PUBLINEPUBLINE

Primary Journal of Multidisciplinary ResearchPrimary Journal of Multidisciplinary Research

Penelitian ini memeriksa fenomena peningkatan insiden kejahatan ringan di Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara, dengan fokus utama pada hubungannya dengan perilaku mabuk akibat konsumsi minuman keras lokal. Masalah ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga merusak nilai-nilai budaya dan tradisi yang lama dipegang oleh masyarakat Nias. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan seberapa besar intensitas konsumsi alkohol berkontribusi terhadap peningkatan perilaku kriminal di lingkungan desa, serta memahami akar sosial dan budaya perilaku tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan campuran, yaitu wawancara, observasi lapangan, dan survei kuantitatif untuk menguji hipotesis tentang hubungan antara mabuk dan kejahatan.

Berdasarkan hasil observasi dan pendapat narasumber, dapat disimpulkan bahwa kemabukan menjadi salah satu bentuk kejahatan sosial yang cukup dominan dan meresahkan di Desa Banuasibohou 1, Kecamatan Alasa.Kemabukan tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga menjadi pemicu utama munculnya tindak kriminal lain seperti penganiayaan, perkelahian antarwarga, serta kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).Faktor utama yang mendorong perilaku ini adalah kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil, rendahnya tingkat pendidikan, kurangnya lapangan pekerjaan, serta lemahnya pengawasan sosial dari keluarga dan lingkungan.Peredaran minuman keras ilegal yang mudah diakses juga turut memperburuk situasi.

Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai pihak. Pertama, pemerintah desa dapat memperluas program pemberdayaan ekonomi, pelatihan kerja, dan bantuan usaha kecil agar masyarakat memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi keputusasaan yang dapat mengarah pada tindakan menyimpang. Kedua, edukasi dan penyuluhan rutin tentang bahaya alkohol dan dampak kemabukan terhadap keluarga dan masyarakat perlu dilakukan secara berkala melalui berbagai platform, seperti sekolah, tempat ibadah, dan organisasi masyarakat. Ketiga, penting untuk memperkuat kontrol sosial dengan melibatkan tokoh adat dan agama dalam membina generasi muda, serta meningkatkan pengawasan orang tua. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi insiden kejahatan yang terkait dengan konsumsi alkohol dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat Desa Banuasibohou 1.

Read online
File size856.86 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test