UNIPIUNIPI

RESONAT ALGORITHMUS: Jurnal Program Studi InformatikaRESONAT ALGORITHMUS: Jurnal Program Studi Informatika

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi perkebunan berbasis Internet of Things (IoT) yang memanfaatkan sensor kelembaban tanah dan sensor cuaca untuk membantu Kelompok Tani Sirna Sari Pakuwon, Garut. Permasalahan utama yang dihadapi adalah penyiraman manual yang masih menggunakan ember, keterbatasan sumber daya manusia, serta ketidakmampuan dalam memantau kondisi kelembaban tanah secara real-time. Sistem dirancang dengan metode Waterfall menggunakan mikrokontroler ESP8266, sensor kelembaban tanah, dan sensor cuaca DHT11. Aplikasi yang dibangun berbasis web dengan PHP, MySQL, HTML, dan Bootstrap. Fitur utama meliputi monitoring kelembaban tanah dan cuaca secara real-time, penyiraman otomatis dan manual, manajemen jadwal tanam dan panen, riwayat penyiraman, riwayat sensor, serta grafik data sensor. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem dapat berfungsi sesuai kebutuhan petani dalam meningkatkan efisiensi penyiraman dan pengelolaan lahan.

Sistem ini mampu melakukan pemantauan kondisi lahan secara real-time, mendukung penyiraman otomatis maupun manual, serta menyediakan fitur manajemen jadwal tanam, panen, riwayat penyiraman, dan riwayat sensor.Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem dapat meningkatkan efisiensi penyiraman dengan menyesuaikan kebutuhan air berdasarkan kelembaban tanah, sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga manual.Selain itu, petani memperoleh kemudahan dalam mengakses informasi kondisi lahan dan dokumentasi aktivitas perkebunan melalui aplikasi berbasis web.Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas pengelolaan lahan pada Kelompok Tani Sirna Sari Pakuwon Garut.Namun, penelitian ini masih memiliki kekurangan dan berharap bisa dikembangkan kembali seperti menambah fitur yang lebih menarik, penyiraman dapat diakses secara jauh dan menerapkan penyiraman otomatis mengikuti sesuai jadwal tanam.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem penyiraman yang dapat diakses secara remote untuk meningkatkan fleksibilitas pengelolaan. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti penerapan algoritma prediksi cuaca untuk mengoptimalkan jadwal penyiraman berdasarkan pola iklim. Terakhir, pengintegrasian sensor tambahan seperti sensor nutrisi tanah dapat menjadi arah penelitian untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lahan secara menyeluruh.

Read online
File size368.98 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test