UIGMUIGM

Besaung : Jurnal Seni Desain dan BudayaBesaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya

Kuliner tradisional Sumatera Selatan merupakan cerminan nilai budaya lokal yang mengandung makna sejarah, sosial dan kearifan masyarakat setempat. Makanan khas seperti pempek, gulo puan, dan kue srikaya tidak hanya berfungsi sebagai kebutuhan konsumsi, namun juga mewakili identitas budaya yang diwariskan secara turun temurun. Namun di tengah modernisasi dan globalisasi, eksistensi kuliner tradisional menghadapi ancaman berupa pergeseran minat masyarakat, minimnya dokumentasi, dan lemahnya strategi promosi yang sistematis, sehingga berpotensi mengikis nilai-nilai budaya lokal yang telah lama tertanam. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengkaji secara komprehensif peran kuliner tradisional sebagai simbol nilai budaya lokal serta potensinya dalam mendukung pengembangan wisata gastronomi di Sumatera Selatan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) 2020. Proses seleksi dilakukan secara sistematis terhadap literatur yang relevan, dan total 9 artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2019–2025 memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuliner tradisional Sumatera Selatan mempunyai nilai budaya yang kuat antara lain nilai kebersamaan, tradisi dan kreativitas masyarakat setempat. Selain itu, pengembangan kuliner memerlukan inovasi produk, pemanfaatan teknologi digital, dan strategi promosi yang efektif agar tetap relevan di era modern. Kajian ini menyimpulkan bahwa kuliner tradisional Sumatera Selatan tidak hanya berperan sebagai warisan budaya yang perlu dilestarikan, namun juga merupakan aset strategis dalam memperkuat jati diri daerah dan meningkatkan potensi perekonomian melalui sektor wisata gastronomi.

Berdasarkan hasil kajian sistematis terhadap 9 artikel yang diterbitkan pada rentang 2019-2025, dapat disimpulkan bahwa kuliner tradisional Sumatera Selatan meliputi pempek, gulo puan, dan kue srikaya berperan penting sebagai cerminan nilai budaya lokal yang mencakup dimensi kebersamaan, kearifan lokal, kreativitas komunitas, serta transmisi identitas antargenerasi.Kuliner-kuliner ini bukan hanya berfungsi sebagai produk konsumsi, akan tetapi menjadi simbol identitas daerah dan aset strategis dalam pengembangan wisata gastronomi di Sumatera Selatan.Kajian ini menjawab rumusan masalah pertama dengan menegaskan bahwa kuliner tradisional merupakan medium ekspresi budaya yang hidup dan terus berkembang dalam masyarakat.Ditinjau dari perspektif bibliometrik, perkembangan penelitian tentang kuliner tradisional Sumatera Selatan menunjukkan tren peningkatan, terutama pada tahun 2025, dengan pergeseran fokus dari kajian deskriptif ke arah strategi praktis berbasis teknologi informasi dan analisis strategis.Hal ini menjawab rumusan masalah kedua dan menandakan semakin tingginya perhatian akademik terhadap isu pelestarian kuliner tradisional di tengah arus modernisasi.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang strategi promosi dan inovasi produk kuliner tradisional Sumatera Selatan, terutama dalam konteks pengembangan wisata gastronomi. Kedua, penelitian komparatif antara berbagai jenis kuliner tradisional dalam satu kerangka analisis yang terintegrasi dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang nilai budaya dan potensi ekonomi kreatif yang dimiliki oleh kuliner-kuliner tersebut. Ketiga, penelitian tentang peran generasi muda dalam pelestarian dan pengembangan kuliner tradisional di era digital sangat penting untuk dilakukan, mengingat generasi muda adalah agen transmisi budaya yang melek teknologi. Dengan demikian, penelitian-penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam upaya pelestarian dan pengembangan kuliner tradisional Sumatera Selatan sebagai aset strategis dalam memperkuat identitas daerah dan meningkatkan potensi perekonomian melalui sektor wisata gastronomi.

  1. Analisis Strategi Pemasaran Digital Berbasis Komunitas Lokal terhadap Keberlangsungan Usaha Kuliner Tradisional... sj.eastasouth-institute.com/index.php/sek/article/view/652Analisis Strategi Pemasaran Digital Berbasis Komunitas Lokal terhadap Keberlangsungan Usaha Kuliner Tradisional sj eastasouth institute index php sek article view 652
  2. Pemanfataan Media Digital Berbasis Budaya dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar: Tren dan Temuan Penelitian... ojs.indopublishing.or.id/index.php/jlr/article/view/442Pemanfataan Media Digital Berbasis Budaya dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Tren dan Temuan Penelitian ojs indopublishing index php jlr article view 442
  3. Strategi SWOT dalam Melestarikan Kuliner Tradisional Sebagai Identitas Daerah Di Era Moderen | Benefit:... publikasi.abidan.org/index.php/benefit/article/view/1215Strategi SWOT dalam Melestarikan Kuliner Tradisional Sebagai Identitas Daerah Di Era Moderen Benefit publikasi abidan index php benefit article view 1215
  4. PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA INOVASI PEMPEK PALEMBANG INDUSTRI RUMAH TANGGA KIRANA SEBAGAI EKSISTENSI... doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i9.2176PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA INOVASI PEMPEK PALEMBANG INDUSTRI RUMAH TANGGA KIRANA SEBAGAI EKSISTENSI doi 10 29303 abdiinsani v12i9 2176
Read online
File size558.58 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test