PELITABANGSAPELITABANGSA
Pelita TeknologiPelita TeknologiKabupaten Bekasi, selain menjadi salah satu kota industri terbesar di Indonesia, juga merupakan wilayah yang mengalami pertumbuhan penduduk dan pembangunan ekonomi yang pesat dalam mendukung berbagai kebutuhan, termasuk fasilitas pendidikan. Tujuan dari perancangan ini adalah menghasilkan desain gedung perkuliahan bertingkat menggunakan beton bertulang sesuai kondisi lingkungan di Kabupaten Bekasi melalui pendekatan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Dengan metode perancangan berdasarkan SNI 2019, pemodelan struktur menggunakan program SAP2000, serta analisis rencana penulangan menggunakan Microsoft Excel. Hasil analisis menunjukkan bahwa elemen struktur bangunan yang direncanakan mampu menahan berbagai gaya dengan perpindahan yang masih berada dalam batas aman. Dalam memahami perancangan bangunan, peranannya sangat penting, sehingga penerapan bangunan bertingkat di lahan bekas sawah seperti di Kabupaten Bekasi dapat dilakukan. Oleh karena itu, diharapkan perancangan ini dapat menjadi referensi bagi instansi pemerintah terkait, pembaca, serta peneliti selanjutnya.
Wilayah Kabupaten Bekasi dikategorikan sebagai area dengan risiko gempa tinggi (kategori IV) dan berada pada tanah tipe D (tanah sedang), sehingga diperlukan analisis struktural yang mendalam untuk memastikan keamanan, kestabilan, dan kenyamanan bangunan.Dimensi elemen struktur seperti pelat, balok, kolom, dan dinding struktural telah direncanakan secara optimal dan ekonomis serta memenuhi standar keselamatan menurut SNI 2019.Rencana penulangan untuk semua elemen struktur telah dianalisis berdasarkan output gaya dari SAP2000 dan memenuhi ketentuan keamanan, baik untuk tulangan longitudinal maupun transversal.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas sistem SRPMK pada kondisi tanah lunak bekas lahan sawah, dengan membandingkan kinerja struktural terhadap gempa menggunakan model dinamis canggih seperti analisis time history untuk mengevaluasi perilaku bangunan secara lebih realistis. Kedua, perlu dikaji penggunaan material beton ringan atau komposit pada elemen struktur gedung perkuliahan di daerah berisiko gempa tinggi seperti Bekasi, untuk mengurangi beban mati total dan memengaruhi respons dinamis struktur, agar didapatkan solusi yang lebih efisien dan tahan gempa. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang integrasi desain struktural dengan aspek keberlanjutan, seperti mempertimbangkan efek dari sistem atap hijau atau panel surya terhadap pembebanan dan kekakuan bangunan, guna menyediakan rekomendasi desain komprehensif yang tidak hanya kuat secara struktural namun juga ramah lingkungan dan fungsional bagi kebutuhan akademik jangka panjang.
| File size | 421.74 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
ITENASITENAS Pengujian sifat mekanik dilakukan untuk mengetahui pemenuhan kualitas produk berdasarkan SNI. Sementara, biaya bahan baku dievaluasi berdasarkan hargaPengujian sifat mekanik dilakukan untuk mengetahui pemenuhan kualitas produk berdasarkan SNI. Sementara, biaya bahan baku dievaluasi berdasarkan harga
TEKNOKESTEKNOKES Secara keseluruhan, hasil ini mengonfirmasi ketangguhan integrasi perangkat keras-firmware dan mengonfirmasi kecocokan sistem untuk implementasi dalamSecara keseluruhan, hasil ini mengonfirmasi ketangguhan integrasi perangkat keras-firmware dan mengonfirmasi kecocokan sistem untuk implementasi dalam
ITENASITENAS Penelitian ini bertujuan untuk mengukur jejak karbon yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor di dalam lingkungan universitas. Dengan menggunakan metodePenelitian ini bertujuan untuk mengukur jejak karbon yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor di dalam lingkungan universitas. Dengan menggunakan metode
ITENASITENAS Kinerja fermentasi dan produksi biogas dipengaruhi oleh perubahan pH dan suhu. Kecepatan fermentasi menunjukkan peningkatan pada awal proses, tetapi cenderungKinerja fermentasi dan produksi biogas dipengaruhi oleh perubahan pH dan suhu. Kecepatan fermentasi menunjukkan peningkatan pada awal proses, tetapi cenderung
ITENASITENAS Kenyamanan termal dan kualitas udara dalam ruang merupakan faktor penting yang memberikan dampak bagi produktivitas penghuni, tidak terlepas bagi bangunanKenyamanan termal dan kualitas udara dalam ruang merupakan faktor penting yang memberikan dampak bagi produktivitas penghuni, tidak terlepas bagi bangunan
MAHARDIKAMAHARDIKA The purpose of this study was to analyze the relationship between ventilation and waste management with the incidence of ARI in Banjarsari Wetan VillageThe purpose of this study was to analyze the relationship between ventilation and waste management with the incidence of ARI in Banjarsari Wetan Village
SMUJOSMUJO Pada Clypeola lappacea, perbedaan signifikan teramati pada abnormalitas biji dan serbuk sari, persentase sterilitas serbuk sari, serta konsentrasi morinPada Clypeola lappacea, perbedaan signifikan teramati pada abnormalitas biji dan serbuk sari, persentase sterilitas serbuk sari, serta konsentrasi morin
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Salah satu tahapan pengelolaan kualitas udara adalah dengan pemantauan. Pemantauan kualitas udara memiliki beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan karenaSalah satu tahapan pengelolaan kualitas udara adalah dengan pemantauan. Pemantauan kualitas udara memiliki beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan karena
Useful /
UNTARUNTAR Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, serta pencatatan aktivitas proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letakPengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, serta pencatatan aktivitas proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak
RISETPRESSRISETPRESS Studi ini, yang bergerak melampaui debat kebijakan konvensional untuk mengatasi masalah dalam implementasi kebijakan, menggunakan Teori Kebijakan SosialStudi ini, yang bergerak melampaui debat kebijakan konvensional untuk mengatasi masalah dalam implementasi kebijakan, menggunakan Teori Kebijakan Sosial
UVAYABJMUVAYABJM Penerapan Pasal 56 KUHAP dalam praktik penegakan hukum masih lemah dan tidak konsisten, dengan banyak pemeriksaan di kepolisian dan kejaksaan yang dilakukanPenerapan Pasal 56 KUHAP dalam praktik penegakan hukum masih lemah dan tidak konsisten, dengan banyak pemeriksaan di kepolisian dan kejaksaan yang dilakukan
UVAYABJMUVAYABJM Analisis data dengan menggunakan interactive model. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas hasil foto siswa dalam penguasaan teknik sudutAnalisis data dengan menggunakan interactive model. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas hasil foto siswa dalam penguasaan teknik sudut