YARSIYARSI
Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan InformasiBibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan InformasiLayanan kemas ulang informasi merupakan salah satu layanan pengguna perpustakaan yang membantu pengguna dalam memudahkan pencarian ke sumber informasi yang dibutuhkan dengan penyajian yang menarik dan interaktif. Berdasarkan observasi dan wawancara, Perpustakaan Universitas YARSI belum memiliki layanan kemas ulang informasi serta unit kelompok yang bertanggung jawab terhadap kegiatan pelayanan kemas ulang informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis informasi potensial yang dimiliki Perpustakaan Universitas YARSI, dan menyusun rancangan kemas ulang informasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna Perpustakaan Universitas YARSI. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Aspek yang diteliti meliputi sumber informasi potensial yang dimiliki Perpustakaan Universitas YARSI dan kebutuhan pengguna sebagai bahan dalam pembuatan rancangan kemas ulang informasi. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara kepada kepala dan staf perpustakaan dengan kriteria jenjang pendidikan sarjana ilmu perpustakaan, yaitu kepala perpustakaan dan staf pengelola Perpustakaan Universitas YARSI. Sebagai penguat data analisis kebutuhan perancangan layanan kemas ulang informasi, peneliti juga menggunakan kuesioner dengan sampel dari para pengguna sebanyak 40 responden terdiri dari dosen dan mahasiswa Universitas YARSI dengan kriteria sampel yaitu dosen dan mahasiswa yang pernah berinteraksi dengan kemas ulang informasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sumber informasi potensial yang dimiliki Perpustakaan Universitas YARSI bersumber dari kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang berfokus pada bidang informasi kesehatan, sosial, dan teknologi. Hasil lainnya menyatakan bahwa tahapan rancangan kemas ulang informasi berdasarkan analisis kebutuhan pengguna Perpustakaan Universitas YARSI meliputi: (a) penentuan konten yang dibutuhkan; (b) pengumpulan bahan informasi yang berasal dari berbagai publikasi hasil pengabdian dan penelitian peneliti di Universitas YARSI; (c) analisis konten; (d) pengemasan informasi ke dalam produk sesuai dengan analisis kebutuhan dengan persentase 70-75%, yaitu pathfinder, poster, dan infografis.
Berdasarkan hasil penelitian, jenis informasi potensial apa saja yang dapat digunakan sebagai bahan perancangan layanan kemas ulang informasi Perpustakaan YARSI bersumber dari berbagai publikasi yang dikumpulkan dan diserahkan ke Perpustakaan Universitas YARSI yang mencakup kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian dengan fokus pada bidang informasi kesehatan, sosial, dan teknologi.Sumber informasi potensial tersebut kemudian akan dijadikan sebagai konten dalam perancangan kemas ulang informasi.Alur proses rancangan kemas ulang informasi pengguna Perpustakaan Universitas YARSI terdiri dari (a) penentuan konten yang dibutuhkan yaitu sumber informasi yang dibutuhkan.(b) pengumpulan bahan informasi yang berasal dari berbagai publikasi hasil pengabdian dan penelitian peneliti di Universitas YARSI.dan (d) pengemasan sumber informasi yang dibutuhkan ke dalam produk sesuai dengan analisis kebutuhan.Secara umum, berbagai layanan pengguna yang terdapat di Perpustakaan Universitas YARSI sudah berjalan dengan cukup baik.Untuk lebih memudahkan pengguna dalam penelusuran informasi yang spesifik sesuai dengan bidang ilmu, perpustakaan dapat mengadakan layanan kemas ulang informasi.Untuk membuat layanan kemas ulang informasi menjadi lebih maksimal Pusat layanan Perpustakaan Universitas YARSI diharapkan dapat membentuk tim dan penjadwalan materi untuk layanan kemas ulang informasi agar layanan kemas ulang informasi di Perpustakaan Universitas YARSI dapat berjalan dengan baik, tepat guna, dan memiliki arah kebijakan program yang jelas, sehingga layanan kemas ulang informasi menjadi salah satu bagian pembagian kerja yang dapat terukur secara kinerja.
Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan sistem kemas ulang informasi yang lebih interaktif dan menarik, dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada di perpustakaan. (2) Melakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas dan manfaat layanan kemas ulang informasi bagi pengguna perpustakaan, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan informasi spesifik. (3) Menganalisis dan mengevaluasi dampak layanan kemas ulang informasi terhadap peningkatan literasi informasi dan kemampuan pengguna dalam mengakses dan memahami informasi yang relevan dengan bidang studi mereka.
| File size | 1.05 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIGRESUNIGRES Hasil wawancara mengungkapkan bahwa kendala utama dalam penerapan UU adalah kurangnya literasi digital korban, lambatnya proses hukum, keterbatasan kemampuanHasil wawancara mengungkapkan bahwa kendala utama dalam penerapan UU adalah kurangnya literasi digital korban, lambatnya proses hukum, keterbatasan kemampuan
UADUAD Operator yang berbasis di yurisdiksi permisif memanfaatkan celah doktrinal antara UU ITE/KUHP dan Hukum Perkawinan, menghasilkan dua defisit yang diperparah.Operator yang berbasis di yurisdiksi permisif memanfaatkan celah doktrinal antara UU ITE/KUHP dan Hukum Perkawinan, menghasilkan dua defisit yang diperparah.
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Penelitian ini merekomendasikan penguatan unit layanan terpadu, peningkatan kapasitas SDM hukum siber, harmonisasi regulasi teknis, dan edukasi preventifPenelitian ini merekomendasikan penguatan unit layanan terpadu, peningkatan kapasitas SDM hukum siber, harmonisasi regulasi teknis, dan edukasi preventif
ANDREWLAWCENTERANDREWLAWCENTER Penegakan hukum terhadap Cancel Culture mempunyai tantangan karena Cancel Culture bersifat massal dan seringkali dilakukan oleh akun anonim. Oleh karenaPenegakan hukum terhadap Cancel Culture mempunyai tantangan karena Cancel Culture bersifat massal dan seringkali dilakukan oleh akun anonim. Oleh karena
SARI MUTIARASARI MUTIARA Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi Undang-Undang Informasi dan Transaksi ElektronikBerdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, dapat disimpulkan bahwa sosialisasi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik
DINASTIREVDINASTIREV Kemudian jika terjadi sengketa para pihak menyelesaikan dengan cara non litigasi atau di luar pengadilan berdasarkan ketentuan Undang‑Undang RepublikKemudian jika terjadi sengketa para pihak menyelesaikan dengan cara non litigasi atau di luar pengadilan berdasarkan ketentuan Undang‑Undang Republik
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Dari hasil penelitian untuk memvalidasi kesuksesan system layanan service berdasarkan kepuasan Konsumen dengan model webQual4, Berdasarkan metode ModelDari hasil penelitian untuk memvalidasi kesuksesan system layanan service berdasarkan kepuasan Konsumen dengan model webQual4, Berdasarkan metode Model
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Pengelompokan tingkat keparahan pada sistem keamanan jaringan komputer biasa disebut severity. Pada penelitian ini pembatasan tingkatan keparahan seranganPengelompokan tingkat keparahan pada sistem keamanan jaringan komputer biasa disebut severity. Pada penelitian ini pembatasan tingkatan keparahan serangan
Useful /
YARSIYARSI Perpustakaan KPK memenuhi lima dari enam tipologi gedung perpustakaan abad 21 yang dikemukakan oleh Karen Latimer.meskipun perpustakaan belum sepenuhnyaPerpustakaan KPK memenuhi lima dari enam tipologi gedung perpustakaan abad 21 yang dikemukakan oleh Karen Latimer.meskipun perpustakaan belum sepenuhnya
YARSIYARSI Penelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi Virtual Tour Kebun Raya Bogor untuk memperkenalkan keindahan panorama dan koleksi tumbuhan. Aplikasi iniPenelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi Virtual Tour Kebun Raya Bogor untuk memperkenalkan keindahan panorama dan koleksi tumbuhan. Aplikasi ini
YARSIYARSI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemanfaatan media sosial dalam pencarian informasi kesehatan oleh mahasiswa Keperawatan Gigi PoltekkesPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemanfaatan media sosial dalam pencarian informasi kesehatan oleh mahasiswa Keperawatan Gigi Poltekkes
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Upaya peningkatan bersih melalui pengelolaan pembersihan penampungan yang digunakan meliputi observasi kondisi yang sudah ada, partisipasi masyarakat dalamUpaya peningkatan bersih melalui pengelolaan pembersihan penampungan yang digunakan meliputi observasi kondisi yang sudah ada, partisipasi masyarakat dalam