STAISDHARMASTAISDHARMA

Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatKusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Kesehatan lingkungan merupakan salah satu faktor fundamental dalam menjaga kualitas hidup masyarakat. Lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari sumber penyakit memungkinkan masyarakat beraktivitas dengan nyaman, produktif, dan aman dari risiko penularan penyakit. Di Indonesia, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi, masalah kesehatan lingkungan masih menjadi tantangan serius. Salah satu isu kesehatan yang paling menonjol adalah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan: (1) menurunkan kepadatan nyamuk dewasa melalui fogging, (2) mengurangi jumlah jentik nyamuk pada tempat penampungan air dengan penaburan abate (temephos), (3) meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pencegahan DBD, serta (4) memberikan edukasi kesehatan terkait kebersihan lingkungan dan penerapan gerakan 3M Plus di Desa Sukadana, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu. Metode yang digunakan meliputi fogging menggunakan mesin thermal fogger, penaburan larvisida, dan edukasi kesehatan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan populasi nyamuk dewasa secara signifikan dan meningkatnya partisipasi aktif masyarakat dalam program pencegahan DBD. Gap yang diidentifikasi adalah minimnya integrasi antara pengendalian nyamuk secara kimia, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat dalam praktik pengendalian DBD yang berkelanjutan. Novelty dari kegiatan ini terletak pada penerapan pendekatan Pengendalian Vektor Terpadu yang menggabungkan intervensi teknis dan edukasi masyarakat secara simultan, sehingga tidak hanya menekan populasi nyamuk, tetapi juga mendorong peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan sehat bebas nyamuk.

Efektivitas intervensi kombinasi fogging manual dengan mesin thermal fogger yang dikombinasikan dengan penaburan bubuk abate terbukti memberikan penurunan populasi vektor nyamuk dewasa secara cepat dan menargetkan fase jentik, sehingga efektif sebagai intervensi segera dalam pengendalian nyamuk aedes aegypti.Pendekatan terpadu penting untuk mencapai lingkungan sehat dan bebas nyamuk secara berkelanjutan, dengan fogging dan penaburan abate menjadi bagian dari pengendalian vektor terpadu yang melibatkan pengelolaan lingkungan, edukasi masyarakat, partisipasi aktif warga, dan pemantauan resistensi insektisida.Edukasi kesehatan tidak hanya berdampak pada penurunan populasi nyamuk, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan gerakan 3M Plus sebagai upaya pencegahan DBD yang berkelanjutan.Partisipasi masyarakat sebagai kunci keberhasilan, tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat Desa Sukadana menunjukkan bahwa program yang melibatkan masyarakat secara aktif memiliki peluang keberhasilan yang lebih besar dibandingkan program yang bersifat top down.

Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan pendekatan Pengendalian Vektor Terpadu (IVM) terhadap penurunan kasus DBD di wilayah berisiko tinggi. Kedua, studi tentang strategi penguatan partisipasi masyarakat dalam program pencegahan DBD melalui inovasi edukasi berbasis teknologi seperti aplikasi mobile atau media sosial. Ketiga, pengembangan alternatif larvisida yang lebih ramah lingkungan dan efektif dalam mengatasi resistensi nyamuk aedes aegypti, dengan mempertimbangkan kondisi lokal dan keberlanjutan ekologis.

  1. HRMARS - Public Acceptance Towards BTI (Bacillus Thuringiensis Israelensis) as a Tool for Dengue Control.... doi.org/10.6007/IJARBSS/v14-i7/22338HRMARS Public Acceptance Towards BTI Bacillus Thuringiensis Israelensis as a Tool for Dengue Control doi 10 6007 IJARBSS v14 i7 22338
  2. Penerapan Integrated Vector Management (IVM) Dalam Upaya Eliminasi Malaria Di Daerah Endemis Kabupaten... doi.org/10.14710/jkli.22.1.112-121Penerapan Integrated Vector Management IVM Dalam Upaya Eliminasi Malaria Di Daerah Endemis Kabupaten doi 10 14710 jkli 22 1 112 121
  3. jamca. jamca need enable javascript run app jamca.kglmeridian.com/view/journals/moco/39/4/article-p223.xmljamca jamca need enable javascript run app jamca kglmeridian view journals moco 39 4 article p223 xml
  4. Status dan perkembangan resistensi Aedes aegypti (Linnaeus) (Diptera: Culicidae) strain Bandung, Bogor,... doi.org/10.5994/jei.13.1.1Status dan perkembangan resistensi Aedes aegypti Linnaeus Diptera Culicidae strain Bandung Bogor doi 10 5994 jei 13 1 1
Read online
File size468.2 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test