ENDLESS JOURNALENDLESS JOURNAL
ENDLESS: INTERNATIONAL JOURNAL OF FUTURE STUDIESENDLESS: INTERNATIONAL JOURNAL OF FUTURE STUDIESPenelitian ini mengkaji kebijakan manajemen bencana melalui lensa administrasi publik dengan mensintesis temuan dari literatur ilmiah yang ada. Menggunakan pendekatan tinjauan literatur terstruktur, artikel ini secara sistematis menganalisis studi‑studi yang dipublikasikan di jurnal internasional mengenai kebijakan manajemen bencana. Kajian menyoroti bagaimana kapasitas administratif, struktur institusional, dan mekanisme tata kelola memengaruhi efektivitas kebijakan, serta mengidentifikasi tantangan seperti fragmentasi pemerintahan, keterbatasan kapasitas birokrasi, dan mekanisme akuntabilitas yang lemah. Dari perspektif administrasi publik, kebijakan manajemen bencana bukan sekadar instrumen teknis melainkan cerminan sistem administratif dan politik yang lebih luas, dengan penekanan pada tata kelola adaptif dan pembelajaran institusional untuk meningkatkan ketahanan kebijakan dalam konteks bencana.
Studi ini menunjukkan bahwa kebijakan manajemen bencana tidak dapat dievaluasi secara efektif tanpa memperhatikan sistem administrasi publik dan tata kelola.kapasitas administratif serta desain institusional menentukan kinerja kebijakan di semua fase bencana.Fragmentasi tata kelola dan koordinasi antar‑pemerintah yang lemah terus menghambat implementasi dan menunda respons kolektif.Kebijakan yang terlalu mengandalkan pendekatan teknokratis mengabaikan kompleksitas realitas administratif, sehingga pentingnya pembelajaran institusional dan mekanisme akuntabilitas untuk keberlanjutan dan ketahanan jangka panjang kebijakan.
Bagaimana perbandingan efektivitas kebijakan manajemen bencana antara negara dengan struktur pemerintahan terpusat dan terdesentralisasi dapat dijelaskan melalui kapasitas administratif masing‑masing? Bagaimana proses pembelajaran institusional dalam organisasi publik selama siklus bencana dapat diukur dan apa mekanisme yang memungkinkan pengintegrasian pelajaran dari bencana sebelumnya ke dalam kebijakan yang berkelanjutan? Bagaimana pengembangan kerangka kerja hibrida yang menggabungkan teori administrasi publik dengan pendekatan teknokratis dapat meningkatkan fleksibilitas dan akuntabilitas kebijakan pada situasi darurat? Apakah penggunaan metode partisipatif dengan melibatkan pemangku kepentingan non‑negara dapat memperkuat koordinasi inter‑lembaga dan mengurangi fragmentasi tata kelola dalam penanggulangan bencana?.
| File size | 414.91 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
ENDLESS JOURNALENDLESS JOURNAL Infrastruktur telekomunikasi, khususnya langganan broadband tetap, memberikan dampak parsial positif terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan langgananInfrastruktur telekomunikasi, khususnya langganan broadband tetap, memberikan dampak parsial positif terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan langganan
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Penelitian ini memperkaya studi tata pemerintahan lokal di Papua dengan menyoroti kesenjangan antara tanggung jawab formal Kepala Distrik dan implementasiPenelitian ini memperkaya studi tata pemerintahan lokal di Papua dengan menyoroti kesenjangan antara tanggung jawab formal Kepala Distrik dan implementasi
DINASTIREVDINASTIREV Kebijakan yang diusulkan bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons dalam penanggulangan bencana alam, meminimalkan risiko dan kerugian yangKebijakan yang diusulkan bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons dalam penanggulangan bencana alam, meminimalkan risiko dan kerugian yang
YANAYANA Penelitian ini membahas peran keterampilan public speaking dalam meningkatkan efektivitas presentasi akademik pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Penelitian ini membahas peran keterampilan public speaking dalam meningkatkan efektivitas presentasi akademik pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis,
YANAYANA Oleh karena itu, disarankan agar guru terus berinovasi dalam metode dan strategi pengajaran sesuai kebutuhan siswa, serta membangun budaya kolaborasi untukOleh karena itu, disarankan agar guru terus berinovasi dalam metode dan strategi pengajaran sesuai kebutuhan siswa, serta membangun budaya kolaborasi untuk
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN The analysis technique used to answer the hypothesis was inferential analysis with Partial Least Squares (PLS). This study found that emotional labor hadThe analysis technique used to answer the hypothesis was inferential analysis with Partial Least Squares (PLS). This study found that emotional labor had
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Keterbatasan: Penelitian ini terbatas pada ruang lingkup Pemerintah Kota X; oleh karena itu, temuan tidak dapat digeneralisasi ke daerah lain. Kontribusi:Keterbatasan: Penelitian ini terbatas pada ruang lingkup Pemerintah Kota X; oleh karena itu, temuan tidak dapat digeneralisasi ke daerah lain. Kontribusi:
STIAP JEMBERSTIAP JEMBER Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam karakteristik spiritual leadership yang diterapkan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, untukPenelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam karakteristik spiritual leadership yang diterapkan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, untuk
Useful /
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN The results obtained in this study indicate that work-life balance affects employee engagement, perceived organization also affects employee engagement,The results obtained in this study indicate that work-life balance affects employee engagement, perceived organization also affects employee engagement,
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Pariwisata berkelanjutan, menurut United Nations World Tourism Organization (UNWTO, 2018), mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan gunaPariwisata berkelanjutan, menurut United Nations World Tourism Organization (UNWTO, 2018), mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan guna
ESDMESDM Kajian ini mengeksplorasi hubungan antara deformasi tektonik, proses pelapukan, dan mineralisasi, dengan fokus pada sektor Rantedoda. Analisis geomorfikKajian ini mengeksplorasi hubungan antara deformasi tektonik, proses pelapukan, dan mineralisasi, dengan fokus pada sektor Rantedoda. Analisis geomorfik
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Hal ini disebabkan oleh kinerja pelaksana kebijakan yang suboptimal, yang ditandai dengan pelaksanaan sosialisasi yang terbatas, keterbatasan jangkauanHal ini disebabkan oleh kinerja pelaksana kebijakan yang suboptimal, yang ditandai dengan pelaksanaan sosialisasi yang terbatas, keterbatasan jangkauan