak berobat melalui perawat yang bertugas, namun dalam konsultasi ke dokter oleh perawat
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Indikator RPPB di Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang pada tahun 2019 masih 10%. Sehingga untuk mengatasinya perlu dilakukan beberapa hal yaituIndikator RPPB di Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang pada tahun 2019 masih 10%. Sehingga untuk mengatasinya perlu dilakukan beberapa hal yaitu
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap implementasi SIMRS menggunakan metode HOT – Fit. Penelitian ini menggunakanTujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap implementasi SIMRS menggunakan metode HOT – Fit. Penelitian ini menggunakan
Useful /
AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL Modern dressing adalah salah satu metode perawatan luka tertutup dan lembab yang bertujuan untuk mencegah kekeringan luka dan meningkatkan proses penyembuhanModern dressing adalah salah satu metode perawatan luka tertutup dan lembab yang bertujuan untuk mencegah kekeringan luka dan meningkatkan proses penyembuhan
ALMAATAALMAATA Populasi penelitian adalah pasien diabetes melitus tipe 2. Sampel sebanyak 57 pasien dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Korelasi.Populasi penelitian adalah pasien diabetes melitus tipe 2. Sampel sebanyak 57 pasien dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Korelasi.
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Pelaksanaan SISRUTE di Puskesmas Halmahera ditinjau dari aspek net-benefit sudah menjadikan rujukan sistem terlaksana tepat namun belum menjadikan sistemPelaksanaan SISRUTE di Puskesmas Halmahera ditinjau dari aspek net-benefit sudah menjadikan rujukan sistem terlaksana tepat namun belum menjadikan sistem
DOKICTIDOKICTI Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap upaya mengatasi FoMO pada mahasiswa. Rekomendasinya adalah mempertimbangkan terapi CBT berbasisHasil penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap upaya mengatasi FoMO pada mahasiswa. Rekomendasinya adalah mempertimbangkan terapi CBT berbasis