SINERGISSINERGIS

ARTERI : Jurnal Ilmu KesehatanARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan

Proses pencabutan gigi dapat menyebabkan luka dan memicu tahapan penyembuhan yang melibatkan jaringan lunak dan tulang alveolar. Tahapan penyembuhan meliputi hemostasis, inflamasi, proliferasi, dan remodeling. Penggunaan NSAID untuk penyembuhan luka dapat menimbulkan efek samping, sehingga perlu dicari alternatif seperti ekstrak gel daun binahong. Mengetahui efektivitas gel ekstrak daun binahong konsentrasi 5% terhadap jumlah neutrofil pada proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi pada tikus strain Wistar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk pengembangan penelitian lebih lanjut mengenai pengobatan alternatif menggunakan ekstrak gel daun binahong 5% dalam proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi. Jenis penelitian ini yaitu eksperimental laboratorium dengan pendekatan posttest only control group. Subjek penelitian terdiri dari 27 preparat rahang tikus strain Wistar yang dibagi menjadi tiga jenis perlakuan yaitu CMC-Na 1% sebagai kontrol negatif, povidone iodine 1% sebagai kontrol positif, dan gel ekstrak daun binahong 5% sebagai perlakuan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji One Way ANOVA dan uji Post Hoc LSD. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok binahong dan poviode iodine, serta kelompok binahong dan CMC-Na dengan p-value < 0.05. Nilai mean difference antara kelompok perlakuan dan kontrol positif adalah -18.267 (hari ke-3), -7.200 (hari ke-5), dan -5.733 (hari ke-7). Sedangkan antara kelompok perlakuan dan kontrol negatif adalah -11.933 (hari ke-3), -17.533 (hari ke-5), dan -13.067 (hari ke-7). Gel ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia) konsentrasi 5% lebih efektif dalam menyembuhkan luka pasca pencabutan gigi dibandingkan dengan CMC-Na dan povidone iodine.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ini dapat disimpulkan bahwa gel ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia) konsentrasi 5% lebih efektif dalam menurunkan jumlah neutrofil pada proses penyembuhan luka tikus putih (Rattus norvegicus) strain Wistar dibandingkan pemberian povidone iodine dan CMC-Na.Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut yang memfokuskan pada interaksi antara senyawa aktif yang terdapat dalam daun binahong dengan jaringan tubuh melalui uji biokompatibilitas gel ekstrak binahong 5%.Perlu adanya penelitian yang memperdalam pemahaman mengenai mekanisme spesifik dari aktivitas senyawa aktif yang terkandung dalam daun binahong terhadap jumlah sel neutrofil selama proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi interaksi senyawa aktif dalam ekstrak daun binahong dengan sel imun tubuh melalui uji biokompatibilitas untuk memastikan keamanannya. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang mekanisme spesifik flavonoid dan saponin dalam menghambat aktivasi NF-κB dan mengurangi produksi radikal bebas selama fase inflamasi. Penelitian juga bisa mengembangkan formulasi gel ekstrak daun binahong dengan variasi konsentrasi atau campuran bahan alami lainnya untuk meningkatkan efektivitas penyembuhan luka pasca pencabutan gigi. Dengan menggabungkan analisis molekuler dan uji biokompatibilitas, penelitian ini dapat memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan produk obat alami yang aman dan efektif. Penelitian tentang sifat fisik dan stabilitas sediaan gel ekstrak daun binahong juga penting untuk memastikan efektivitasnya dalam jangka panjang. Selain itu, studi tentang respons imun pada hewan dengan kondisi medis tertentu, seperti diabetes, dapat membuka peluang penggunaan ekstrak binahong dalam kasus luka kompleks. Penelitian juga bisa melibatkan analisis profil metabolit sekunder daun binahong untuk mengidentifikasi senyawa utama yang berkontribusi pada efek antiinflamasi dan antimikroba. Pengembangan metode pengambilan ekstrak yang lebih efisien tanpa mengurangi kandungan senyawa aktif juga menjadi arah penelitian yang relevan. Uji klinis pada manusia setelah validasi keamanan dan efektivitas pada hewan dapat dilakukan untuk memperluas penerapan ekstrak daun binahong dalam praktik kedokteran gigi. Penelitian tentang interaksi ekstrak binahong dengan antibiotik atau obat antiinflamasi lainnya juga dapat mengeksplorasi potensi sinergi dalam pengobatan luka pasca pencabutan gigi.

Read online
File size396.36 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test