UIGMUIGM

Besaung : Jurnal Seni Desain dan BudayaBesaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya

Cerita rakyat Indonesia tidak hanya berisi nilai-nilai moral dan sosial, tetapi juga menggambarkan keterlibatan berbagai benda fisik atau produk yang memiliki fungsi lain, seperti naratif dan simbolis. Fenomena ini memunculkan pertanyaan mendasar yaitu mengapa produk atau benda tertentu terlibat di dalam cerita rakyat dan bagaimana makna-makna tersebut dapat ditafsirkan dalam konteks desain produk. Studi ini bertujuan untuk mengungkap peran objek atau artefak produk dalam cerita rakyat Indonesia dan signifikansi budayanya, baik dalam konteks tradisional maupun aplikasinya di era modern. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan Teknik Konten Analisis yang dikombinasikan dengan Pendekatan Naratif Komparatif untuk mengkaji peran dan makna objek desain produk dalam 38 cerita rakyat terpilih, yang mewakili keragaman budaya dan geografis Indonesia. Studi ini mengidentifikasi jenis objek atau produk yang kerap kali muncul dalam cerita rakyat Indonesia yaitu senjata, tekstil, alat musik, perhiasan, kendaraan, dan alat. Setiap objek memiliki peran dalam konteks fungsi naratif yaitu sebagai bantuan magis, ujian moral, dan penyelesaian konflik. Di samping itu, peran simbolis produk di dalam cerita rakyat yaitu sebagai cerminan budaya dan sistem keyakinan yang berkembang di tengah masyarakat. Temuan ini menekankan pula terkait potensi cerita rakyat sebagai sumber inspirasi bagi desain produk kontemporer, untuk menghasilkan karya-karya inovatif dan berakar pada budaya. Peran naratif dan simbolis produk dalam cerita rakyat Indonesia dapat menjembatani warisan budaya tradisional dan praktik desain modern, sehingga mendorong keberlanjutan budaya dan inovasi kreatif.

Studi ini menunjukkan bahwa desain produk dan cerita rakyat memiliki hubungan yang erat.Objek-objek dalam cerita rakyat berfungsi sebagai alat magis, ujian moral, atau sumber konflik, serta mencerminkan nilai budaya lokal.Integrasi produk ke dalam narasi folklor memberikan konteks budaya yang mendalam, memperkuat warisan tradisional, dan menjadi sumber inspirasi bagi desain produk kontemporer.Penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis regional, pendekatan kuantitatif, atau penerapan teknologi digital untuk mengembangkan inovasi desain yang berakar pada budaya.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji peran desain produk dalam cerita rakyat dengan fokus pada satu provinsi untuk memahami variasi budaya lokal. Selain itu, penggunaan metode kuantitatif dapat membantu mengukur dampak simbolisme produk terhadap identitas budaya. Pengembangan desain produk berbasis cerita rakyat melalui teknologi augmented reality juga menjadi ide penelitian baru, yang memungkinkan pengalaman interaktif dan pelestarian budaya secara digital.

  1. Keris Dhapur Inu: Inovasi Dhapur Klasik Berbahan Mangalloy Sebagai Penghasil Pamor | Besaung : Jurnal... ejournal.uigm.ac.id/index.php/Besaung/article/view/6237Keris Dhapur Inu Inovasi Dhapur Klasik Berbahan Mangalloy Sebagai Penghasil Pamor Besaung Jurnal ejournal uigm ac index php Besaung article view 6237
  2. Keris dalam Budaya Minangkabau : “Visualisasi Nilai Kepemimpinan Pangulu”... ejournal.uigm.ac.id/index.php/Besaung/article/view/496Keris dalam Budaya Minangkabau yCeVisualisasi Nilai Kepemimpinan PanguluyCAy ejournal uigm ac index php Besaung article view 496
  3. Analisis Nilai Sosial dalam Cerita Rakyat Sendang Bidadari di Jepara | Sintaksis : Publikasi Para ahli... doi.org/10.61132/SINTAKSIS.V3I4.2099Analisis Nilai Sosial dalam Cerita Rakyat Sendang Bidadari di Jepara Sintaksis Publikasi Para ahli doi 10 61132 SINTAKSIS V3I4 2099
  4. Systematic Literature Review on the Application of Chinese Mythological Elements in Design | PaperASIA.... compendiumpaperasia.com/index.php/cpa/article/view/613Systematic Literature Review on the Application of Chinese Mythological Elements in Design PaperASIA compendiumpaperasia index php cpa article view 613
Read online
File size610.37 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test