UNTANUNTAN

JMARS: Jurnal Mosaik ArsitekturJMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur

Pertumbuhan penduduk dipengaruhi oleh angka tingkat kelahiran dan kematian, beriringan dengan perkembangan ekonomi dan urbanisasi. Kenaikan jumlah penduduk berpengaruh pada peningkatan kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Urbanisasi mempengaruhi masyarakat menjadi semakin modern dan mempengaruhi aspek kehidupan seperti adanya gaya hidup dan preferensi dalam konsumsi. Hal ini membuat kenaikan kebutuhan papan berupa hunian rumah perlu disesuaikan dengan ciri hidup masyarakat saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan ukuran ruang rumah mikro berdasarkan preferensi generasi Z di Kota Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis statistik deskriptif terhadap data kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan ruang generasi Z sangat dipengaruhi oleh aktivitas harian seperti tidur, makan, mandi, dan aktivitas khusus seperti bekerja, belajar, hobi. Rumah mikro untuk generasi Z di Kota Pontianak tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan biologis. Mereka memiliki gaya hidup multitasking, terbiasa bekerja dari rumah dengan penggunaan teknologi sehingga memerlukan ruang dengan fungsi produktif. Ruang yang dibutuhkan mereka adalah ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur utama, kamar tidur anak, ruang makan, dapur, kamar mandi, ruang hobi, ruang kerja, ruang cuci, dan gudang. Hasil analisis menunjukkan bahwa rumah dengan ukuran ±22 hingga ±36 m² dapat memenuhi seluruh kebutuhan generasi Z jika ditata dengan efisien.

Rumah mikro bagi Generasi Z di Pontianak mengakomodasi kebutuhan biologis, sosial, dan produktif, didorong oleh gaya hidup multitasking dan penggunaan teknologi yang tinggi.Preferensi ruang mereka mencakup ruang tamu, keluarga, kamar tidur, makan, dapur, kamar mandi, hobi, kerja, cuci, dan gudang, dengan banyak fungsi yang dapat digabungkan.Berdasarkan kombinasi furnitur, ukuran rumah mikro yang efisien berkisar antara 22 m² hingga 36 m².

Memperkaya temuan penelitian ini, beberapa arah studi lanjutan dapat dieksplorasi untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hunian mikro bagi generasi Z. Pertama, mengingat isu keterbatasan lahan di perkotaan dan preferensi generasi Z terhadap fleksibilitas, penting untuk menyelidiki model-model tata ruang rumah mikro yang lebih inovatif dan adaptif. Penelitian bisa berfokus pada pengembangan prototipe desain yang tidak hanya memaksimalkan fungsi ruang internal melalui furnitur multifungsi dan elemen modular, tetapi juga mempertimbangkan integrasi dengan ruang komunal atau fasilitas bersama dalam konteks permukiman vertikal atau klaster. Bagaimana desain yang demikian dapat mendukung gaya hidup produktif, sosial, dan personal generasi Z tanpa mengorbankan privasi dan kenyamanan? Kedua, sejalan dengan karakteristik generasi Z yang melek teknologi, studi mendatang dapat mengeksplorasi potensi implementasi teknologi cerdas dalam rumah mikro. Ini bisa meliputi sistem otomatisasi untuk efisiensi energi, integrasi perangkat pintar untuk mendukung aktivitas bekerja atau belajar dari rumah, serta solusi digital untuk pengelolaan ruang dan penyimpanan yang lebih efektif. Bagaimana penerapan teknologi ini dapat meningkatkan kualitas hidup dan kenyamanan penghuni di ruang yang terbatas? Ketiga, melihat bahwa penelitian ini berfokus pada preferensi di Kota Pontianak, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi perbandingan di kota-kota lain di Indonesia dengan karakteristik urbanisasi dan demografi yang berbeda. Hal ini akan membantu mengidentifikasi pola kebutuhan dan preferensi ruang yang lebih umum atau spesifik antar daerah, sekaligus merumuskan standar kebutuhan rumah mikro yang lebih universal dan kontekstual.

  1. Full article: Tiny house characteristics in Indonesia based on millennial’s user preference.... tandfonline.com/doi/full/10.1080/21650020.2023.2166095Full article Tiny house characteristics in Indonesia based on millennialyAAAos user preference tandfonline doi full 10 1080 21650020 2023 2166095
  2. Understanding Home: A Critical Review of the Literature - Shelley Mallett, 2004. home critical review... journals.sagepub.com/doi/10.1111/j.1467-954X.2004.00442.xUnderstanding Home A Critical Review of the Literature Shelley Mallett 2004 home critical review journals sagepub doi 10 1111 j 1467 954X 2004 00442 x
  3. Design Exploration of Bamboo Micro House using Hyperbolic Paraboloid Structure | Nareswarananindya |... ejurnal.itats.ac.id/jcepd/article/view/3057Design Exploration of Bamboo Micro House using Hyperbolic Paraboloid Structure Nareswarananindya ejurnal itats ac jcepd article view 3057
Read online
File size606.87 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test