EDUPEDEDUPED
Journal of Research in Science and Mathematics EducationJournal of Research in Science and Mathematics EducationTujuan: Prestasi rendah dalam matematika tetap menjadi kekhawatiran utama dalam mendukung pembelajaran bermakna dan perkembangan kognitif siswa. Studi ini mengeksplorasi keterampilan berpikir kritis siswa SMP dengan prestasi matematika rendah. Secara khusus, studi ini bertujuan mengidentifikasi struktur berpikir kritis siswa berdasarkan kerangka FRISCO yang mencakup Fokus, Alasan, Inferensi, Situasi, Klaritas, dan Gambaran Umum. Metodologi: Studi ini mengadopsi desain studi kasus kualitatif untuk memahami secara mendalam struktur berpikir kritis siswa. Sepuluh siswa kelas tujuh dengan prestasi matematika rendah dipilih secara sengaja sebagai peserta. Data dikumpulkan melalui tugas aljabar Higher-Order Thinking Skills (HOTS) terbuka dan wawancara semi-struktural. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis konten untuk mengidentifikasi pola dan karakteristik proses berpikir kritis siswa. Temuan: Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta menghadapi kesulitan signifikan dalam mengidentifikasi masalah inti, mengenali kesalahan prosedural, memberikan justifikasi, dan merumuskan kesimpulan yang valid. Dua pola dominan muncul: (1) ketiadaan fokus yang disertai penalaran tidak valid dan inferensi palsu; dan (2) keberadaan fokus tanpa penalaran yang memadai, dengan koherensi inferensial terbatas. Signifikansi: Temuan ini menunjukkan bahwa berpikir kritis siswa masih kurang berkembang dan menunjukkan kebutuhan akan dukungan pedagogis yang lebih sistematis dan terstruktur dalam konteks HOTS aljabar.
Studi ini menunjukkan bahwa siswa SMP dengan kemampuan matematika rendah menunjukkan struktur berpikir kritis yang belum berkembang saat menyelesaikan masalah HOTS aljabar.Menggunakan kerangka FRISCO, dua struktur berpikir kritis berbeda diidentifikasi.Kedua struktur tersebut mencerminkan keterbatasan kemampuan siswa untuk memahami inti masalah, membangun penalaran yang kuat atau justifikasi, menarik kesimpulan yang akurat, dan meninjau proses solusi mereka secara sistematis.Meskipun beberapa siswa mampu mendeteksi kesalahan prosedural, mereka masih gagal memberikan justifikasi yang valid atau menyarankan solusi alternatif yang tepat.Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman konseptual dan kemampuan penalaran kritis siswa masih berkembang tidak cukup, menyoroti kebutuhan dukungan instruksional yang lebih terencana dan terstruktur untuk memperkuat berpikir kritis matematika.Temuan ini mengimplikasikan bahwa instruksi harus melebihi latihan prosedural dan memberikan kesempatan bagi siswa untuk menganalisis kesalahan, membenarkan penalaran mereka, dan mengevaluasi solusi alternatif.
Studi ini menunjukkan kebutuhan untuk mengembangkan pendekatan instruksional yang lebih efektif dalam meningkatkan berpikir kritis siswa dengan prestasi matematika rendah. Pertama, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran berbasis teknologi yang memfasilitasi analisis kesalahan dan refleksi penalaran matematika. Kedua, perlu dilakukan studi yang lebih luas dengan sampel yang beragam, termasuk siswa dari berbagai tingkat kemampuan matematika, untuk memahami variasi struktur berpikir kritis di berbagai konteks matematika. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi dampak integrasi pertanyaan terbuka dan aktivitas berbasis masalah dalam meningkatkan kemampuan justifikasi dan evaluasi solusi matematika. Pendekatan ini tidak hanya akan memperkaya teori tentang perkembangan berpikir kritis, tetapi juga memberikan dasar untuk desain kurikulum yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan siswa berbeda.
- Gamification of Mathematics Teaching Materials: Its Validity, Practicality and Effectiveness | International... doi.org/10.3991/ijet.v18i20.36189Gamification of Mathematics Teaching Materials Its Validity Practicality and Effectiveness International doi 10 3991 ijet v18i20 36189
- Error Patterns and Predictors in Solving Algebraic Word Problems: Evidence from Secondary School Students... journals.eduped.org/index.php/jrsme/en/article/view/1916Error Patterns and Predictors in Solving Algebraic Word Problems Evidence from Secondary School Students journals eduped index php jrsme en article view 1916
- Higher order thinking skills, school-based assessment and students’ mathematics achievement: Understanding... ijere.iaescore.com/index.php/IJERE/article/view/22030Higher order thinking skills school based assessment and studentsAo mathematics achievement Understanding ijere iaescore index php IJERE article view 22030
- The Correlation Between Critical and Creative Thinking Skills on Cognitive Learning Results »... ejer.com.tr/en/archives/2019-issue-81/the-correlation-between-critical-and-creative-thinking-skills-on-cognitive-learning-resultsThe Correlation Between Critical and Creative Thinking Skills on Cognitive Learning Results yCA ejer tr en archives 2019 issue 81 the correlation between critical and creative thinking skills on cognitive learning results
- Examination of the relationship between mathematical and critical thinking skills and academic achievement... pedagogicalresearch.com/article/examination-of-the-relationship-between-mathematical-and-critical-thinking-skills-and-academic-14028Examination of the relationship between mathematical and critical thinking skills and academic achievement pedagogicalresearch article examination of the relationship between mathematical and critical thinking skills and academic 14028
| File size | 430.49 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Siswa menunjukkan kinerja lebih baik dalam memahami masalah dan melaksanakan prosedur solusi daripada menafsirkan hasil dalam konteks distribusi warisanSiswa menunjukkan kinerja lebih baik dalam memahami masalah dan melaksanakan prosedur solusi daripada menafsirkan hasil dalam konteks distribusi warisan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan 32 siswa kelas X-K sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran,Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan 32 siswa kelas X-K sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran,
PUBLINEPUBLINE Penelitian ini menegaskan bahwa Digital Storytelling (DST) berbasis tradisi lisan NTB efektif meningkatkan kelancaran dan kepercayaan diri berbicara siswaPenelitian ini menegaskan bahwa Digital Storytelling (DST) berbasis tradisi lisan NTB efektif meningkatkan kelancaran dan kepercayaan diri berbicara siswa
BSIBSI Sistem memungkinkan guru mencatat kehadiran siswa secara otomatis melalui pemindaian QR Code, yang langsung disimpan ke dalam database dan dapat direkapSistem memungkinkan guru mencatat kehadiran siswa secara otomatis melalui pemindaian QR Code, yang langsung disimpan ke dalam database dan dapat direkap
UNMUNM Konseli menunjukkan perilaku menghisap lem dengan cara memasukkan lem ke dalam plastik, lalu menghisapnya hingga mengeras dan mengering. Faktor penyebabKonseli menunjukkan perilaku menghisap lem dengan cara memasukkan lem ke dalam plastik, lalu menghisapnya hingga mengeras dan mengering. Faktor penyebab
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Edukasi semacam ini penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan generasi muda yang cakap digital dan beretika dalam dunia maya. KegiatanEdukasi semacam ini penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan generasi muda yang cakap digital dan beretika dalam dunia maya. Kegiatan
UNMUNM Penelitian ini menganalisis upaya guru BK di SMAN 1 Plumbon dalam meminimalisir perilaku mencontek, yang disebabkan oleh kurangnya percaya diri, tekananPenelitian ini menganalisis upaya guru BK di SMAN 1 Plumbon dalam meminimalisir perilaku mencontek, yang disebabkan oleh kurangnya percaya diri, tekanan
UNIVEDUNIVED Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, lingkungan kerja sangat mempengaruhi motivasi peserta magang MSIB Batch 7 di RBA karena salahBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, lingkungan kerja sangat mempengaruhi motivasi peserta magang MSIB Batch 7 di RBA karena salah
Useful /
YARSIYARSI Pengembangan aplikasi ini menggunakan metodologi Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang tahapannya terdiri dari 6 tahap, yaitu konsep, desain, pengumpulanPengembangan aplikasi ini menggunakan metodologi Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang tahapannya terdiri dari 6 tahap, yaitu konsep, desain, pengumpulan
YARSIYARSI Secara umum, berbagai layanan pengguna yang terdapat di Perpustakaan Universitas YARSI sudah berjalan dengan cukup baik. Untuk lebih memudahkan penggunaSecara umum, berbagai layanan pengguna yang terdapat di Perpustakaan Universitas YARSI sudah berjalan dengan cukup baik. Untuk lebih memudahkan pengguna
PUBLINEPUBLINE Penelitian ini menunjukkan bahwa konseling antenatal secara signifikan meningkatkan kepatuhan ibu hamil terhadap jadwal ANC, dengan p-value < 0,05. IbuPenelitian ini menunjukkan bahwa konseling antenatal secara signifikan meningkatkan kepatuhan ibu hamil terhadap jadwal ANC, dengan p-value < 0,05. Ibu
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Selain itu, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur air bersih di desa. Meningkatkan infrastruktur airSelain itu, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur air bersih di desa. Meningkatkan infrastruktur air