PARIPARI
JRI (Jurnal Radiografer Indonesia)JRI (Jurnal Radiografer Indonesia)Musik terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan. Tingkat kecemasan yang tinggi dapat mengganggu kenyamanan pasien, mengurangi kerja sama, dan menurunkan kualitas citra. Sebanyak 67% wanita mengalami ketidaknyamanan selama pemeriksaan mammografi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi musik dalam mengurangi tingkat kecemasan pada pasien mammografi. Studi ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan prospektif, yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Karsa Husada, Batu. Sebanyak 32 partisipan dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi (mendengarkan musik selama pemeriksaan) dan kelompok kontrol (tanpa musik). Tingkat kecemasan dinilai menggunakan kuesioner Hritt Marie Åhlander dan pengukuran detak jantung sebelum dan sesudah prosedur. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, uji t berpasangan, dan uji Mann–Whitney melalui SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam skor kecemasan sebelum intervensi antara kelompok kontrol (28,5 ± 3,9) dan kelompok intervensi (31,2 ± 4,9) (p = 0,093). Namun, hasil pasca-intervensi menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok intervensi (26,6 ± 2,8) dan kelompok kontrol (25,1 ± 3,3) (p = 0,000). Detak jantung meningkat pada kelompok kontrol (dari 73,0 ± 11,3 menjadi 81,0 ± 14,5 bpm), sementara menurun pada kelompok intervensi (dari 91,1 ± 15,4 menjadi 71,3 ± 8,5 bpm), menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,028). Intervensi musik efektif dalam mengurangi tingkat kecemasan pasien selama mammografi. Intervensi ini dapat diimplementasikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan radiologi.
Musik efektif dalam mengurangi tingkat kecemasan pasien selama mammografi.Intervensi ini dapat diimplementasikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan radiologi.Pemberian musik binaural dapat menjadi salah satu metode yang sederhana, ekonomis, dan minim risiko dalam membantu menurunkan tingkat kecemasan pasien.Temuan ini memperkuat bukti bahwa musik dapat berperan sebagai pendekatan non-farmakologis yang efektif.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan jumlah sampel yang lebih besar dan melibatkan berbagai jenis musik untuk mengidentifikasi jenis musik yang paling efektif dalam mengurangi kecemasan pasien mammografi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada mekanisme fisiologis yang mendasari efek relaksasi musik, misalnya dengan mengukur kadar hormon stres seperti kortisol sebelum dan sesudah intervensi musik. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi kombinasi terapi musik dengan teknik relaksasi lainnya, seperti pernapasan dalam atau visualisasi terbimbing, untuk meningkatkan efektivitas pengurangan kecemasan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai manfaat terapi musik dalam konteks pelayanan radiologi, serta dapat dikembangkan protokol intervensi yang lebih optimal untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pasien.
- The Effect of Music Therapy on the Pain and Anxiety Levels of Patients Experiencing Wound Healing by... Doi.Org/10.5812/Aapm-132943The Effect of Music Therapy on the Pain and Anxiety Levels of Patients Experiencing Wound Healing by Doi Org 10 5812 Aapm 132943
- Machine Learning for Workflow Applications in Screening Mammography: Systematic Review and Meta-Analysis... pubs.rsna.org/doi/10.1148/radiol.2021210391Machine Learning for Workflow Applications in Screening Mammography Systematic Review and Meta Analysis pubs rsna doi 10 1148 radiol 2021210391
- Mammogram: Does Music Therapy Helps? | European Journal of Medical and Health Sciences. mammogram music... eu-opensci.org/index.php/ejmed/article/view/40324Mammogram Does Music Therapy Helps European Journal of Medical and Health Sciences mammogram music eu opensci index php ejmed article view 40324
| File size | 281.61 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPASBYUNIPASBY Sampling yang digunakan aksidental. Sebelum dilakukan massage punggung sebagian besar responden merasakan nyeri yang sangat (40%). Setelah dilakukan massageSampling yang digunakan aksidental. Sebelum dilakukan massage punggung sebagian besar responden merasakan nyeri yang sangat (40%). Setelah dilakukan massage
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Hasil: Sebelum intervensi, 60% pasien berada pada kategori nyeri berat (skala 7–10) dan 40% pasien berada pada kategori nyeri sedang (skala 4–6). SetelahHasil: Sebelum intervensi, 60% pasien berada pada kategori nyeri berat (skala 7–10) dan 40% pasien berada pada kategori nyeri sedang (skala 4–6). Setelah
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Sebanyak 80% lansia mampu mengikuti terapi senam otak dengan baik, yang ditunjukkan melalui peningkatan fungsi kognitif dan motorik mereka. Kegiatan iniSebanyak 80% lansia mampu mengikuti terapi senam otak dengan baik, yang ditunjukkan melalui peningkatan fungsi kognitif dan motorik mereka. Kegiatan ini
JOURNAL GABSJOURNAL GABS Furthermore, organizational cynicism positively influences intention to leave. The study confirms that organizational cynicism partially mediates the relationshipFurthermore, organizational cynicism positively influences intention to leave. The study confirms that organizational cynicism partially mediates the relationship
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Terapi tertawa efektif menurunkan tingkat ansietas lansia di wilayah kerja Pustu Linggar Jati Plaju Palembang. Oleh karena itu, terapi tertawa direkomendasikanTerapi tertawa efektif menurunkan tingkat ansietas lansia di wilayah kerja Pustu Linggar Jati Plaju Palembang. Oleh karena itu, terapi tertawa direkomendasikan
UNARUNAR PS sudah teratasi dengan hasil data subjektif yang ditemukan pada Ny. PS yaitu di hari pertama tingkat nyeri yang dirasakan Ny. PS berskala 6 lalu padaPS sudah teratasi dengan hasil data subjektif yang ditemukan pada Ny. PS yaitu di hari pertama tingkat nyeri yang dirasakan Ny. PS berskala 6 lalu pada
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Didapatkan diagnosa keperawatan yaitu nyeri kronis berhubungan dengan agen cidera fisiologis dan gangguan pola tidur berhubungan dengan kurang kontrolDidapatkan diagnosa keperawatan yaitu nyeri kronis berhubungan dengan agen cidera fisiologis dan gangguan pola tidur berhubungan dengan kurang kontrol
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Terapi murattal Al‑Quran dan relaksasi napas dalam yang diberikan pada klien pre‑operatif di ruang intraoperatif menunjukkan penurunan skor kecemasan,Terapi murattal Al‑Quran dan relaksasi napas dalam yang diberikan pada klien pre‑operatif di ruang intraoperatif menunjukkan penurunan skor kecemasan,
Useful /
PARIPARI Pengukuran dilakukan khusus selama fraksi pengobatan ke-1, ke-11, dan ke-21 untuk mengevaluasi konsistensi posisi selama terapi. Hasil: Penelitian iniPengukuran dilakukan khusus selama fraksi pengobatan ke-1, ke-11, dan ke-21 untuk mengevaluasi konsistensi posisi selama terapi. Hasil: Penelitian ini
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Burnout merupakan kondisi kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian personal yang sering dialami oleh perawat akibat tekanan kerjaBurnout merupakan kondisi kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian personal yang sering dialami oleh perawat akibat tekanan kerja
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA I, dipilih berdasarkan kesesuaian dengan karakteristik sampel yang ditetapkan. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan terapi murottal, posisi semi fowler,I, dipilih berdasarkan kesesuaian dengan karakteristik sampel yang ditetapkan. Hasil studi menunjukkan bahwa penerapan terapi murottal, posisi semi fowler,
SYEDZA SAINTIKASYEDZA SAINTIKA Kesimpulannya, terdapat hubungan antara kecanduan smartphone dengan kualitas tidur pada remaja kelas XI SMA Pertiwi 1 Kota Padang tahun 2025. PenelitianKesimpulannya, terdapat hubungan antara kecanduan smartphone dengan kualitas tidur pada remaja kelas XI SMA Pertiwi 1 Kota Padang tahun 2025. Penelitian