ALMAATAALMAATA
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak lagi cukup dalam memproduksi insulin. Diabetes Melitus sebagai salah satu dari lima penyakit tidak menular yang menyebabkan kematian tertinggi sehingga diprioritaskan untuk pencegahan dan pengendaliannya. Beberapa penelitian vitamin D dan vitamin C menunjukkan kecendrungan variasi pro dan kontra dalam peningkatan sensitivitas insulin penderita Diabetes Melitus. Tujuan: Mengetahui hubungan konsumsi vitamin D dan vitamin C dengan kadar glukosa darah pada pasien rawat jalan Diabetes Melitus tipe 2 Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa Kota Bengkulu. Metode: Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien diabetes melitus tipe 2. Sampel sebanyak 57 pasien dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Korelasi. Hasil: Uji korelasi vitamin D dengan glukosa darah menunjukkan nilai p = 0,238, sedangkan vitamin C dengan kadar glukosa darah adalah nilai p = 0,000. Kesimpulan: Tidak ada hubungan konsumsi vitamin D dengan kadar glukosa darah, namun ada hubungan konsumsi vitamin C dengan kadar glukosa darah pada pasien rawat jalan Diabetes Melitus tipe 2.
Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi vitamin D dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2.Namun, terdapat hubungan signifikan antara konsumsi vitamin C dengan kadar glukosa darah, di mana semakin tinggi asupan vitamin C, semakin rendah kadar glukosa darah.Hal ini menunjukkan peran penting vitamin C dalam pengelolaan glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Pertama, perlu penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki pengaruh suplementasi vitamin D jangka panjang terhadap kontrol glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan defisiensi vitamin D berat, mengingat konsumsi harian rata-rata pasien masih di bawah angka kecukupan. Kedua, penting untuk mengevaluasi dampak kombinasi asupan vitamin C alami dari makanan kaya antioksidan dan suplemen terhadap sensitivitas insulin dan kadar glukosa puasa melalui uji klinis acak terkontrol. Ketiga, perlu dikaji perbedaan respons terhadap asupan vitamin C berdasarkan pola makan, status gizi, dan tingkat aktivitas fisik pasien secara longitudinal untuk menentukan rekomendasi personalisasi nutrisi bagi pasien diabetes tipe 2 di wilayah Indonesia.
| File size | 300.68 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Diagnosa keperawatan utama yang diangkat adalah defisit nutrisi berhubungan dengan penurunan asupan makanan akibat penurunan nafsu makan dan gangguan metabolik.Diagnosa keperawatan utama yang diangkat adalah defisit nutrisi berhubungan dengan penurunan asupan makanan akibat penurunan nafsu makan dan gangguan metabolik.
AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI Hasil penelitian tentang penyebab dan pencegahan diabetes melitus berdasarkan tingkat pengetahuan tentang faktor penyebab diabetes melitus menunjukkanHasil penelitian tentang penyebab dan pencegahan diabetes melitus berdasarkan tingkat pengetahuan tentang faktor penyebab diabetes melitus menunjukkan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Anak-anak juga menunjukkan peningkatan minat dan partisipasi aktif dalam kegiatan berbicara di kelas. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model strategiAnak-anak juga menunjukkan peningkatan minat dan partisipasi aktif dalam kegiatan berbicara di kelas. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model strategi
SARI MUTIARASARI MUTIARA Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan kapasitas UMKM di Kelurahan Tegal Rejo dalam pemasaran digital, manajemen keuangan sederhana,Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan kapasitas UMKM di Kelurahan Tegal Rejo dalam pemasaran digital, manajemen keuangan sederhana,
SARI MUTIARASARI MUTIARA Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pegawai mengalami peningkatan pengetahuan secara signifikan dalam memahami elemen-elemen marketing mix serta mampu mengaplikasikannyaHasil kegiatan menunjukkan bahwa pegawai mengalami peningkatan pengetahuan secara signifikan dalam memahami elemen-elemen marketing mix serta mampu mengaplikasikannya
SARI MUTIARASARI MUTIARA Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan strategi digital marketing, yang diharapkan berdampak positifHasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan strategi digital marketing, yang diharapkan berdampak positif
WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER Penelitian dilakukan secara observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling denganPenelitian dilakukan secara observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling dengan
UMSBUMSB Metode Penelitian: Desain penelitian menggunakan Cross Sectional. Populasi sebanyak 114 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total SamplingMetode Penelitian: Desain penelitian menggunakan Cross Sectional. Populasi sebanyak 114 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling
Useful /
RISETPRESSRISETPRESS Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan
UMSBUMSB Gangguan pada menstruasi dengan prevalensi terbesar adalah dismenore yaitu sebesar 89,5%. Prevalensi penderita dismenore di Indonesia adalah sebesar 64,5%Gangguan pada menstruasi dengan prevalensi terbesar adalah dismenore yaitu sebesar 89,5%. Prevalensi penderita dismenore di Indonesia adalah sebesar 64,5%
UMSBUMSB Kesimpulan dan Saran: Pijat oksitosin lebih efektif mengurangi nyeri terapi persalinan daripada pijat endorphin. Diharapkan bidan dapat memberikan komplementerKesimpulan dan Saran: Pijat oksitosin lebih efektif mengurangi nyeri terapi persalinan daripada pijat endorphin. Diharapkan bidan dapat memberikan komplementer
UMSBUMSB Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan preeklampsia di RS Graha Hermine Kota Batam periode Januari-September 2022 sebanyak 100 sampel yangSampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan preeklampsia di RS Graha Hermine Kota Batam periode Januari-September 2022 sebanyak 100 sampel yang