STIFERASTIFERA
Jurnal Farmasi & Sains IndonesiaJurnal Farmasi & Sains IndonesiaTelah dilakukan penelitian yang berjudul “Pengawetan mi basah yang aman dengan menggunakan pengawet dari limbah cangkang kepiting hijau (Scilla serrata). Adapun tujuan penelitian ini adalah dapat memanfaatkan limbah yang tidak berguna menjadi bahan yang sangat berguna sebagai pengawet makanan yang aman seperti kitin dan kitosan dari limbah cangkang kepiting hijau yang digunakan untuk dapat mengawetkan mi basah dengan aman. Penelitian ini diawali dengan kegiatan preparasi sampel dari limbah cangkang kepiting hijau, yang dilakukan dengan pemisahan cangkang dari dagingnya. Ekstraksi kitin dilakukan dengan deproteinasi dengan larutan NaOH 3,5% 650 C selama 2 jam (1 : 10) (W/V), demineralisasi dengan larutan HCl 1 N pada suhu kamar 30 menit (1 : 15) (W/V), dan penghilangan warna dengan menggunakan aseton serta pemutihan menggunakan NaOCl 0,315% T kamar 30 (1 : 10) (W/V). Transformasi kitin menjadi kitosan dilakukan dengan upaya deasetilasi menggunakan larutan pekat NaOH 50% (1 : 10) (W/V). Kitin dan kitosan yang diperoleh kemudian diaplikasikan untuk mengawetkan mi basah kemudian diteliti perbedaan daya pengawetnya masing-masing. Variasi penelitian terdiri dari variasi waktu (jumlah hari), variasi pemberian pengawet kitin, kitosan dan tanpa pengawet pada mi basah serta variasi prosentasi kitin / kitosan dalam larutan asam cuka: 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, 15%. Hasil penelitian yang diperoleh pada mi basah dengan pengawetan kitosan, jamur/bakteri (perubahan warna dan bau) muncul pada hari ke 7( 5%), hari ke 7 (7,5%), hari ke 8 (10%), hari ke 9 (12,5%), hari ke 10(15%), pada mi basah dengan pengawetan kitin, jamur/bakteri (perubahan warna dan bau) muncul pada hari ke 5( 5%), hari ke 6 (7,5%), hari ke 7 (10%), hari ke 8 (12,5%), hari ke 9 (15%), sedangkan pada mi tanpa pengawetan, jamur/bakteri (perubahan warna dan bau) muncul pada hari ke 2. Hal ini menunjukkan daya pengawet mi basah senyawa kitosan lebih baik dari kitin.
Kitin dan kitosan dapat digunakan sebagai pengawet makanan mi basah yang aman.Kualitas pengawet kitosan lebih baik dibandingkan dengan kitin, yang ditandai dengan munculnya warna coklat dan bau masam pada mi basah oleh adanya pengawet kitosan pada hari ke 7 (5%) sedangkan pada pengawet kitin pada hari ke 5 (5%).
Penelitian lebih lanjut dapat fokus pada pemanfaatan limbah maritim lain selain cangkang kepiting untuk menghasilkan bahan pengawet alami. Selain itu, perlu dikaji lebih mendalam efektivitas berbagai konsentrasi kitosan dalam menghambat pertumbuhan mikroba pada produk makanan berbeda. Studi juga dapat mengeksplorasi aplikasi kitosan sebagai pengawet dalam produk pangan lain seperti daging atau buah-buahan yang memiliki karakteristik penyimpanan berbeda.
| File size | 1.74 MB |
| Pages | 4 |
| Short Link | https://juris.id/p-2wD |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Prevalensi untuk Hemodialisis pada penduduk umur ≥15 tahun dengan GGK berdasarkan provinsi Sumatera Selatan sebesar 17,79%. Hemodialisis akan mempengaruhiPrevalensi untuk Hemodialisis pada penduduk umur ≥15 tahun dengan GGK berdasarkan provinsi Sumatera Selatan sebesar 17,79%. Hemodialisis akan mempengaruhi
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Metode: Penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol, dilakukan observasi awal (pretest) dan setelah intervensiMetode: Penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol, dilakukan observasi awal (pretest) dan setelah intervensi
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Latar Belakang: Iritasi mata adalah keluhan-keluhan yang terjadi pada mata berupa gatal, pedih, nyeri, perih, mata merah, dan sakit sehingga terjadi gangguanLatar Belakang: Iritasi mata adalah keluhan-keluhan yang terjadi pada mata berupa gatal, pedih, nyeri, perih, mata merah, dan sakit sehingga terjadi gangguan
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Saran: Untuk peneliti selanjutnya agar dapat dilakukan evaluasi lain dalam pengujian sediaan krim dari ekstrak etanol daun sembung ramba , misalnya pengujianSaran: Untuk peneliti selanjutnya agar dapat dilakukan evaluasi lain dalam pengujian sediaan krim dari ekstrak etanol daun sembung ramba , misalnya pengujian
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Umur ibu tidak berpengaruh terhadap kejadian asfiksia, sedangkan umur kehamilan preterm dan berat bayi lahir rendah berhubungan signifikan dengan asfiksia.Umur ibu tidak berpengaruh terhadap kejadian asfiksia, sedangkan umur kehamilan preterm dan berat bayi lahir rendah berhubungan signifikan dengan asfiksia.
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Pengenalan deteksi dini tanda dan gejala perburukan klinis pada pasien. Deteksi dini kondisi klinis pasien dengan menggunkan Early Warning Score (EWS).Pengenalan deteksi dini tanda dan gejala perburukan klinis pada pasien. Deteksi dini kondisi klinis pasien dengan menggunkan Early Warning Score (EWS).
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Hasil: Setelah dilakukan intervensi selama 4 hari terdapat perbedaan yang signifikan, tekanan darah sistol p-value 0,001, diastol p-value 0,000 (< 0,05).Hasil: Setelah dilakukan intervensi selama 4 hari terdapat perbedaan yang signifikan, tekanan darah sistol p-value 0,001, diastol p-value 0,000 (< 0,05).
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Disarankan dalam melakukan perencanaan logistik non medik sebaiknya menggunakan metode perhitungan mengenai kapan harus dilakukan pemesanan kembali danDisarankan dalam melakukan perencanaan logistik non medik sebaiknya menggunakan metode perhitungan mengenai kapan harus dilakukan pemesanan kembali dan
Useful /
STIFERASTIFERA Banyak usaha yang dilakukan untuk mengisolasi senyawa baru terhadap berbagai macam tumbuhan yang belum banyak diteliti sehingga diharapkan dapat lebihBanyak usaha yang dilakukan untuk mengisolasi senyawa baru terhadap berbagai macam tumbuhan yang belum banyak diteliti sehingga diharapkan dapat lebih
STIFERASTIFERA T Wongsonegoro telah diterapkan sebesar 100% berdasarkan Keputusan Direktur RSUD K. T Wongsonegoro Semarang Nomor 260 tahun 2015 tentang Kebijakan PelayananT Wongsonegoro telah diterapkan sebesar 100% berdasarkan Keputusan Direktur RSUD K. T Wongsonegoro Semarang Nomor 260 tahun 2015 tentang Kebijakan Pelayanan
STIFERASTIFERA Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif non eksperimental, dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif. Hasil penelitianMetode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif non eksperimental, dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif. Hasil penelitian
STIFERASTIFERA Karena sig > 0. 05, maka rata-rata kelembaban kulit sebelum dan sesudah pemakaian shooting gel Formula I (FI) sama. Dapat disimpulkan pemakaian shootingKarena sig > 0. 05, maka rata-rata kelembaban kulit sebelum dan sesudah pemakaian shooting gel Formula I (FI) sama. Dapat disimpulkan pemakaian shooting