UNMUH BABELUNMUH BABEL
Jurnal Aspirasi Teknik SipilJurnal Aspirasi Teknik SipilPemadatan tanah merupakan salah satu tahapan penting dalam pekerjaan konstruksi, terutama pada proyek-proyek yang memerlukan kestabilan struktur jangka panjang. Proses pemadatan bertujuan untuk meningkatkan densitas tanah, sehingga tanah mampu menahan beban tanpa mengalami penurunan yang berlebihan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan proses pemadatan tanah sebagai material timbunan pada proyek pengembangan kawasan industri di Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui kombinasi antara uji laboratorium Proctor standar dan evaluasi lapangan menggunakan metode sand cone. Sampel tanah diambil langsung dari lokasi proyek, kemudian diuji di laboratorium untuk menentukan berat volume kering maksimum (γdmax) dan kadar air optimum (wopt). Hasil uji laboratorium menunjukkan γdmax sebesar 1,69 gr/cm³ dan wopt sebesar 28,80%. Selanjutnya, pengujian sand cone dilakukan di delapan titik lapangan setelah proses pemadatan selesai. Hasilnya menunjukkan bahwa derajat kepadatan tanah berada antara 77,8% hingga 90,4%, di bawah standar teknis minimum sebesar 95%. Ketidaksesuaian ini disebabkan oleh kadar air yang melebihi kadar optimum serta kurangnya kontrol dalam pelaksanaan teknis lapangan. Penelitian ini menunjukkan pentingnya sinkronisasi antara hasil laboratorium dan implementasi lapangan. Evaluasi ini memberikan rekomendasi penting terkait pengendalian kadar air, pemilihan alat yang sesuai, dan pelatihan operator dalam rangka meningkatkan kualitas pemadatan tanah pada proyek konstruksi serupa di masa depan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pemadatan tanah yang diterapkan pada proyek pengembangan kawasan industri di Sulawesi Tenggara belum mencapai tingkat kepadatan yang disyaratkan, yaitu minimal 95% dari hasil uji Proctor standar.Seluruh titik pengujian di lapangan menghasilkan derajat kepadatan di bawah ambang batas tersebut, dengan nilai tertinggi sebesar 90,4%.Penyebab utama kegagalan pencapaian kepadatan optimal adalah kadar air tanah saat proses pemadatan yang tidak berada dalam rentang optimum, sehingga mengurangi efektivitas pemadatan meskipun telah dilakukan dengan alat berat.Selain itu, ketidakteraturan dalam pelaksanaan lapangan turut berkontribusi terhadap hasil yang kurang memuaskan.Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan serangkaian tindakan perbaikan yang terarah dan sistematis.Hasil penelitian ini menjadi masukan berharga bagi perencana dan pelaksana konstruksi dalam meningkatkan kualitas pekerjaan tanah secara berkelanjutan.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh jenis alat pemadat yang berbeda terhadap karakteristik pemadatan tanah, dengan mempertimbangkan variasi jenis tanah dan kondisi lapangan yang berbeda pula. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pemilihan alat yang paling efektif untuk mencapai kepadatan yang optimal. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode pengendalian kadar air tanah yang lebih adaptif terhadap kondisi lingkungan yang dinamis, misalnya dengan memanfaatkan teknologi sensor kelembaban tanah secara real-time untuk mengoptimalkan proses penyiraman atau pengeringan. Ketiga, penting untuk meneliti efektivitas penerapan teknik pemadatan alternatif, seperti penggunaan vibratory roller dengan frekuensi dan amplitudo yang bervariasi, atau teknik pre-compaction untuk meningkatkan daya dukung tanah sebelum konstruksi bangunan dilakukan. Kombinasi dari ketiga saran ini diharapkan dapat menghasilkan strategi pemadatan tanah yang lebih efisien, efektif, dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan umur layan infrastruktur yang dibangun di atasnya.
- Journal of Forest Science: The impacts of ground-based logging equipment on forest soil. journal forest... doi.org/10.17221/76/2013-jfsJournal of Forest Science The impacts of ground based logging equipment on forest soil journal forest doi 10 17221 76 2013 jfs
- Soil Compaction and Classification Analysis for Enhanced Load-Bearing Capacity in Construction | European... ejtas.com/index.php/journal/article/view/1396Soil Compaction and Classification Analysis for Enhanced Load Bearing Capacity in Construction European ejtas index php journal article view 1396
- Model test study on the effect of dynamic compaction under low water content | PLOS One. model test study... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0253981Model test study on the effect of dynamic compaction under low water content PLOS One model test study journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0253981
| File size | 346.65 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) siswa MTSNTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) siswa MTSN
STIEJBSTIEJB Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi padi di Indonesia. Peningkatan luas lahan sebesar 1 persenHasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi padi di Indonesia. Peningkatan luas lahan sebesar 1 persen
MALAHAYATIMALAHAYATI Air sumur, yang merupakan sumber air tanah dangkal, paling rentan tercemar apabila terjadi rembesan lindi. Hal ini dapat menimbulkan risiko kesehatan bagiAir sumur, yang merupakan sumber air tanah dangkal, paling rentan tercemar apabila terjadi rembesan lindi. Hal ini dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi
PELITABANGSAPELITABANGSA Banjir sering terjadi di wilayah dataran rendah seperti Perumahan Griya Bagasasi, sementara kurangnya sistem pemantauan ketinggian air secara real-timeBanjir sering terjadi di wilayah dataran rendah seperti Perumahan Griya Bagasasi, sementara kurangnya sistem pemantauan ketinggian air secara real-time
UNUHAUNUHA Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis, dapat disimpulkan bahwa penggunaan POC (Pupuk Organik Cair) dari tauge dengan dosis 20 ml per 1 liter air secaraBerdasarkan hasil pengamatan dan analisis, dapat disimpulkan bahwa penggunaan POC (Pupuk Organik Cair) dari tauge dengan dosis 20 ml per 1 liter air secara
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Saran yang dapat diberikan oleh penulis kepada manajemen Siloam Hospitals Purwakarta yaitu sebaiknya rumah sakit memiki sistem informasi yang lebih modernSaran yang dapat diberikan oleh penulis kepada manajemen Siloam Hospitals Purwakarta yaitu sebaiknya rumah sakit memiki sistem informasi yang lebih modern
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Hal ini berpengaruh pada perubahan Kota pesisir yang dinamis dan dapat dijadikan untuk mitigasi bencana. Pertimbangan penentuan lokasi dermaga setelahHal ini berpengaruh pada perubahan Kota pesisir yang dinamis dan dapat dijadikan untuk mitigasi bencana. Pertimbangan penentuan lokasi dermaga setelah
UPSUPS Penyaluran gas buang (Exhaust Muffler) dari Motor Pembakaran Dalam/Internal Combustion Engines, ke lingkungan berproses dari pemasukan campuran fluidaPenyaluran gas buang (Exhaust Muffler) dari Motor Pembakaran Dalam/Internal Combustion Engines, ke lingkungan berproses dari pemasukan campuran fluida
Useful /
UNMUH BABELUNMUH BABEL Namun, ketika kedua bahan dicampur (FA 15% ASP 5%), nilai berat jenis menurun menjadi 2,556. Hal ini menunjukkan bahwa ASP yang lebih ringan mampu menetralkanNamun, ketika kedua bahan dicampur (FA 15% ASP 5%), nilai berat jenis menurun menjadi 2,556. Hal ini menunjukkan bahwa ASP yang lebih ringan mampu menetralkan
UNMUH BABELUNMUH BABEL Hasil perhitungan menunjukkan bahwa daya dukung izin tanah sebesar 49,544.05 kg lebih besar daripada tegangan yang terjadi, sehingga desain revisi iniHasil perhitungan menunjukkan bahwa daya dukung izin tanah sebesar 49,544.05 kg lebih besar daripada tegangan yang terjadi, sehingga desain revisi ini
MALAHAYATIMALAHAYATI Limbah padat non medis (domestik) rumah sakit, meskipun tidak tergolong berbahaya, dapat menjadi sumber pencemaran lingkungan dan penularan penyakit jikaLimbah padat non medis (domestik) rumah sakit, meskipun tidak tergolong berbahaya, dapat menjadi sumber pencemaran lingkungan dan penularan penyakit jika
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Peningkatan pemahaman sebesar 4% menunjukkan perbaikan signifikan dalam memahami regulasi K3 dan tanggung jawab hukum. Siswa menunjukkan kesadaran yangPeningkatan pemahaman sebesar 4% menunjukkan perbaikan signifikan dalam memahami regulasi K3 dan tanggung jawab hukum. Siswa menunjukkan kesadaran yang