POLTEKKES TANJUNGPINANGPOLTEKKES TANJUNGPINANG

JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADUJURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN TERPADU

Hasil pengukuran kepadatan lalat di salah satu rumah makan kawasan Pantai Depok, Bantul sebesar 15 ekor/blockgrill, yang termasuk dalam kategori padat berdasarkan Permenkes Nomor 2 tahun 2023. Perlu dilakukan pengendalian kepadatan lalat karena keberadaan lalat di rumah makan dapat mencemari makanan yang dihidangkan karena kebiasaan lalat yang suka hinggap pada makanan dan kotoran, sehingga dapat menyebarkan mikroorganisme penyebab penyakit. Pengendalian lalat dapat dilakukan dengan menggunakan bahan nabati, yaitu gel air freshener bubuk kayu manis. Tujuan penelitian adalah mengetahui kemampuan repelensi bubuk kayu manis konsentrasi 60% dalam gel air freshener terhadap penurunan kepadatan lalat di rumah makan kawasan Pantai Depok, Bantul. Penelitian eksperimen menggunakan one group pre-test and post-test design dengan satu konsentrasi, yaitu 60%. Jumlah rumah makan yang digunakan sebanyak 13 dengan memaparkan gel air freshener bubuk kayu manis di setiap rumah makan selama 15x24 jam. Pengukuran kepadatan lalat dilakukan setiap 3 hari sekali pada pukul 10.00 WIB, 12.00 WIB, dan 14.00 WIB. Selain mengukur kepadatan lalat, dilakukan juga pengukuran suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya untuk memastikan bahwa ketiga faktor tersebut sesuai dengan aktivitas lalat. Hasil penelitian yaitu rata-rata persentase penurunan angka kepadatan lalat puncak yang dicapai pada pukul 12.00 WIB sebesar 70,16% belum memenuhi kriteria proteksi repellent dengan rentang rata-rata kemampuan repelensi sebesar 48,95%-70,16%. Namun hasil penelitian bisa menjadi dasar untuk pengembangan riset sejenis kedepannya ataupun tambahan alternatif pemecahaan masalah pencegahan vektor lalat di rumah makan.

Rentang rata-rata persentase penurunan angka kepadatan lalat puncak yang dicapai pada pukul 12.00 WIB sebesar 70,16% belum memenuhi kriteria proteksi repelen dengan rentang rata-rata kemampuan repelensi sebesar 48,95%-70,16%.Namun, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan riset serupa di masa depan atau sebagai alternatif solusi untuk mencegah vektor lalat di rumah makan.Penelitian ini menunjukkan potensi penggunaan gel air freshener bubuk kayu manis sebagai metode pengendalian lalat yang alami.

Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan efektivitas gel air freshener bubuk kayu manis sebagai repellent lalat. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah menguji konsentrasi bubuk kayu manis yang lebih tinggi dari 60% untuk mencapai tingkat proteksi repellent yang memenuhi standar yang ditetapkan. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan formulasi gel air freshener yang lebih stabil dan tahan lama, sehingga efektivitasnya dapat bertahan lebih lama tanpa perlu penggantian yang sering. Lebih lanjut, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas gel air freshener bubuk kayu manis dengan repellent alami lainnya, atau bahkan dengan produk kimia komersial, untuk menentukan pilihan pengendalian lalat yang paling efektif dan ramah lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengendalian vektor lalat di lingkungan rumah makan dan area publik lainnya, serta mengurangi risiko penyebaran penyakit yang ditularkan oleh lalat.

Read online
File size352.7 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test