STAIMA ALHIKAMSTAIMA ALHIKAM

AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic EducationAJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis penerapan kurikulum inklusi dalam pembelajaran anak berkebutuhan khusus di MI Ar-Roihan Lawang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh isu kesetaraan gender dan hak pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia. MI Ar-Roihan menjadi menarik untuk diteliti karena tidak semua sekolah, khususnya madrasah, menerapkan sistem inklusi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mendalami aspek implementasi kurikulum inklusi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) dilakukan tes psikologi untuk mengetahui kemampuan dan hambatan peserta didik; (2) setiap kelas memiliki gaya belajar khusus, termasuk adanya kelas terapi khusus untuk anak berkebutuhan khusus; dan (3) tujuan pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus disesuaikan dengan batas tertentu yang berbeda dari anak pada umumnya. Penelitian ini memberikan kontribusi orisinal dalam menjelaskan bagaimana madrasah inklusif dapat diimplementasikan dan memberikan dampak positif di masyarakat, sekaligus membuka peluang studi lanjutan tentang inklusi di lembaga pendidikan berbasis agama.

Studi ini berhasil mengidentifikasi strategi implementasi kurikulum inklusi di MI Ar-Roihan Lawang meliputi proses input, proses pembelajaran, dan proses output.Proses intput dilakukan melalui tes psikologi berdasarkan penelitian Multiple Intelligences untuk memahami kemampuan dan gaya belajar peserta didik.Hal ini memungkinkan penyesuaian strategi pembelajaran sesuai kebutuhan individual.Proses pembelajaran menggunakan kurikulum modifikasi dengan Individual Education Program (IEP) untuk peserta didik berkebutuhan khusus.Strategi ini menyesuaikan capaian pembelajaran dengan kemampuan individu tanpa memandang perbedaan gender atau fisik.Adapun proses putput peserta didik, termasuk yang berkebutuhan khusus, mampu mengembangkan bakat dan keterampilan melalui kegiatan akademis maupun non-akademis, menunjukkan potensi pendidikan inklusi dalam menghasilkan generasi yang berprestasi.

Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: . . 1. Mengembangkan model kurikulum inklusi yang lebih fleksibel dan relevan dengan kebutuhan abad ke-21, termasuk integrasi teknologi dan pendekatan lintas budaya. . 2. Melakukan studi komparatif di berbagai madrasah atau sekolah inklusi lainnya untuk memahami pola penerapan kurikulum inklusi yang lebih luas. . 3. Mengkaji lebih dalam tentang kebijakan pendidikan inklusi di Indonesia, termasuk analisis hambatan sistemik dan solusi yang relevan. . . Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model kurikulum inklusi yang inovatif, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan abad ke-21, serta menganalisis kebijakan pendidikan inklusi di Indonesia untuk meningkatkan efektivitas dan aksesibilitas pendidikan inklusi di berbagai lembaga pendidikan.

  1. Implikasi Kurikulum Merdeka Dalam Pengembangan Pendidikan Agama Islam Pada Anak Usia Dini: Tinjauan Terhadap... ejournal.unkhair.ac.id/index.php/cahayapd/article/view/7545Implikasi Kurikulum Merdeka Dalam Pengembangan Pendidikan Agama Islam Pada Anak Usia Dini Tinjauan Terhadap ejournal unkhair ac index php cahayapd article view 7545
  2. Dampak Pola Pembelajaran Sekolah Inklusi terhadap Anak Berkebutuhan Khusus | Asiyah | Prophetic : Professional,... doi.org/10.24235/prophetic.v1i01.3480Dampak Pola Pembelajaran Sekolah Inklusi terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Asiyah Prophetic Professional doi 10 24235 prophetic v1i01 3480
  3. Pendampingan Kurikulum Modifikatif bagi Guru di Sekolah Dasar Inklusi | Minsih | Buletin KKN Pendidikan.... doi.org/10.23917/bkkndik.v6i1.23453Pendampingan Kurikulum Modifikatif bagi Guru di Sekolah Dasar Inklusi Minsih Buletin KKN Pendidikan doi 10 23917 bkkndik v6i1 23453
Read online
File size361.72 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test