PUBLICASCIENTIFICSOLUTIONPUBLICASCIENTIFICSOLUTION

Jurnal Teknik IndonesiaJurnal Teknik Indonesia

Pengembangan infrastruktur drainase memiliki peran penting dalam mendukung kualitas lingkungan perkotaan dan mencegah genangan serta banjir. Namun, proyek konstruksi sering mengalami keterlambatan yang menghambat kinerja infrastruktur. Dalam proyek konstruksi saluran drainase di Jalan Letjend Suprapto dan Jalan Menur, Kabupaten Ponorogo, terjadi penyimpangan progres sebesar −30,26% pada minggu kedelapan, menunjukkan kebutuhan strategi percepatan yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efek penerapan metode Trade-Off Cost–Time (TCTO) terhadap percepatan waktu proyek dan perubahan biaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis perencanaan jaringan menggunakan Microsoft Project untuk mengidentifikasi jalur kritis, diikuti oleh analisis pengurangan waktu melalui penambahan shift kerja dan perhitungan kemiringan biaya menggunakan metode TCTO. Hasil menunjukkan bahwa durasi proyek dapat dikurangi dari 65 hari menjadi 60 hari dengan menerapkan sistem kerja dua shift. Percepatan ini menyebabkan kenaikan biaya langsung dari IDR 2.390.347.251,56 menjadi IDR 2.411.296.170,48. Metode TCTO terbukti efektif dalam mempercepat durasi proyek dengan biaya tambahan yang terkelola, sehingga menjadi solusi yang layak untuk mengatasi keterlambatan dalam proyek konstruksi drainase.

Penelitian ini menganalisis penerapan metode Trade Cost Trade Off (TCTO) untuk mempercepat proyek konstruksi saluran drainase di Jalan Letjend Suprapto dan Jalan Menur, Kabupaten Ponorogo.Dengan menerapkan sistem kerja dua shift dan mengidentifikasi aktivitas jalur kritis, durasi proyek berhasil dikurangi dari 65 hari menjadi 60 hari.Biaya langsung setelah percepatan mencapai IDR 2.Hasil ini menunjukkan bahwa metode TCTO dapat menjadi pendekatan efektif untuk mengurangi durasi proyek dengan biaya tambahan yang terkelola.Meskipun efisiensi waktu dan biaya dicapai melalui percepatan proyek, penting untuk memastikan standar kualitas tidak dikompromikan.Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengintegrasikan sistem manajemen kontrol kualitas selama pelaksanaan proyek yang dipercepat.Penelitian masa depan juga dapat mengeksplorasi dampak strategi percepatan terhadap keselamatan pekerja, kinerja peralatan, dan hasil pemeliharaan jangka panjang untuk memastikan evaluasi proyek yang lebih komprehensif.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak strategi percepatan terhadap keselamatan pekerja dan kinerja peralatan konstruksi, terutama dalam konteks proyek drainase. Selain itu, penting untuk mengevaluasi efek jangka panjang dari percepatan proyek terhadap keandalan infrastruktur drainase dan kelayakan ekonomi jangka panjang. Penelitian juga dapat mengkaji integrasi teknologi digital, seperti pemantauan real-time atau manajemen risiko berbasis data, untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan proyek konstruksi drainase di daerah rawan banjir.

  1. Design of Drainage Downspouts Systems over a Road Embankment. design drainage downspouts systems road... doi.org/10.3390/w15203529Design of Drainage Downspouts Systems over a Road Embankment design drainage downspouts systems road doi 10 3390 w15203529
Read online
File size432.94 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test