IAINGAWIIAINGAWI

Aflah Consilia: Jurnal Bimbingan dan KonselingAflah Consilia: Jurnal Bimbingan dan Konseling

Penelitian ini menggunakan teknik penelitian studi pustaka (library research), dengan fokus pada pengumpulan informasi dari kitab al-Musiq al-Kabir karya Al-Farabi dan sumber-sumber lainnya. Abu Nasr Muhammad ibn Muhammad Farabi (Al-Farabi) dikenal sebagai Guru kedua setelah Aristoteles karena dipandang sebagai pelopor cara berpikir di dunia Islam. Al-Farabi juga ahli sejarah musik karena karyanya banyak tentang suara-suara indah. Salah satu karyanya, al-Musiqa al-Kabir, mengkaji musik sebagai pengobatan. Menurut Al-Farabi, musik dapat digunakan sebagai terapi penyembuhan psikosomatis yang berdampak pada ketenangan jiwa seseorang. Terapi musik bernuansa Islami efektif meredakan ketegangan, stres, dan depresi, serta mengatasi gangguan tidur.

Musik dipercaya sebagai alternatif pengubah suasana hati.Keterkaitan musik dengan jiwa manusia menghasilkan ketenangan jiwa.Musik Islami juga berkontribusi atas ketenangan jiwa.Al-Farabi, pakar musik, menjelaskan bahwa musik adalah naluri manusia yang diciptakan karena kebutuhan dan kesenangan batin.Musik Islami, seperti Adzan, memberikan kebahagiaan, ketenangan, dan ketentraman.Musik dapat meningkatkan, memulihkan, dan menjaga kesejahteraan fisik, mental, emosional, sosial, dan spiritual.Terapi musik Islami sangat ampuh dalam meredakan ketegangan, stres, dan depresi, serta mengatasi gangguan tidur.

Saran penelitian lanjutan: . 1. Mengkaji lebih dalam pengaruh musik Islami terhadap kesehatan mental, khususnya dalam mengatasi depresi dan gangguan tidur.. 2. Meneliti efek terapi musik Islami pada berbagai kelompok usia dan latar belakang budaya yang berbeda.. 3. Menganalisis dampak terapi musik Islami dalam konteks spiritualitas dan kesejahteraan spiritual individu.

Read online
File size511 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test