STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG

JIEM: Journal Of Islamic Education and ManagementJIEM: Journal Of Islamic Education and Management

Artikel ini membahas konsep employee engagement sebagai strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan loyalitas warga sekolah, mencakup tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan seluruh komponen komunitas sekolah. Melalui kajian literatur sistematik, artikel ini menelaah definisi, strategi implementasi, dan kontribusi employee engagement terhadap pembentukan loyalitas institusional di konteks pendidikan. Secara konsisten, referensi yang dikaji menunjukkan bahwa employee engagement yang tinggi di sekolah dan institusi pendidikan terkait dengan loyalitas dan komitmen organisasi yang lebih kuat serta kinerja guru yang lebih baik. Engagement bukan sekadar konsep manajerial yang bersifat teknis, melainkan sebuah pendekatan humanistik yang menempatkan manusia sebagai inti dari keberhasilan institusi pendidikan. Melalui strategi kepemimpinan partisipatif, pengembangan profesional berkelanjutan, rekognisi bermakna, komunikasi transparan, praktik SDM yang efektif, dan perhatian pada work-life balance, sekolah dapat membangun ekosistem yang mendorong keterlibatan aktif seluruh warganya. Keterlibatan yang autentik ini pada akhirnya bermuara pada loyalitas yang kokoh—loyalitas yang tidak bersifat semu atau dipaksakan, tetapi tumbuh secara organik dari pengalaman bermakna di dalam institusi. Peran mediasi engagement dalam hubungan antara komitmen dan kinerja menegaskan bahwa loyalitas tanpa engagement mungkin tidak cukup untuk menghasilkan kinerja yang optimal. Sekolah perlu memastikan bahwa upaya membangun loyalitas disertai dengan strategi yang secara spesifik menargetkan peningkatan keterlibatan emosional, kognitif, dan perilaku guru.

Employee engagement yang tinggi di sekolah dan institusi pendidikan berkorelasi dengan loyalitas dan komitmen organisasi yang lebih kuat serta kinerja guru yang lebih baik.Engagement bukan sekadar konsep manajerial teknis, tetapi pendekatan humanistik yang menempatkan manusia sebagai inti keberhasilan institusi pendidikan.Melalui strategi kepemimpinan partisipatif, pengembangan profesional berkelanjutan, rekognisi bermakna, komunikasi transparan, praktik SDM efektif, dan perhatian pada work-life balance, sekolah dapat membangun ekosistem yang mendorong keterlibatan aktif warga.Keterlibatan autentik ini menciptakan loyalitas yang kokoh, tumbuh dari pengalaman bermakna.Peran mediasi engagement dalam hubungan antara komitmen dan kinerja menegaskan pentingnya strategi peningkatan keterlibatan emosional, kognitif, dan perilaku guru.

Saran penelitian lanjutan: Pertama, studi tentang dampak jangka panjang strategi employee engagement terhadap loyalitas warga sekolah dalam konteks berbeda. Kedua, analisis perbedaan efektivitas strategi engagement antara sekolah swasta dan negeri. Ketiga, eksplorasi pengaruh program mentorship guru terhadap peningkatan keterlibatan emosional dan kinerja. Penelitian ini dapat mengembangkan kerangka teoritis yang lebih komprehensif dan memberikan rekomendasi praktis untuk manajemen pendidikan.

  1. Asian Journal of Management. asian journal management ajmjournal.com/AbstractView.aspx?PID=2021-12-3-8Asian Journal of Management asian journal management ajmjournal AbstractView aspx PID 2021 12 3 8
  2. A STUDY OF THE IMPACT OF EMPLOYEE LOYALTY ON ORGANIZATIONAL PERFORMANCE BASED ON IMPROVING ORGANIZATIONAL... euraseans.com/index.php/journal/article/view/753A STUDY OF THE IMPACT OF EMPLOYEE LOYALTY ON ORGANIZATIONAL PERFORMANCE BASED ON IMPROVING ORGANIZATIONAL euraseans index php journal article view 753
  3. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.68APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0003 066X 55 1 68
Read online
File size637.31 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test