IAIN MADURAIAIN MADURA

Al-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family LawAl-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family Law

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana hukum Islam melihat harmonisasi dalam keluarga pekerja migran di Lombok Timur. Dalam Islam, keluarga yang harmonis adalah keluarga yang dipenuhi sakinah (ketenangan hati), mawaddah (cinta), dan rahmah (kasih sayang). Fenomena suami bekerja di luar negeri untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat dikarenakan dapat mempengaruhi keharmonisan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana konsep normatif harmonisasi keluarga, kemudian bagaimana faktor yang melatarbelakangi harmonisasi tersebut serta bagaimana implikasinya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep normatif harmonisasi keluarga dalam fikih migran dipengaruhi oleh kurangnya lapangan pekerjaan dan rendahnya kondisi ekonomi, minimnya pendapatan, laki-laki sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga, dan membiayai pendidikan anak. Adapun harmonisasi keluarga pekerja migran dan fakta sosial yang melatarbelakanginya terdiri dari aspek positif dan negatif. Sedangkan implikasi harmonisasi keluarga, perspektif fıkıh migran mencakup kewajiban suami untuk memenuhi nafkah keluarga, durasi keberadaan suami di luar negeri, serta pemenuhan hak keluarga.

Berdasarkan pemaparan dalam pembahasan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa.pertama, konsep normatif harmonisasi keluarga dalam fikih migran ditunjukkan oleh.kurangnya lapangan pekerjaan dan rendahnya kondisi ekonomi, minimnya pendapatan, laki-laki sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga dan membiayai pendidikan anak.Kedua, harmonisasi keluarga pekerja migran dan fakta sosial yang melatarbelakanginya terdiri dari.memperbaiki finansial, mampu menyekolahkan anak ke perguruan tinggi, mampu membangun rumah, menjadi pengusaha sukses, dan aspek negatif.perubahan psikologi anak, anak yang terbiasa dengan ketidakhadiran ayah, peran ganda istri sebagai ibu dan ayah, dan keputusan meminjam uang sebagai solusi finansial.Ketiga, implikasi harmonisasi keluarga perspektif fıkıh migran mencakup.kewajiban suami untuk memenuhi nafkah keluarga, batasan waktu dalam mencari nafkah, dan pemenuhan hak keluarga.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara harmonisasi keluarga pekerja migran di Lombok Timur dengan daerah lain di Indonesia, seperti Jawa Timur atau Sumatera Utara, untuk memahami perbedaan dan kesamaan faktor-faktor yang mempengaruhi harmonisasi keluarga. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang dari pekerjaan suami di luar negeri terhadap perkembangan anak-anak dalam keluarga pekerja migran, termasuk aspek psikologis dan sosial. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang digunakan oleh istri pekerja migran dalam menjaga keharmonisan keluarga, seperti komunikasi jarak jauh, pengelolaan keuangan, dan peran sosial dalam komunitas.

  1. Fikih Migran: Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur | Al-Manhaj: Journal of Indonesian... doi.org/10.19105/al-manhaj.v6i2.18537Fikih Migran Harmonisasi Keluarga Pekerja Pada Masyarakat Lombok Timur Al Manhaj Journal of Indonesian doi 10 19105 al manhaj v6i2 18537
Read online
File size456.96 KB
Pages23
DMCAReport

Related /

ads-block-test