PUBLICASCIENTIFICSOLUTIONPUBLICASCIENTIFICSOLUTION

Jurnal Teknik IndonesiaJurnal Teknik Indonesia

Studi ini menganalisis permintaan air bersih di daerah semi-arid yang mengalami keterbatasan akses karena tidak adanya jaringan pipa air yang memadai. Untuk merancang proyek pipa air bersih yang efektif dan berkelanjutan, diperlukan data dasar untuk perencanaan teknis dan pengambilan keputusan investasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis permintaan air bersih berdasarkan proyeksi pertumbuhan populasi dan standar konsumsi air rumah tangga. Metode melibatkan proyeksi populasi menggunakan model pertumbuhan geometris dan estimasi permintaan air berdasarkan standar pemerintah, dengan asumsi konsumsi per kapita sebesar 60 liter per hari. Analisis mencakup periode 2024 hingga 2039. Hasil menunjukkan bahwa populasi Desa Watudiran diperkirakan meningkat dari 1.871 orang pada 2024 menjadi 2.559 orang pada 2039. Berdasarkan asumsi ini, permintaan air harian rata-rata akan mencapai 153.522 liter pada akhir periode proyeksi. Aliran puncak diperkirakan sebesar 3,56 liter per detik, dengan faktor puncak 2,0. Temuan ini memberikan dasar kuantitatif untuk merancang sistem distribusi air bersih desa dan menjadi referensi penting untuk perencanaan infrastruktur pedesaan.

Penelitian ini dilakukan untuk memperkirakan permintaan air bersih di Desa Watudiran sebagai dasar perencanaan infrastruktur air yang terukur dan berkelanjutan.Hasil menunjukkan bahwa populasi desa akan meningkat dari 1.559 orang pada 2039, dengan tingkat pertumbuhan tahunan 2,11%.Berdasarkan standar konsumsi air rumah tangga nasional sebesar 60 liter per kapita per hari, permintaan air bersih harian total akan meningkat dari 112.Dengan menggunakan faktor puncak 2,0, ini setara dengan kebutuhan aliran puncak sebesar 3,56 liter per detik, yang akan menjadi dasar perancangan sistem distribusi air bersih desa.Studi ini memberikan wawasan berharga untuk pengembangan infrastruktur air di daerah semi-arid pedesaan, khususnya di wilayah yang menghadapi tantangan manajemen sumber daya air.Penelitian masa depan dapat mengembangkan hasil ini dengan mempertimbangkan faktor tambahan seperti variasi musiman permintaan air, dampak perubahan iklim, dan integrasi sumber air terbarukan untuk meningkatkan keberlanjutan dan ketahanan sistem air di wilayah serupa.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak perubahan iklim terhadap ketersediaan air di daerah semi-arid seperti Watudiran Village, dengan menganalisis potensi penurunan curah hujan dan penguapan yang memengaruhi pasokan air. Selain itu, studi tentang integrasi sumber air terbarukan, seperti pengumpulan air hujan atau penggunaan air limbah yang diolah, bisa menjadi arah penelitian untuk meningkatkan ketahanan sistem distribusi air di desa tersebut. Penelitian juga dapat mengevaluasi faktor sosial-ekonomi, seperti tingkat kesadaran masyarakat terhadap penghematan air atau kebijakan pemerintah daerah, untuk mengidentifikasi hambatan dan peluang dalam pengembangan infrastruktur air bersih secara berkelanjutan.

  1. DOMESTIC DEMAND ANALYSIS FOR THE AVAILABILITY OF CLEAN WATER AT MAULAFA DISTRICT | Jurnal Teknik Sipil.... doi.org/10.28932/jts.v18i2.3911DOMESTIC DEMAND ANALYSIS FOR THE AVAILABILITY OF CLEAN WATER AT MAULAFA DISTRICT Jurnal Teknik Sipil doi 10 28932 jts v18i2 3911
Read online
File size598.2 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test