IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

Journal of Economics, Law, and HumanitiesJournal of Economics, Law, and Humanities

Pengembangan teknologi mendorong sektor perbankan untuk menyediakan layanan digital guna memfasilitasi transaksi pelanggan. Salah satu inovasi ini adalah aplikasi Byond by BSI. Namun, dalam penerapannya, masih ada gangguan layanan yang berpotensi memengaruhi aktivitas transaksi dan persepsi pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak gangguan layanan Byond by BSI terhadap persepsi pelanggan di BSI KCP Ponorogo, mengidentifikasi faktor yang memengaruhi persepsi tersebut, serta mengeksaminasi dampak yang ditimbulkan. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari 11 pelanggan pengguna Byond by BSI di BSI KCP Ponorogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pelanggan terhadap gangguan layanan beragam. Beberapa pelanggan merasa cemas dan terganggu karena tidak bisa melakukan transaksi. Faktor yang memengaruhi persepsi meliputi pengalaman penggunaan aplikasi, kebutuhan transaksi, dan tingkat kepercayaan terhadap bank. Namun, sebagian besar pelanggan tetap menggunakan layanan karena kemudahan dan efisiensi yang ditawarkan. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami dinamika persepsi pelanggan terhadap gangguan layanan digital perbankan syariah, khususnya pada aplikasi Byond by BSI, dengan menekankan peran kepercayaan dan prinsip syariah dalam menjaga loyalitas pelanggan.

Gangguan layanan Byond by BSI telah terbukti memengaruhi persepsi pelanggan dan pola transaksi, tetapi tidak secara signifikan mengurangi minat menggunakan layanan perbankan digital.Bank perlu meningkatkan stabilitas sistem dan respons dalam menangani gangguan layanan, serta memperkuat komunikasi dengan pelanggan.Selain itu, pengembangan fitur yang lebih andal dan peningkatan kualitas layanan digital berdasarkan kepercayaan dan prinsip syariah perlu dilakukan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang gangguan layanan digital terhadap loyalitas pelanggan perbankan syariah. Selain itu, studi perbandingan strategi respons BSI dengan bank syariah lain dalam mengelola gangguan layanan digital dapat memberikan wawasan baru. Terakhir, penelitian tentang peran kepatuhan syariah dalam meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap layanan digital perbankan juga layak dikembangkan.

Read online
File size911.94 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test