UBBUBB

MINERALMINERAL

Unit produksi SHP PT BUMAKO Site Pemali merupakan mitra Timah Tbk yang mengolah sisa hasil pengolahan timah untuk diproduksi kembali berdasarkan Keputusan Menteri No. 1827 tahun 2018. Proses pengolahan SHP timah primer di PT BUMAKO menggunakan alat penggerusan berupa Rod Mill dengan proses basah dan proses pencucian menggunakan alat konsentrasi berupa shaking table. Produk hasil dari Rod Mill Upgrading diharapkan minimal 50% berukuran ≥60 mesh. Namun, hasil ukuran penggerusan aktual di PT BUMAKO hanya mencapai 30% dari target. Hal ini disebabkan belum adanya penetapan variabel pada alat tersebut. Akibat rendahnya efektivitas penggerusan tersebut mengakibatkan biaya produksi tinggi dan terganggunya proses konsentrasi, oleh karena itu dilakukan penelitian menggunakan alat Rod Mill dengan memvariasikan 3 variabel sebanyak 12 kali percobaan yaitu, waktu penggerusan sebanyak 2 variasi (1,5 jam dan 2 jam), jumlah batang rod sebanyak 3 variasi (25, 23 dan 21 batang) dan volume air sebanyak 2 variasi (140 L dan 150 L air). Hasil pada 12 kali percobaan menunjukkan persentase lolos tertinggi sebesar 59,25% dan persentase lolos terendah sebesar 41,63%. Variabel penggerusan yang paling efektif yakni waktu penggerusan selama 2 jam, jumlah batang rod sebanyak 25 batang dan volume air sebanyak 140 L dengan produk persentase lolos mesh 60 sebesar 59,25%.

Pengujian yang dilakukan sebanyak 12 kali pengujian menunjukkan persentase lolos rata-rata untuk ukuran 60 mesh sebesar 50,45% dengan persentase lolos terbesar sebesar 59,25% dan persentase lolos terendah sebesar 41,63%.Variabel pengaturan alat Rod Mill yang optimal dengan persentase lolos 60 mesh sebesar 59,25% pada percobaan dengan variasi 25 batang rod, waktu penggerusan 2 jam dan volume air 140 liter.Dari pengujian tersebut didapatkan pengaruh bahwa semakin banyak batang rod yang digunakan dan semakin lama waktu penggerusan dengan volume air yang minimum dapat mengoptimal hasil penggerusan.

Untuk meningkatkan efektivitas penggerusan dan mencapai target ukuran butir, penelitian selanjutnya dapat fokus pada optimisasi variabel-variabel penggerusan. Studi ini dapat mengeksplorasi kombinasi-kombinasi variabel yang berbeda, seperti variasi kecepatan putaran, ukuran dan jumlah media penggerusan, serta laju umpan. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap kualitas produk akhir dan efisiensi proses secara keseluruhan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan terukur untuk meningkatkan kinerja alat Rod Mill dan mencapai target ukuran butir yang diinginkan.

Read online
File size562.99 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test