UNSRIUNSRI

IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry)IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry)

Peranan batubara dari tahun ke tahun masih menjadi bagian penting dalam penyediaan energi nasional. Kebijakan pemerintah untuk mendorong peningkatan nilai tambah batubara dirasa belum banyak mendorong pemain industri pertambangan untuk mengaplikasikan teknologi energi yang sudah banyak berkembang di Afrika Selatan, Cina dan negara berkembang lainnya. Tujuan dilakukannya penelitian adalah untuk mengestimasi sumberdaya batubara, sebaran kualitas dan pemilihan teknologi yang berpotensi dikembangkan di PT. Bukit Asam (Persero), Tbk. Parameter sumberdaya dan kualitas batubara, dalam masing-masing IUP menjadi dasar kekuatan pengembangan diversifikasi batubara. Berdasarkan analisis SWOT dari 5 teknologi tersebut dipilih 3 teknologi energi yang paling berpotensi untuk dikembangkan di PT. Bukit Asam (Persero), Tbk., yaitu Gasifikasi Batubara, Pencairan Batubara dan Coal Bed Methane.

Estimasi sumberdaya batubara dari IUP Air Laya adalah 706,8 juta ton, dari Banko Barat 493,05 juta ton, dan dari Banko Tengah 2.Parameter kualitas batubara dari IUP Air Laya untuk abu adalah 4,82-18% Adb, TM 12,74-29,9% Ar, CV 4.293 kcal/kg Ar, dan TS 0,4-3,8% Adb.Analisis SWOT menentukan 3 teknologi energi yang berpotensi dikembangkan di area studi, yaitu Gasifikasi Batubara, Pencairan Batubara, dan Coal Bed Methane.Strategi umum untuk pengembangan ketiga teknologi ini mencakup pengembangan infrastruktur, kerja sama industri, integrasi dengan biomassa, serta program jangka pendek, menengah, dan panjang.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada perbandingan efisiensi teknologi gasifikasi dan pencairan batubara dalam konteks ekonomi dan lingkungan. Selain itu, diperlukan studi mendalam tentang dampak lingkungan dari pengembangan Coal Bed Methane, terutama terkait pengelolaan air dan keberlanjutan ekosistem. Riset juga dapat mengkaji integrasi teknologi energi batubara dengan sumber daya terbarukan seperti biomassa atau energi surya untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan. Saran lainnya adalah mengembangkan model prediksi permintaan pasar untuk teknologi energi batubara di wilayah Sumatera Selatan, serta mengevaluasi potensi kolaborasi antara perusahaan pertambangan dan sektor industri lain untuk memperluas pasar. Penelitian ini juga dapat menggali kemungkinan penerapan teknologi energi batubara di daerah dengan kondisi geologis yang berbeda, serta menganalisis risiko terkait fluktuasi harga batubara global.

  1. Strategy for technology energy selection to achieve coal value added in PT. Bukit Asam (Persero), Tbk.,... ijfac.unsri.ac.id/index.php/ijfac/article/view/57/32Strategy for technology energy selection to achieve coal value added in PT Bukit Asam Persero Tbk ijfac unsri ac index php ijfac article view 57 32
Read online
File size837.95 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test