UTUUTU

International Conference of Public HealthInternational Conference of Public Health

Penelitian ini berfokus pada pola konsumsi camilan dan status gizi siswa Sekolah Dasar Paya Peunaga di Kecamatan Meureubo. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional untuk mengkaji korelasi antara kedua faktor tersebut. Sebanyak 75 siswa menjadi sampel penelitian, dan analisis statistik diterapkan pada variabel-variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara pola konsumsi camilan dan status gizi pada siswa Sekolah Dasar Paya Peunaga, Meureubo, dengan nilai 0,045 (p > 0,05). Sebagai saran, pihak sekolah diharapkan lebih selektif dalam memilih camilan yang dijual di kantin sekolah.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara pola konsumsi camilan dan status gizi pada siswa Sekolah Dasar Paya Peunaga, Meureubo.Sebanyak 40% responden adalah laki-laki dan 60% adalah perempuan, dengan rentang usia 10-12 tahun mendominasi (64%).Penting bagi pihak sekolah untuk lebih berhati-hati dalam memilih camilan yang ditawarkan di kantin, demi menjaga kesehatan dan gizi siswa.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh faktor sosioekonomi keluarga terhadap pola konsumsi camilan dan status gizi anak-anak, mengingat faktor ini seringkali luput dari perhatian. Kedua, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami lebih dalam motivasi dan preferensi anak-anak dalam memilih camilan, serta bagaimana pengaruh lingkungan sekolah dan keluarga terhadap pilihan tersebut. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati perubahan pola konsumsi camilan dan status gizi anak-anak seiring waktu, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perubahan tersebut. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, serta memperluas cakupan faktor-faktor yang diteliti, pemahaman kita tentang hubungan antara pola konsumsi camilan dan status gizi anak-anak dapat semakin meningkat, sehingga dapat menghasilkan intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan generasi muda.

Read online
File size206.44 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test