UINMADURAUINMADURA

Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan DakwahMeyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah

Artikel ini membahas tentang perkembangan media sosial di era digital yang telah membawa manfaat besar, namun juga memunculkan tantangan etis seperti penyebaran hoax dan ujaran kebencian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena tersebut melalui perspektif hadis Nabi Muhammad guna menemukan landasan normatif bagi etika bermedia sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Analisis dilakukan secara deskriptif-analitik dengan pendekatan tematik (maudhui). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai hadis seperti prinsip kejujuran (siddiq), larangan menyebarkan segala yang didengar, dan anjuran berkata baik atau diam sangat relevan dalam menanggulangi penyebaran Hoax dan ujaran kebencian. Nilai-nilai ini dapat diimplementasikan dalam perilaku bermedia sosial yang bertanggung jawab dan beretika. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan ajaran hadis mampu menjadi solusi konstruktif dalam membentuk ruang digital yang sehat dan harmonis, sekaligus menjadi kontribusi Islam dalam merespon tantangan komunikasi kontemporer.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa ajaran hadis menawarkan landasan normatif yang kuat untuk mengatasi tantangan etika di media sosial, khususnya terkait penyebaran hoax dan ujaran kebencian.Nilai-nilai kejujuran, verifikasi informasi, dan menjaga lisan sangat relevan dalam konteks komunikasi digital.Penerapan prinsip-prinsip ini dapat berkontribusi pada terciptanya ruang digital yang sehat, harmonis, dan bertanggung jawab, serta menjadi wujud kontribusi Islam dalam merespons isu-isu komunikasi kontemporer.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji lebih dalam implementasi nilai-nilai hadis dalam pengembangan literasi digital Islami, khususnya bagi generasi muda. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara pendekatan etika media sosial berbasis hadis dengan model-model etika komunikasi lainnya untuk menemukan titik temu dan perbedaan. Penelitian lain dapat berfokus pada pengembangan aplikasi atau platform media sosial yang mengintegrasikan prinsip-prinsip kejujuran dan verifikasi informasi, serta mempromosikan komunikasi yang santun dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya menciptakan ekosistem digital yang lebih positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

  1. Etika Media Sosial dalam Tinjauan Hadis | Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah. etika sosial tinjauan... ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/meyarsa/article/view/20914Etika Media Sosial dalam Tinjauan Hadis Meyarsa Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah etika sosial tinjauan ejournal iainmadura ac index php meyarsa article view 20914
  2. PERKEMBANGAN DAN TRANSFORMASI TEKNOLOGI DIGITAL | Danuri | Jurnal Ilmiah Infokam. transformasi teknologi... amikjtc.com/jurnal/index.php/jurnal/article/view/178PERKEMBANGAN DAN TRANSFORMASI TEKNOLOGI DIGITAL Danuri Jurnal Ilmiah Infokam transformasi teknologi amikjtc jurnal index php jurnal article view 178
  3. Penguatan Literasi Dan Etika Digital Pada Peserta Didik Dalam Upaya Menanggulangi Hoax Dan Hate Speech... doi.org/10.58192/populer.v2i4.1313Penguatan Literasi Dan Etika Digital Pada Peserta Didik Dalam Upaya Menanggulangi Hoax Dan Hate Speech doi 10 58192 populer v2i4 1313
Read online
File size395.56 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test