MEDANRESOURCECENTERMEDANRESOURCECENTER

Islam & Contemporary IssuesIslam & Contemporary Issues

Penelitian ini mengeksplorasi makna filosofis dan moral dari larangan incest sebagaimana dinyatakan dalam Q.S. An-Nisa ayat 23 melalui perspektif Tafsir Mafatih al-Ghaib karya Fakhruddin al-Razi. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi pemahaman ayat tersebut agar relevan dengan diskursus hukum keluarga Islam kontemporer. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan, menggunakan Al-Quran dan Mafatih al-Ghaib sebagai sumber primer, serta buku, jurnal, dan penelitian sebelumnya sebagai sumber sekunder. Analisis data dilakukan melalui analisis isi dan interpretasi teks untuk memahami alasan filosofis di balik tafsir al-Razi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Razi menekankan empat tujuan utama di balik larangan incest: menjaga kehormatan keluarga, melindungi kesejahteraan psikologis, menjaga kejelasan garis keturunan, dan memelihara harmoni sosial. Tafsir al-Razi juga mengungkapkan bahwa larangan ini berfungsi sebagai pencegahan terhadap degradasi moral, penyalahgunaan kekuasaan dalam keluarga, dan risiko biologis dari perkawinan sedarah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tafsir rasional-filosofis al-Razi sangat relevan untuk konteks modern dan harus diintegrasikan ke dalam pendidikan agama dan diskusi publik. Integrasi tafsir reflektif ini dalam kurikulum pendidikan dapat memperkuat kesadaran moral, mempromosikan struktur keluarga yang sehat, dan mengatasi tantangan etika seksual kontemporer.

Kajian ini mengungkap bahwa pelarangan incest dalam Q.An-Nisa ayat 23, sebagaimana ditafsirkan oleh Fakhruddin al-Razi dalam Mafatih al-Ghaib, memiliki jangkauan makna yang luas dan mendalam, melampaui kerangka fikih formal semata.Al-Razi menafsirkan larangan tersebut sebagai upaya integral untuk melindungi kesucian hubungan kekeluargaan, mencegah penyalahgunaan kekuasaan dalam lingkup rumah tangga, menjaga kejelasan nasab, memelihara stabilitas psikologis anggota keluarga, serta menghindarkan dampak biologis negatif pada keturunan.Lebih jauh, ia menambahkan dimensi spiritual berupa pengendalian hawa nafsu dan ketaatan penuh kepada perintah Allah, sehingga larangan ini memiliki nilai ganda.sebagai instrumen hukum dan sebagai sarana pembinaan moral.Tafsir ini memberikan pijakan bagi pembacaan Al-Quran yang kontekstual, reflektif, dan relevan dalam menjawab tantangan degradasi moral di era modern, sekaligus menegaskan urgensi pendekatan tafsir filosofis sebagai medium pendidikan nilai dan pembentukan kesadaran sosial.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi perbandingan dengan karya mufasir lain seperti al-Qurthubi dan Ibn Katsir untuk mendapatkan perspektif komplementer. Selain itu, studi lapangan mengenai persepsi masyarakat terhadap larangan incest dapat menjadi dasar perumusan strategi dakwah yang lebih efektif. Implementasi pendekatan tafsir filosofis al-Razi dalam kurikulum pendidikan Islam, terutama pada materi hukum keluarga, dapat membantu menanamkan nilai-nilai seperti kesucian hubungan, keadilan, pengendalian diri, dan kejelasan nasab sejak dini. Hal ini dapat dilakukan melalui pembelajaran fikih yang disertai refleksi filosofis, pelatihan bagi guru agama, dan program penyuluhan keluarga di masyarakat yang mengedepankan etika dan perlindungan anak. Dengan demikian, tafsir dapat bertransformasi menjadi panduan praktis yang memengaruhi perilaku, membentuk kesadaran kolektif, dan memperkuat peradaban yang berlandaskan nilai-nilai luhur Islam.

  1. Potret Tafsir Era Modern – Kontemporer; Karakteristik, Kecenderungan, Dan Validitas | Madania:... doi.org/10.24014/JIIK.V13I2.22122Potret Tafsir Era Modern Ae Kontemporer Karakteristik Kecenderungan Dan Validitas Madania doi 10 24014 JIIK V13I2 22122
  2. Analytical Methods in Quality Control of Scientific Publications. analytical methods quality control... scirp.org/journal/paperinformation?paperid=20058Analytical Methods in Quality Control of Scientific Publications analytical methods quality control scirp journal paperinformation paperid 20058
  3. PEMAHAMAN HADITS BERBASIS PENDEKATAN SOSIOLOGI (Pemaknaan Ulang Mahram Terhadap Pendampingan Wanita dalam... doi.org/10.55606/ay.v4i1.24PEMAHAMAN HADITS BERBASIS PENDEKATAN SOSIOLOGI Pemaknaan Ulang Mahram Terhadap Pendampingan Wanita dalam doi 10 55606 ay v4i1 24
Read online
File size324.97 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test