URINDOURINDO
Jurnal Bidang Ilmu KesehatanJurnal Bidang Ilmu KesehatanKontrasepsi implant merupakan salah satu metode efektif untuk mencegah kehamilan, namun tingkat penggunaannya di masyarakat masih rendah. Data LKRI tahun 2023 urutan ke 3 dengan persentase 6,2%. Di wilayah kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim tahun 2024 jumlah akseptor implant hanya 5,3% dan pada awal tahun 2025 hanya 2,7% lebih rendah dibandingkan kontrasepsi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, paritas, dan dukungan suami dengan pemakaian kontrasepsi implant di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh KB aktif Puskesmas Sukarami Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim, jumlah sampel sebanyak 82 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling Accidental Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur untuk mengukur variabel pengetahuan, paritas, dukungan suami, serta pemakaian kontrasepsi implant. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,000), paritas (p=0,002), dan dukungan suami (p=0,002) dengan pemakaian kontrasepsi implan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengetahuan, paritas, dan dukungan suami berperan penting dalam menentukan minat ibu terhadap pemakaian kontrasepsi implant.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa keputusan ibu dalam menggunakan kontrasepsi implant di Puskesmas Sukarami pada tahun 2025 sangat dipengaruhi oleh tiga faktor utama.Pengujian statistik menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut secara signifikan berhubungan dengan pemakaian kontrasepsi implant.Secara terpisah, pengetahuan memiliki signifikansi tertinggi (p=0,000), diikuti oleh paritas dan dukungan suami (keduanya p=0,002), menegaskan peran penting masing-masing variabel dalam pilihan kontrasepsi.
Mengingat rendahnya minat ibu terhadap kontrasepsi implant dan adanya korelasi kuat dengan pengetahuan, paritas, dan dukungan suami, penelitian lanjutan perlu didesain untuk menyelami lebih dalam aspek-aspek tersebut. Pertama, studi kualitatif atau mixed-methods dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam persepsi, pengalaman, dan hambatan spesifik yang dihadapi ibu dan suami dalam memilih kontrasepsi implant di wilayah Puskesmas Sukarami, melampaui sekadar korelasi statistik yang sudah ditemukan. Ini akan membantu mengidentifikasi nuansa sosial, budaya, dan pribadi yang mungkin tidak terdeteksi oleh pendekatan kuantitatif. Selanjutnya, dengan fokus pada peran penting pengetahuan, penelitian intervensi sangat dibutuhkan untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi kesehatan yang inovatif dan terstruktur, khususnya yang melibatkan komunikasi langsung dan materi informatif yang mudah diakses, dalam meningkatkan pemahaman ibu tentang manfaat serta prosedur kontrasepsi implant. Apakah edukasi yang ditargetkan mampu secara signifikan mengubah perilaku penggunaan? Terakhir, mengingat signifikansi dukungan suami, studi dapat diarahkan untuk menguji model intervensi yang melibatkan pasangan secara aktif dalam sesi konseling keluarga berencana. Pertanyaan penelitian bisa mencakup: Sejauh mana konseling berpasangan dapat meningkatkan dukungan suami dan pada akhirnya minat ibu untuk menggunakan kontrasepsi implant, serta apa saja faktor penentu keberhasilan implementasi program semacam itu? Penelitian-penelitian ini akan memberikan landasan yang lebih kokoh untuk pengembangan strategi peningkatan penggunaan kontrasepsi implant yang lebih tepat sasaran.
| File size | 321.98 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
IJHPIJHP Pasien hemodialisis memiliki tingkat rawat inap berulang yang tinggi, yang tidak hanya meningkatkan morbiditas dan mortalitas tetapi juga menimbulkan bebanPasien hemodialisis memiliki tingkat rawat inap berulang yang tinggi, yang tidak hanya meningkatkan morbiditas dan mortalitas tetapi juga menimbulkan beban
URINDOURINDO Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita, terutama di negara berkembang termasukInfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita, terutama di negara berkembang termasuk
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan persepsi generasi muda Laut Dendang dan sekitarnya berkorelasi signifikan dalam upaya pencegahan infeksiHasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan persepsi generasi muda Laut Dendang dan sekitarnya berkorelasi signifikan dalam upaya pencegahan infeksi
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi asuhan nifas dini melalui integrasi personal hygiene dan perawatan luka perineum yang terstruktur secaraPenelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi asuhan nifas dini melalui integrasi personal hygiene dan perawatan luka perineum yang terstruktur secara
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Cara paling efektif untuk mencegah kanker serviks adalah melalui deteksi dini dengan tes Pap smear atau tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA-Test).Cara paling efektif untuk mencegah kanker serviks adalah melalui deteksi dini dengan tes Pap smear atau tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA-Test).
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Berdasarkan hasil penelitian ada pengaruh faktor komunikasi, perilaku, disiplin dan faktor kemampuan Kepala Ruagan terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan.Berdasarkan hasil penelitian ada pengaruh faktor komunikasi, perilaku, disiplin dan faktor kemampuan Kepala Ruagan terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan.
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Status gizi adalah suatu keadaan dimana kesehatan tubuh sebagai akibat dari konsumsi, penyerapan zat gizi dan penggunaan zat-zat gizi yang akan berdampakStatus gizi adalah suatu keadaan dimana kesehatan tubuh sebagai akibat dari konsumsi, penyerapan zat gizi dan penggunaan zat-zat gizi yang akan berdampak
JQWHJQWH Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup, yaitu 25 responden (56,8%), sebagian besar responden memiliki persepsi negatif,Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup, yaitu 25 responden (56,8%), sebagian besar responden memiliki persepsi negatif,
Useful /
URINDOURINDO Temuan ini menegaskan bahwa akupunktur secara efektif meredakan sefalgia dengan menargetkan patologi dasar sindrom Liver Fire melalui mekanisme penurunanTemuan ini menegaskan bahwa akupunktur secara efektif meredakan sefalgia dengan menargetkan patologi dasar sindrom Liver Fire melalui mekanisme penurunan
JQWHJQWH Hal ini menunjukkan bahwa pijat bayi dapat menjadi intervensi dalam mengoptimalkan pertumbuhan anak. Berdasarkan penelitian mengenai efektivitas pijatHal ini menunjukkan bahwa pijat bayi dapat menjadi intervensi dalam mengoptimalkan pertumbuhan anak. Berdasarkan penelitian mengenai efektivitas pijat
JQWHJQWH Daya konsentrasi yang rendah menyebabkan kemampuan belajar menurun dan akan mempengaruhi prestasi belajar remaja. Desain penelitian ini bersifat deskriptifDaya konsentrasi yang rendah menyebabkan kemampuan belajar menurun dan akan mempengaruhi prestasi belajar remaja. Desain penelitian ini bersifat deskriptif
JQWHJQWH Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengetahuan ibu, pekerjaan ibu, dan kinerja kader posyandu. Penelitian ini menggunakan pendekatanTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengetahuan ibu, pekerjaan ibu, dan kinerja kader posyandu. Penelitian ini menggunakan pendekatan