UKIUKI

NOVUM ARGUMENTUMNOVUM ARGUMENTUM

Penelitian ini mengkaji aspek yuridis formal pemungutan pajak atas satuan bumi dan bangunan rumah susun hotel atau rumah susun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan tempat tinggal yang semakin meningkat, sehingga bisnis rumah susun kondotel semakin diminati oleh warga negara Indonesia maupun asing, juga mendorong investasi properti. Namun fenomena ini masih menyisakan permasalahan di bidang perpajakan. Pajak Bumi dan Bangunan. Objek penelitian ini adalah: 1) aspek yuridis pengenaan pajak atas kepemilikan tanah dan bangunan Rumah Susun Kondotel 2) Apa akibat hukum dari ketidakpatuhan wajib pajak atas kepemilikan tanah dan bangunan Rumah Susun Kondotel? Dan 3) Bagaimana penerapan sistem pemungutan pajak atas kepemilikan tanah dan bangunan kondotel, seberapa efektif sanksi dalam peraturan perpajakan?.

Condotel berkembang pesat beberapa tahun terakhir, sehingga terkait dengan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan PBB untuk satuan unit Condotel masuk ke dalam UU Nomor 12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 12 Tahun 1994.Sistem self-assessment memberikan konsekuensi berat bagi Wajib Pajak, artinya jika Wajib Pajak tidak memenuhi kewajiban kepadanya, sanksi akan berat.Dari sisi efektivitas sanksi hukum, terjadinya berbagai kasus pajak tentang PBB dan mereka diberi sanksi, mulai dari sanksi administrasi sampai sanksi pidana, yang secara empiris tidaklah terlalu efektif membuat para Wajib Pajak lain lebih maksimal kepatuhannya terhadap kewajiban perpajakan.

1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi kinerja sistem pemungutan PBB berbasis self-assessment dan official assessment untuk Condotel, khususnya dalam mengidentifikasi hambatan implementasi serta rekomendasi penyesuaian regulasi. 2. Mempelajari dampak pengintegrasian teknologi digital dalam proses pelaporan pajak terhadap peningkatan kepatuhan Wajib Pajak, terutama bagi pemilik satuan unit Condotel. 3. Mengkaji potensi penggunaan sanksi sosial (seperti penyegelan bangunan atau publikasi nama pemilik) sebagai alat penegakan hukum pajak yang lebih efektif dibandingkan sanksi administratif atau pidana.

Read online
File size1.23 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test