PUBLICASCIENTIFICSOLUTIONPUBLICASCIENTIFICSOLUTION

Jurnal Teknik IndonesiaJurnal Teknik Indonesia

Peningkatan layanan kereta akan terus berkembang seiring dengan perkembangan permintaan penumpang. Hal ini juga berlaku untuk Kereta Arjonegoro, salah satu kereta urban yang menjadi andalan di Jawa Timur. Perkembangan kereta lokal, khususnya Kereta Arjonegoro, memunculkan keinginan masyarakat untuk mendapatkan layanan optimal. Peningkatan harapan penumpang dapat menjadi dasar perencanaan peningkatan layanan kereta. Namun, setiap rencana peningkatan juga memerlukan anggaran yang matang dan desain biaya agar dapat diimplementasikan secara tepat. Data yang digunakan dalam studi ini adalah data primer dan sekunder. Sebanyak 199 responden berhasil dikumpulkan sebagai data primer. Studi ini menggunakan metode analisis deskriptif dan studi pustaka dalam menentukan peningkatan layanan yang diperlukan, serta mengestimasi biaya peningkatan layanan tersebut. Studi ini mengevaluasi tingkat kepuasan penumpang terhadap enam variabel layanan untuk menentukan layanan mana yang perlu ditingkatkan untuk Kereta Arjonegoro. Hasil studi menunjukkan bahwa layanan dengan sentimen negatif tertinggi adalah ketersediaan kursi, jadwal perjalanan, platform, dan atap stasiun. Masalah ini dapat diminimalkan dengan meningkatkan layanan melalui penambahan satu set kereta dan peningkatan platform serta atap di stasiun, dengan estimasi kebutuhan biaya untuk meningkatkan layanan Kereta Arjonegoro sebesar Rp. 110.373.211.939.

Analisis studi ini menyimpulkan bahwa kinerja layanan Kereta Arjonegoro dapat ditingkatkan dengan menambah satu set Kereta KRD untuk mengakomodasi permintaan penumpang yang meningkat, serta meningkatkan atap dan platform stasiun untuk memfasilitasi naik turun penumpang.Estimasi biaya untuk peningkatan tersebut sekitar IDR 110,37 miliar.Untuk penelitian lanjutan, direkomendasikan untuk mengeksplorasi dampak operasional jangka panjang dan kepuasan penumpang setelah peningkatan tersebut, serta meneliti integrasi peningkatan layanan tambahan dan koneksi multimodal untuk meningkatkan kinerja kereta urban di Jawa Timur.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak jangka panjang peningkatan layanan terhadap kepuasan penumpang dan operasional kereta. Selain itu, penelitian dapat mengkaji integrasi sistem transportasi multimodal untuk meningkatkan koneksi antar moda di Jawa Timur. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model prediksi permintaan penumpang yang lebih akurat untuk memandu perencanaan peningkatan layanan kereta secara berkelanjutan.

Read online
File size527.85 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test