EASTASOUTH INSTITUTEEASTASOUTH INSTITUTE

Easta Journal of Innovative Community ServicesEasta Journal of Innovative Community Services

Tingginya penggunaan platform seperti TikTok, Instagram, dan Facebook oleh remaja Indonesia yang belum disertai dengan kemampuan mengevaluasi informasi secara kritis maupun memahami prinsip etika digital. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran etika bermedia sosial di kalangan remaja. Metode yang digunakan meliputi lima tahap: (1) observasi awal dan pemetaan kebutuhan melalui survei, wawancara, dan diskusi kelompok; (2) penyampaian materi edukasi terkait literasi digital, hoaks dan disinformasi, etika bermedia, cyberbullying, dan manajemen screen time; (3) pelatihan pembuatan konten positif menggunakan aplikasi Canva dan CapCut; (4) kampanye digital remaja melalui pameran mini dan siaran langsung; (5) evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman literasi digital. Semua peserta berhasil menciptakan konten edukatif. Program ini terbukti efektif dalam mendorong perubahan sikap digital remaja dan layak direplikasi di sekolah lain sebagai model edukasi digital yang berkelanjutan.

Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang literasi digital dan etika bermedia sosial.Melalui tahapan yang dilakukan seperti observasi awal, pemberian materi edukasi, pelatihan kreasi konten positif, serta kampanye digital remaja siswa menunjukkan perubahan yang signifikan, baik dari sisi pemahaman konsep maupun perilaku digital.Peserta tidak hanya memahami pentingnya verifikasi informasi, privasi, dan etika dalam bermedia sosial, tetapi juga mampu menciptakan konten edukatif yang positif.Program ini membuktikan bahwa remaja mampu menjadi agen perubahan di dunia digital jika diberi pembekalan dan ruang untuk berkarya.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang program edukasi literasi digital terhadap perilaku digital remaja di lingkungan sekolah. Selain itu, studi perbandingan antara metode pendidikan berbasis media sosial dan metode tradisional dalam meningkatkan kesadaran etika digital perlu dilakukan. Pengembangan model edukasi berbasis komunitas yang disesuaikan dengan karakteristik budaya lokal juga menjadi arah penelitian yang menarik untuk memperluas cakupan dampak program.

  1. Peran Literasi Digital Keluarga dalam Upaya Mengurangi Kecanduan Gawai Pada Anak | Jurnal Syntax Admiration.... doi.org/10.46799/jsa.v3i1.377Peran Literasi Digital Keluarga dalam Upaya Mengurangi Kecanduan Gawai Pada Anak Jurnal Syntax Admiration doi 10 46799 jsa v3i1 377
  2. The Importance of Digital Literacy in Social Media for Indonesian Netizen - EUDL. importance digital... eudl.eu/doi/10.4108/eai.27-4-2019.2286876The Importance of Digital Literacy in Social Media for Indonesian Netizen EUDL importance digital eudl eu doi 10 4108 eai 27 4 2019 2286876
  3. Vol 3 No 03 (2025): Easta Journal of Innovative Community Services (EJINCS) | Easta Journal of Innovative... ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejincs/issue/view/35Vol 3 No 03 2025 Easta Journal of Innovative Community Services EJINCS Easta Journal of Innovative ejcs eastasouth institute index php ejincs issue view 35
Read online
File size4.35 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test