PARIPARI
JRI (Jurnal Radiografer Indonesia)JRI (Jurnal Radiografer Indonesia)Penggunaan C-Arm dalam prosedur radiologi intervensional memiliki potensi paparan radiasi bagi pasien dan pekerja radiasi. Pemantauan dosis radiasi sangat penting untuk menjamin keselamatan kerja sesuai prinsip perlindungan radiasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dosis radiasi yang diterima pekerja radiasi menggunakan dosimeter personal (Pendose) dan mengukur dosis keluaran alat C-Arm di Rumah Sakit Umum Daerah Al-Ihsan, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data langsung dari 64 pemeriksaan yang melibatkan 10 radiografer. Data yang direkam meliputi dosis keluaran C-Arm (mGy) dan dosis personal Pendose (µSv) setelah setiap prosedur. Analisis statistik deskriptif dilakukan, termasuk rata-rata, minimum, maksimum, dan nilai standar deviasi, serta visualisasi data dalam bentuk grafik perbandingan dan distribusi.
Dosis radiasi yang diterima pekerja relatif rendah dan dalam batas aman, kemungkinan karena durasi fluoroskopi singkat dan teknik imaging yang tepat.Namun, adanya variasi dosis tinggi dalam beberapa kasus menunjukkan pentingnya pemantauan dosis terus-menerus dan penerapan prinsip ALARA dalam praktik klinis.Penelitian ini mendukung penerapan prinsip ALARA sesuai panduan ICRP Publication 103 dan peraturan nasional.Dosis personal rata-rata menunjukkan tingkat paparan yang aman, tetapi variasi dan kasus outlier menegaskan perlunya pemantauan dosis personal rutin, evaluasi penggunaan C-Arm, dan penguatan disiplin perlindungan radiasi untuk memastikan keselamatan pekerja.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan melakukan evaluasi periodik terhadap paparan pekerja di ruang operasi atau intervensi yang menggunakan C-Arm. Penelitian ini dapat menjadi baseline untuk memantau paparan pekerja secara kontinu. Selain itu, perlu dilakukan optimasi teknik fluoroskopi dan penggunaan dosimeter personal untuk mengurangi dosis hamburan di ruang cathlab. Penelitian terbaru juga menekankan pentingnya dosimetri real-time dalam prosedur yang menggunakan fluoroskopi untuk memastikan paparan pekerja tetap terkendali. Penelitian ini dapat dikembangkan dengan menerapkan dosimetri real-time dalam prosedur fluoroskopi-guided untuk memastikan keselamatan pekerja radiasi.
- Analysis of Scattered Radiation Dose in Cardiac Catheterization Examination in the Cathlab Room Using... ajesh.ph/index.php/gp/article/view/180Analysis of Scattered Radiation Dose in Cardiac Catheterization Examination in the Cathlab Room Using ajesh ph index php gp article view 180
- PENERIMAAN DOSIS ORGAN KRITIS PADA PEMERIKSAAN CEREBRAL DSA DENGAN BIPLANE C-Arm | JRI (Jurnal Radiografer... ejournal.pari.or.id/index.php/jri/article/view/60PENERIMAAN DOSIS ORGAN KRITIS PADA PEMERIKSAAN CEREBRAL DSA DENGAN BIPLANE C Arm JRI Jurnal Radiografer ejournal pari index php jri article view 60
- Dosimetry assessment for mobile c-arm: use of badge attached to the equipment | Brazilian Journal of... doi.org/10.15392/bjrs.v10i2a.1845Dosimetry assessment for mobile c arm use of badge attached to the equipment Brazilian Journal of doi 10 15392 bjrs v10i2a 1845
- EVALUASI PENERIMAAN DOSIS RADIASI PADA PEKERJA RADIASI DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD WONOSARI | Kaunia:... ejournal.uin-suka.ac.id/saintek/kaunia/article/view/4243EVALUASI PENERIMAAN DOSIS RADIASI PADA PEKERJA RADIASI DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD WONOSARI Kaunia ejournal uin suka ac saintek kaunia article view 4243
| File size | 337.58 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UDBUDB Data badan kesehatan dunia terdapat 493.243 jiwa pertahun penderita kanker serviks dengan angka kematian sebanyak 273.505 jiwa. Kesadaran perempuan IndonesiaData badan kesehatan dunia terdapat 493.243 jiwa pertahun penderita kanker serviks dengan angka kematian sebanyak 273.505 jiwa. Kesadaran perempuan Indonesia
PERNUSPERNUS Hasil: Analisis Spearman menunjukkan nilai probabilitas 0,000 yang jauh di bawah standar signifikansi 0,05, mengindikasikan adanya hubungan antara sikapHasil: Analisis Spearman menunjukkan nilai probabilitas 0,000 yang jauh di bawah standar signifikansi 0,05, mengindikasikan adanya hubungan antara sikap
PERNUSPERNUS Kanker serviks dapat menular melalui hubungan seksual, sehingga disarankan melakukan deteksi dini pada wanita yang telah melakukan hubungan seksual (Rasjidi,Kanker serviks dapat menular melalui hubungan seksual, sehingga disarankan melakukan deteksi dini pada wanita yang telah melakukan hubungan seksual (Rasjidi,
UBTUBT Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah sosialisasi, pelatihan dan simulasi. Dalam metode sosialisasi, pelatihan dan simulasi dilaksanakan denganMetode yang digunakan pada pengabdian ini adalah sosialisasi, pelatihan dan simulasi. Dalam metode sosialisasi, pelatihan dan simulasi dilaksanakan dengan
ITSCIENCEITSCIENCE Kegiatan berlangsung secara lancar adanya dukungan dari guru dalam kegiatan penyuluhan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentangKegiatan berlangsung secara lancar adanya dukungan dari guru dalam kegiatan penyuluhan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang
UNDIPUNDIP Rencana awal adalah tinjauan literatur untuk menentukan konstruk dan kumpulan item; 29 artikel menghasilkan 38 item untuk ujian validitas dan reliabilitas.Rencana awal adalah tinjauan literatur untuk menentukan konstruk dan kumpulan item; 29 artikel menghasilkan 38 item untuk ujian validitas dan reliabilitas.
UNDIPUNDIP Data dikumpulkan dari 178 subjek menggunakan teknik sampling penyakit tetap, yang terdiri dari 56 kasus perilaku kebersihan genital buruk dan 122 kontrolData dikumpulkan dari 178 subjek menggunakan teknik sampling penyakit tetap, yang terdiri dari 56 kasus perilaku kebersihan genital buruk dan 122 kontrol
UNDIPUNDIP Mengenai gejala terkait seksual wanita, kekhawatiran seksual (52,72) dan gejala menopause (48,03) adalah dua gejala paling umum yang berdampak pada QOL.Mengenai gejala terkait seksual wanita, kekhawatiran seksual (52,72) dan gejala menopause (48,03) adalah dua gejala paling umum yang berdampak pada QOL.
Useful /
PARIPARI Studi ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi musik dalam mengurangi tingkat kecemasan pada pasien mammografi. Studi ini menggunakan desainStudi ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi musik dalam mengurangi tingkat kecemasan pada pasien mammografi. Studi ini menggunakan desain
PARIPARI Teknik ini terbukti efektif dalam memberikan respons klinis signifikan, meningkatkan kontrol lokal tumor, dan mengurangi gejala pasien berkat penambahanTeknik ini terbukti efektif dalam memberikan respons klinis signifikan, meningkatkan kontrol lokal tumor, dan mengurangi gejala pasien berkat penambahan
PARIPARI Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan 3 pasien, 3 radiografer, 3 spesialis radiologi, dan 1 pengirim; data dikumpulkanMetode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan 3 pasien, 3 radiografer, 3 spesialis radiologi, dan 1 pengirim; data dikumpulkan
UPIUPI Kondisi optimal menghasilkan PKSOME dengan kadar hasil 79,60% menggunakan dosis katalis 3,0 wt%. , rasio metanol/minyak 8/1, suhu 55 °C, waktu 90 menit,Kondisi optimal menghasilkan PKSOME dengan kadar hasil 79,60% menggunakan dosis katalis 3,0 wt%. , rasio metanol/minyak 8/1, suhu 55 °C, waktu 90 menit,