IAIN MADURAIAIN MADURA

Al-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family LawAl-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family Law

Penelitian ini mengkaji ketimpangan keadilan bagi perempuan dalam regulasi poligami di Indonesia, khususnya Pasal 4 Ayat (2) Huruf c Undang-Undang Perkawinan dan Pasal 57 Huruf c Kompilasi Hukum Islam yang mengizinkan suami berpoligami jika istri tidak dapat melahirkan keturunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis hukum normatif. Sumber data primer penelitian ini adalah Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Adapun sumber data sekundernya berupa: Putusan Pengadilan, literatur akademik, jurnal, dan pendapat ahli yang relevan dengan penelitian ini. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode konten. Penelitian ini berargumen bahwa telah terjadi ketidakadilan dalam “Ibuisme Sistem Hukum pada kebijakan izin poligami keluarga childlessness di Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan reformasi hukum dalam tiga aspek: struktur hukum (penghapusan kebijakan diskriminatif oleh eksekutif, legislatif dan yudikatif), substansi hukum (revisi aturan poligami dalam Pasal 4 Ayat 2 Huruf c Undang-Undang Perkawinan dan Pasal 57 Huruf c Kompilasi Hukum Islam), dan budaya hukum (merubah pandangan masyarakat terhadap peran perempuan dalam pernikahan). Sebagai solusi, alternatif seperti adopsi, orang tua asuh, dan teknologi reproduksi dapat diutamakan daripada poligami. Dengan reformasi ini, sistem hukum dapat lebih adil dan inklusif bagi perempuan.

Penelitian ini menyoroti ketidakadilan dalam regulasi poligami di Indonesia yang memungkinkan suami untuk menikah lagi jika istrinya tidak mampu melahirkan keturunan.Aturan ini mencerminkan sistem hukum patriarki yang diskriminatif terhadap perempuan dan memperkuat stereotip bahwa nilai seorang istri bergantung pada kemampuannya untuk memiliki anak.Penelitian ini berargumen bahwa telah terjadi Ibuisme Sistem Hukum dalam kebijakan izin poligami keluarga tanpa keturunan di Indonesia.Penelitian ini merekomendasikan reformasi hukum dalam tiga aspek.struktur hukum (penghapusan kebijakan diskriminatif oleh eksekutif, legislatif, dan yudikatif), substansi hukum (revisi aturan poligami dalam Pasal 4 ayat 2 huruf c Undang-Undang Perkawinan dan Pasal 57 huruf c Kompilasi Hukum Islam), serta budaya hukum (perubahan pandangan masyarakat terhadap peran perempuan dalam pernikahan).Sebagai solusi, alternatif seperti adopsi, orang tua asuh, dan teknologi reproduksi dapat diprioritaskan dibandingkan poligami.Dengan reformasi ini, sistem hukum dapat menjadi lebih adil dan inklusif bagi perempuan.

Pertama, penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak reformasi hukum terhadap hak perempuan di berbagai wilayah Indonesia. Kedua, studi tentang efektivitas alternatif seperti adopsi dan teknologi reproduksi dalam mengurangi poligami di keluarga tanpa keturunan. Ketiga, penelitian perlu menginvestigasi perubahan persepsi masyarakat terhadap peran perempuan dalam pernikahan melalui pendekatan pendidikan dan kampanye sosial. Saran-saran ini mengembangkan temuan penelitian sebelumnya dengan fokus pada implementasi praktis dan perubahan budaya hukum yang berkelanjutan.

  1. Analisis Pertimbangan Hakim di Pengadilan Agama Mungkid Terkait Tidak Diterimanya Izin Poligami yang... doi.org/10.36701/bustanul.v6i1.2063Analisis Pertimbangan Hakim di Pengadilan Agama Mungkid Terkait Tidak Diterimanya Izin Poligami yang doi 10 36701 bustanul v6i1 2063
  2. The Construction of Family Law in the Compilation of Islamic Law in Indonesia: A Review of John... ulumuna.or.id/index.php/ujis/article/view/708The Construction of Family Law in the Compilation of Islamic Law in Indonesia AA Review of John ulumuna index php ujis article view 708
  3. Child Protection Affected by the Covid-19 in Indonesia: Islamic Perspective | Al-Hurriyah: Jurnal Hukum... doi.org/10.30983/alhurriyah.v7i1.5319Child Protection Affected by the Covid 19 in Indonesia Islamic Perspective Al Hurriyah Jurnal Hukum doi 10 30983 alhurriyah v7i1 5319
  4. Jurnal Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam. practice adoption sasak community implications... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/samarah/article/view/18581Jurnal Samarah Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam practice adoption sasak community implications jurnal ar raniry ac index php samarah article view 18581
Read online
File size382.81 KB
Pages24
DMCAReport

Related /

ads-block-test