UIGMUIGM

Jurnal Pemerintahan dan PolitikJurnal Pemerintahan dan Politik

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengelolaan sampah sebagai pelayanan publik berbasis fungsi manajemen Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling (POAC) di Desa Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian dilakukan melalui metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi menggunakan teknik purposive sampling. Data analisis menerapkan model Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah belum sepenuhnya optimal. Hal ini tercermin dari penerapan fungsi POAC yang belum berjalan secara seimbang, meliputi perencanaan yang belum sepenuhnya berbasis kondisi riil, pengorganisasian yang masih memerlukan penguatan SOP, pelaksanaan yang membutuhkan peningkatan sosialisasi guna mendorong kepatuhan masyarakat, serta pengawasan yang masih perlu ditingkatkan dari sisi tindak lanjut dan transparansi. Temuan penelitian ini menunjukkan perlunya perbaikan kebijakan dalam pengelolaan sampah desa melalui perencanaan berbasis data agar target retribusi lebih realistis, penyusunan dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas, penguatan koordinasi kelembagaan, peningkatan partisipasi masyarakat melalui sosialisasi berkelanjutan, serta penerapan sistem pengawasan dan retribusi berbasis digital guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengelolaan sampah berbasis POAC di Desa Ngaban Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan sampah melalui Unit TPS3R Kenongo Asri belum berjalan secara optimal karena penerapan fungsi manajemen POAC belum dilakukan secara seimbang.Pada aspek perencanaan, target retribusi dan sistem pengelolaan telah disusun, namun belum berbasis kondisi riil sehingga terjadi kesenjangan antara target dan realisasi.Pada aspek pengorganisasian, struktur telah terbentuk tetapi masih terdapat tumpang tindih peran dan lemahnya koordinasi.Pada aspek pelaksanaan, kegiatan operasional telah berjalan namun belum optimal akibat keterbatasan SDM dan rendahnya partisipasi masyarakat.Sementara itu, pada aspek pengawasan masih lemah karena belum adanya sistem monitoring yang berkelanjutan, transparan, dan berbasis data.Secara teoritis, penelitian ini memperkuat konsep manajemen POAC dari George R.Terry dengan menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan pelayanan publik di tingkat desa sangat bergantung pada keseimbangan antar fungsi manajemen.Ketidakseimbangan pada salah satu fungsi, khususnya pengawasan, dapat berdampak langsung pada menurunnya kinerja organisasi secara keseluruhan.Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan berbasis perbaikan tata kelola, meliputi penyusunan perencanaan berbasis data riil, penguatan struktur organisasi melalui SOP yang jelas.Selain itu, diperlukan penerapan sistem pengawasan berbasis teknologi, seperti digitalisasi pencatatan dan pembayaran retribusi, serta transparansi laporan keuangan untuk meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan publik.

Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di Desa Ngaban: Pertama, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme perencanaan dan pengawasan dalam pengelolaan retribusi, serta penerapan strategi yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan keberhasilan program pengelolaan sampah. Kedua, peningkatan sosialisasi mengenai manfaat retribusi sampah dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pemantauan pembayaran dapat menjadi langkah penting untuk memperbaiki kinerja pengelolaan retribusi di Desa Ngaban. Ketiga, analisis terhadap data volume pembuangan sampah menjadi penting untuk menilai kinerja operasional TPST 3R Kenongo Asri dan mengidentifikasi sejauh mana kegiatan pengelolaan telah mendukung tujuan pengurangan timbulan sampah. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan, serta melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif.

  1. Peran Kepemimpinan dan Komunikasi Dalam Meingkatkan Kinerja Tim Yang Efektif | Cerdika: Jurnal Ilmiah... doi.org/10.59141/cerdika.v5i4.2607Peran Kepemimpinan dan Komunikasi Dalam Meingkatkan Kinerja Tim Yang Efektif Cerdika Jurnal Ilmiah doi 10 59141 cerdika v5i4 2607
  2. Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Menggunakan Media Interaktif Powtoon Kelas V SDN 30 Ampenan... doi.org/10.58218/lambda.v5i1.1104Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Menggunakan Media Interaktif Powtoon Kelas V SDN 30 Ampenan doi 10 58218 lambda v5i1 1104
  3. Analisis Kinerja Pengelolaan Lingkungan TPS3R Perkotaan (Studi Kasus: TPS3R Kenanga, Kabupaten Sleman,... doi.org/10.28926/briliant.v8i4.1573Analisis Kinerja Pengelolaan Lingkungan TPS3R Perkotaan Studi Kasus TPS3R Kenanga Kabupaten Sleman doi 10 28926 briliant v8i4 1573
Read online
File size422.52 KB
Pages31
DMCAReport

Related /

ads-block-test