PUBLINEPUBLINE
Primary Journal of Multidisciplinary ResearchPrimary Journal of Multidisciplinary ResearchKreativitas adalah salah satu aspek pengembangan yang penting untuk dirangsang sejak dini, terutama pada anak usia 4-5 tahun yang berada dalam tahap praoperasional menurut teori Piaget. Pada tahap ini, anak secara aktif mengekspresikan diri melalui aktivitas imajinatif, salah satunya adalah mewarnai. Kegiatan mewarnai tidak hanya melatih koordinasi motorik halus, tetapi juga mendorong anak untuk berimajinasi, memilih warna yang merefleksikan ekspresi diri, dan mengembangkan kepercayaan diri dalam mengambil keputusan. Dengan demikian, mewarnai dapat menjadi media efektif untuk meningkatkan aspek kreativitas, termasuk kelancaran, keluwesan, dan orisinalitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan mewarnai terhadap kreativitas anak usia 4-5 tahun dengan menggunakan desain quasi-eksperimen pretest-posttest control group. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat kreativitas anak dalam kelompok eksperimen yang secara konsisten mengikuti kegiatan mewarnai. Anak-anak ini mampu menghasilkan variasi warna yang lebih beragam, menyelesaikan gambar lebih cepat, dan berani mengekspresikan ide yang berbeda. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan mewarnai memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan kreativitas anak usia 4-5 tahun.
Penelitian ini menegaskan bahwa kegiatan mewarnai memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan kreativitas anak usia 4-5 tahun.Melalui kegiatan ini, anak tidak hanya melatih keterampilan motorik halus, tetapi juga mampu mengekspresikan ide dan perasaannya secara lebih bebas.Warna yang dipilih anak sering kali mencerminkan dunia imajinasi mereka, yang pada akhirnya mendukung aspek kelancaran, keluwesan, dan orisinalitas dalam berpikir kreatif.Selain itu, anak yang diberikan perlakuan mewarnai secara rutin memiliki tingkat keberanian yang lebih tinggi dalam mengekspresikan diri.Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang menyenangkan, seperti kegiatan mewarnai, dapat menjadi faktor penentu dalam menumbuhkan motivasi intrinsik pada anak.Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan model pembelajaran berbasis kreativitas di PAUD, di mana kegiatan mewarnai bukan hanya aktivitas rekreatif, tetapi juga sarana strategis dalam menstimulasi potensi anak secara menyeluruh.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa hal. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi variasi metode mewarnai, seperti mewarnai bebas tanpa pola atau mewarnai dengan media berbeda, guna melihat pengaruhnya terhadap kreativitas anak. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas kegiatan seni lainnya, seperti menggambar bebas atau melukis, dalam menstimulasi kreativitas anak. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang kegiatan mewarnai terhadap perkembangan kreativitas anak, terutama dalam hal keberanian mengekspresikan diri dan motivasi intrinsik. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam pengembangan model pembelajaran kreatif di PAUD dan membantu pendidik serta orang tua dalam mendukung perkembangan kreativitas anak secara optimal.
| File size | 806.03 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
IAIN MADURAIAIN MADURA Bahkan dalam aturan mengenai perkawinan sejenis aturan negara belum bisa mengakui dan belum mengkategorikannya sebagai perbuatan yang menyimpang atau bahkanBahkan dalam aturan mengenai perkawinan sejenis aturan negara belum bisa mengakui dan belum mengkategorikannya sebagai perbuatan yang menyimpang atau bahkan
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Model ini mendukung interaksi aktif, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang terstruktur, serta komunikasi efektif, sehingga mengasah kemampuan berpikirModel ini mendukung interaksi aktif, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang terstruktur, serta komunikasi efektif, sehingga mengasah kemampuan berpikir
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakanTeknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan
EASTASOUTH INSTITUTEEASTASOUTH INSTITUTE Pengajaran difokuskan pada empat keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, dengan menerapkan pendekatan komunikatif danPengajaran difokuskan pada empat keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, dengan menerapkan pendekatan komunikatif dan
PUBLINEPUBLINE Jumlah pasien yang ditangani dapat memengaruhi tingkat kelelahan, karena semakin banyak pasien semakin besar tanggung jawab perawat. Penelitian ini bertujuanJumlah pasien yang ditangani dapat memengaruhi tingkat kelelahan, karena semakin banyak pasien semakin besar tanggung jawab perawat. Penelitian ini bertujuan
PUBLINEPUBLINE Frekuensi terapi kognitif berkorelasi positif dengan peningkatan harga diri. Hasil penelitian di Desa Kauman Kota Kediri menunjukkan peningkatan signifikanFrekuensi terapi kognitif berkorelasi positif dengan peningkatan harga diri. Hasil penelitian di Desa Kauman Kota Kediri menunjukkan peningkatan signifikan
PUBLINEPUBLINE Selain pengobatan medis, pengelolaan diabetes juga dapat memanfaatkan terapi herbal seperti daun kelor (Moringa oleifera), yang mengandung senyawa aktifSelain pengobatan medis, pengelolaan diabetes juga dapat memanfaatkan terapi herbal seperti daun kelor (Moringa oleifera), yang mengandung senyawa aktif
UNARUNAR Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak di TK GPID 1 Palu yang berjumlah 23 anak, dengan total sampling. Menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test.Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak di TK GPID 1 Palu yang berjumlah 23 anak, dengan total sampling. Menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test.
Useful /
UM MetroUM Metro Model ini mendorong setiap siswa untuk berpartisipasi aktif, baik dalam diskusi kelompok maupun dalam berbagi informasi dengan kelompok lain. Hasil belajarModel ini mendorong setiap siswa untuk berpartisipasi aktif, baik dalam diskusi kelompok maupun dalam berbagi informasi dengan kelompok lain. Hasil belajar
PUBLINEPUBLINE Penelitian ini menganalisis efek edukasi gizi terhadap pengetahuan dan sikap konsumsi sayur. Desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttestPenelitian ini menganalisis efek edukasi gizi terhadap pengetahuan dan sikap konsumsi sayur. Desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest
PUBLINEPUBLINE Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data numerik. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (67%) mengalamiPendekatan kuantitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data numerik. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (67%) mengalami
UNARUNAR Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang berada di Puskesmas Kamonji yang berjumlah 294 orang, dengan Teknik pengambilan sampel purposivePopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang berada di Puskesmas Kamonji yang berjumlah 294 orang, dengan Teknik pengambilan sampel purposive