STIKES YRSDSSTIKES YRSDS

Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. SoetomoJurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo

Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama menghadapi tantangan dengan jumlah kunjungan pasien yang mengalami stagnasi dan fluktuasi signifikan dalam lima tahun terakhir, menunjukkan bahwa strategi pemasaran saat ini mungkin belum optimal dalam mempertahankan pertumbuhan jumlah pasien secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana faktor bauran pemasaran berkontribusi terhadap minat kunjungan pasien di Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama. Penelitian ini menggunakan survei cross-sectional kuantitatif yang melibatkan 71 pasien yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang tervalidasi dan reliabel, dan analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda (SPSS v25). Hasilnya menunjukkan bahwa keseluruhan bauran pemasaran 4P (produk, harga, tempat, promosi) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat pasien untuk mengunjungi rumah sakit (p<0,05). Secara individual, Produk, Harga, dan Tempat memiliki dampak positif yang signifikan terhadap minat kunjungan, sedangkan Promosi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menyoroti bahwa peningkatan kualitas layanan, harga yang kompetitif, dan aksesibilitas rumah sakit adalah kunci untuk meningkatkan kunjungan pasien, sementara strategi promosi mungkin memerlukan evaluasi ulang untuk efektivitas.

Sebagai kesimpulan, penelitian ini menemukan bahwa di antara komponen bauran pemasaran, Produk, Harga, dan Tempat memiliki efek positif yang signifikan terhadap minat kunjungan pasien di RSYKL, sedangkan Promosi tidak memiliki efek individual yang signifikan.Hasil ini menunjukkan bahwa kualitas layanan dan fasilitas kesehatan (produk), harga yang kompetitif dan transparan, serta lokasi yang strategis dan mudah diakses merupakan faktor utama yang mendorong keputusan pasien untuk mengunjungi RSYKL.Meskipun kegiatan promosi tidak menunjukkan dampak langsung dalam penelitian ini, bauran pemasaran 4P secara keseluruhan masih memberikan kontribusi yang substansial untuk menghasilkan minat pasien terhadap rumah sakit.

Melihat temuan penelitian ini yang menunjukkan bahwa produk, harga, dan tempat sangat berpengaruh, sementara promosi belum optimal, ada beberapa arah menarik untuk penelitian lanjutan agar Rumah Sakit Yadika Kebayoran Lama (RSYKL) bisa menarik lebih banyak pasien. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti lebih dalam mengapa aspek promosi saat ini kurang berdampak signifikan. Ini bisa dilakukan dengan menyelidiki strategi promosi digital dan komunikasi dari mulut ke mulut, untuk mengetahui jenis promosi apa yang paling efektif dalam menjangkau dan memotivasi calon pasien, terutama mereka yang tidak menggunakan BPJS dan lebih sensitif terhadap informasi. Apakah promosi di media sosial, iklan online yang ditargetkan, atau rekomendasi dari pasien lain memiliki daya tarik yang lebih kuat dibandingkan cara promosi tradisional? Kedua, mengingat penelitian ini fokus pada 4P, studi selanjutnya dapat memperluas fokus ke elemen bauran pemasaran lain seperti People (sumber daya manusia), Process (prosedur layanan), dan Physical Evidence (bukti fisik atau fasilitas rumah sakit). Menyelidiki sejauh mana faktor-faktor ini—seperti keramahan dan kompetensi staf medis, kemudahan proses pendaftaran dan pelayanan, serta kenyamanan dan kebersihan lingkungan rumah sakit—berkontribusi pada minat kunjungan pasien akan memberikan pemahaman yang lebih holistik. Interaksi antara elemen 4P yang sudah diteliti dengan elemen tambahan ini juga perlu dikaji untuk melihat gambaran yang lebih lengkap. Ketiga, untuk membangun hubungan jangka panjang dan meningkatkan kunjungan berulang, penelitian bisa difokuskan pada faktor-faktor yang mendorong loyalitas pasien. Bagaimana RSYKL dapat mengembangkan program loyalitas atau strategi pemasaran hubungan yang efektif? Misalnya, dengan mempelajari dampak komunikasi tindak lanjut pasca-perawatan, program keanggotaan, atau keterlibatan komunitas terhadap keputusan pasien untuk kembali dan merekomendasikan rumah sakit kepada orang lain. Dengan menggali aspek-aspek ini, RSYKL tidak hanya bisa menarik pasien baru, tetapi juga mempertahankan pasien lama melalui pengalaman yang memuaskan dan hubungan yang kuat.

  1. Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Tingkat Pengetahuan Infeksi Menular Seksual di Indonesia | Hamdani | Jurnal... doi.org/10.29241/jmk.v11i1.2147Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Tingkat Pengetahuan Infeksi Menular Seksual di Indonesia Hamdani Jurnal doi 10 29241 jmk v11i1 2147
  2. Cultural Differences: Why Do Asians Avoid Extreme Responses? | Published in Survey Practice. cultural... doi.org/10.29115/sp-2008-0011Cultural Differences Why Do Asians Avoid Extreme Responses Published in Survey Practice cultural doi 10 29115 sp 2008 0011
  3. Cultural Differences: Why Do Asians Avoid Extreme Responses? | Published in Survey Practice. cultural... surveypractice.org/article/2913-cultural-differences-why-do-asians-avoid-extreme-responsesCultural Differences Why Do Asians Avoid Extreme Responses Published in Survey Practice cultural surveypractice article 2913 cultural differences why do asians avoid extreme responses
  4. Analisis Marketing Mix (Bauran Pemasaran) Dalam Meningkatkan Penggunaan Tempat Tidur Di Rumah Sakit Tandun... doi.org/10.25311/jrm.Vol1.Iss1.332Analisis Marketing Mix Bauran Pemasaran Dalam Meningkatkan Penggunaan Tempat Tidur Di Rumah Sakit Tandun doi 10 25311 jrm Vol1 Iss1 332
Read online
File size424.3 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test